Dian Sastrowardoyo Bangga Aruna Tidak Lebay

Senin, 24 September 2018 - 10:57 WIB
Dian Sastrowardoyo Bangga...
Dian Sastrowardoyo Bangga Aruna Tidak Lebay
A A A
DIAN Sastrowardoyo mengaku senang sekaligus bangga bisa terlibat dalam film Aruna dan Lidahnya. Pasalnya, Dian menilai film besutan Edwin ini menghadirkan kemasan film berbeda, yaitu menghadirkan empat karakter dengan kepribadian berbeda.

Namun, perbedaan sifat dan pertentangan di antara mereka disajikan dengan gaya santai dan tidak berlebihan. “Biasanya kan kalo cerita kayak gini dibuat overdramatis. Jarang saya sebagai penonton film Indonesia melihatnya, saya menunggu film seperti ini dan akhirnya saya ada di dalamnya,” kata Dian.

Selain karakter, aktris peraih gelar Pemeran Wanita Terbaik pada Festival Film Internasional Singapura (2002) dan Festival Film Asia di Deauville, Prancis, pada 2002 lewat film Pasir Berbisik ini menyebut bahwa film produksi Palari Films itu sukses menghadirkan kisah yang berhubungan dengan keseharian, mulai pertemanan, masalah seharihari, hingga obrolan di meja makan.

“Ceritanya relate, banyak sekali pandangan dalam sehari-hari, seperti pertemanan yang dihiasi perbedaan. Tapi semuanya dijalani rileks sambil makan,” ucap Dian.

Selain menyuguhkan cerita berdasarkan kehidupan sehari-hari, film Aruna dan Lidahnya juga memasukkan unsur komedi ke dalamnya. “Tapi komedinya menawarkan rasa humor yang berbeda. Kalau biasanya humor di Indonesia lebih ke yang terbahak-bahak, terpingkal-pingkal, kalau ini mungkin nggak sampai terpingkal-pingkal, sih,” tuturnya.

Istri pengusaha Maulana Indraguna Sutowo ini mengaku senang dan puas dengan akting natural yang disuguhkannya bersama Nicholas Saputra, Hannah Al Rashid, dan Oka Antara.

Sementara itu, Oka yang banyak mendapatkan satu frame dengan Dian mengaku senang diberi kebebasan untuk menerjemahkan karakter. “Pengadeganan bisa berkembang dinamis,” ungkap Oka.
Aktor berdarah Bali ini pun menyebut bahwa gaya penulisan Laksmi Pamuntjak dalam novel Aruna dan Lidahnya memang sudah terasa genit, cerdas, dan agak jahil di beberapa bagian. Gaya semacam ini efektif menggambarkan seperti apa kepribadian Aruna.

Film layar lebar yang diadaptasi lepas dari novel karangan Laksmi Pamuntjak ini bercerita tentang Aruna yang melakukan perjalanan kerja melakukan investigasi tentang flu burung ke empat kota di Indonesia. Kunjungan kerja ini dinikmati bersama kedua temannya, Bono dan Nad, yang juga berburu kuliner.

Ketika sedang di tengah perjalanan, Aruna bertemu mantan rekan kerja yang pernah dia taksir, Farish. Sambil menikmati masakan tradisional, keempatnya terlibat dalam percakapan yang mengungkapkan jati diri dan rahasia terpendam.

Film ini ditulis Titien Wattimena dengan produser Meiske Taurisia dan Muhammad Zaidy. Aruna dan Lidahnya tayang di bioskop mulai 27 September mendatang.
(don)
Berita Terkait
Gawat! Gelagat Zee Terbongkar?...
Gawat! Gelagat Zee Terbongkar? Saksikan The One Episode 7 di Vision+
Episode 3 Series The...
Episode 3 Series The One: Harapan Baru Untuk Tim SMBG, Nasya Marcella Malah Ngamuk
Gokil! Steve Pattinama...
Gokil! Steve Pattinama Nyusruk di Bawah Terik Pulau Bali, Simak Keseruannya!
The Banishing, Kisah...
The Banishing, Kisah Rumah Paling Berhantu di Inggris
Polisi Jadwalkan Periksa...
Polisi Jadwalkan Periksa Pemeran Film Porno pada Jumat Mendatang
Versi Baru Kisah Klasik...
Versi Baru Kisah Klasik Freaky Friday Siap Beredar
Berita Terkini
Anneth Delliecia Antusias...
Anneth Delliecia Antusias Meriahkan Konser Tehillim - The Heart of Worship
40 menit yang lalu
Konser Tehillim 2026:...
Konser Tehillim 2026: Angel Pieters Ungkap Pesan Mendalam di Balik Lagu Liliana Tanoesoedibjo
1 jam yang lalu
Jangan Cuma Top-Up,...
Jangan Cuma Top-Up, Yuk Kelola Saldo ShopeePay Kamu dengan 4 Langkah Ini!
1 jam yang lalu
Liliana Tanoesoedibjo...
Liliana Tanoesoedibjo Terima Penghargaan MURI Kartini atas Konser Tehillim - The Heart of Worship
1 jam yang lalu
Liliana Tanoesoedibjo...
Liliana Tanoesoedibjo Ciptakan 12 Lagu Rohani Baru untuk Konser Tehillim dari Perjalanan Kuliah S2 Teologi
2 jam yang lalu
Surya Saputra Datangi...
Surya Saputra Datangi Polda Metro Jaya, Laporkan Pencatutan Identitas di Medsos
3 jam yang lalu
Infografis
Keterbatasan Strategis...
Keterbatasan Strategis USS Abraham Lincoln: Si ’Benteng Terapung’ yang Tidak Kebal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved