Merger dengan Disney, Fox Tetap Teruskan Sejumlah Proyek X-Men

Sabtu, 29 September 2018 - 16:30 WIB
Merger dengan Disney,...
Merger dengan Disney, Fox Tetap Teruskan Sejumlah Proyek X-Men
A A A
LOS ANGELES - Dibelinya studio 21st Century Fox oleh Disney tidak menyurutkan niat studio itu untuk mengembangkan salah satu franchisenya yang lumayan sukses. Masuknya Fox ke Disney diperkirakan akan mengubah lansekap media saat ini.

Franchise itu adalah X-Men. Meskipun sedang dalam proses pembelian, tapi, Fox tetap mengembangkan sejumlah proyek film X-Men. Produser X-Men dan juga sutradara X-Men: Dark Phoenix Simon Kinberg mengatakan kesepakatan Disney/Fox masih dalam tahap pending sehingga proyek film lain X-Men masih dikerjakan.

“Gambit punya skrip yang bagus dan kami berusaha memulai film itu awal tahun depan. Multiple Man, skripnya sedang dikerjakan sekarang. (Dengan X-Force), kami sedang menanti Drew Goddard selesai dengan merilis filmnya dalam beberapa pekan ke depan, dan dia akan memulai skrip itu untuk disutradarai,” tutur Simon kepada IGN.

Dikutip dari ComicBook.com, bagi sejumlah fans Marvel, ini tentu mengejutkan, apalagi setelah reaksi terhadap trailer pertama X-Men: Dark Phoenix. Laporan sebelumnya mengatakan, Dark Phoenix dan New Mutants akan menjadi film Marvel terakhir Fox sebelum proses pembelian itu rampung. Setelah itu, para karakter Marvel yang selama ini ada di Fox akan masuk Marvel Cinematic Universe (MCU) yang ada di Marvel Studios yang dibawahi Disney. Saat itu, ketika kesepatakan pembelian itu diumumkan, itu seperti membuat proyek Gambit dan yang lainnya dalam bahaya.

“Kalau Disney adalah sebuah tim NFL, maka, setiap film di kalender itu seperti sebuah pemenang Piala Heisman. Ini menaikkan level atas apa yang disebut sebuah perilisan teatrikal,” ujar seorang sumber dalam yang mengetahui kesepakatan ini kepada The Hollywood Reporter pada Desember lalu.

Kalau proyek seperti Gambit dan Multiple Man berusaha untuk terwujud—dan juga kontinuitas semesta X-Men saat ini—maka tidak perlu diragukan bahwa kesuksesan mereka akan berada di bawah kepemimpinan presiden Marvel Studios Kevin Feige.

“Saya kira itu masuk akal. Saya ingin hati-hati di sini karena apa yang sudah dikomunikasikan dengan teman-teman di Fox, tapi saya kira mereka tahu. Ini hanya masuk akal bagi Marvel untuk diawasi satu entitas. Seharusnya tidak ada dua Marvel,” papar CEO Disney Bob Iger.
(alv)
Berita Terkait
Mengapa WandaVision...
Mengapa WandaVision Pilih Quicksilver Fox Ketimbang Avengers?
The Falcon and the Winter...
The Falcon and the Winter Soldier Jadi Jalan Masuk X-Men ke MCU?
WandaVision Perkenalkan...
WandaVision Perkenalkan Karakter X-Men Pertama di MCU
Professor X versi Patrick...
Professor X versi Patrick Stewart Tampil di Doctor Strange in the Multiverse of Madness
Tak Hanya Wolverine,...
Tak Hanya Wolverine, Deadpool 3 Bawa Lagi 2 Mutan X-Men ke MCU
7 Karakter Marvel yang...
7 Karakter Marvel yang Dikabarkan Tampil di Deadpool 3
Berita Terkini
Manohara Tolak Flexing,...
Manohara Tolak Flexing, Pilih Habiskan Uang untuk Merawat 8 Anjing dan 4 Kucing
4 jam yang lalu
Tak Cuma Jago Melukis!...
Tak Cuma Jago Melukis! RizkyAmom Sukses Padukan Seni Lukis, Ilustrasi, dan Clay Art Jadi Konten Edukatif
5 jam yang lalu
Sambut Liburan Sekolah,...
Sambut Liburan Sekolah, Central Park 2 Hadirkan Dunia Manis dan Menggemaskan melalui Tuntunzai Capybara Chocolate
5 jam yang lalu
Dari Hobi Jadi Cuan!...
Dari Hobi Jadi Cuan! Begini Strategi Rizkyamom Menggaet Klien Pertama di Industri Seni
6 jam yang lalu
Ruben Onsu Janji Tak...
Ruben Onsu Janji Tak Batasi Sarwendah Bertemu Anak Jika Menang Gugatan Hak Asuh
6 jam yang lalu
4 Drama Korea Paling...
4 Drama Korea Paling Ditunggu Juli 2026, dari Romansa hingga Thriller Aksi
6 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved