X-Men: Dark Phoenix Jadi Film Pertama Setelah Merger Fox-Disney?

Minggu, 21 Oktober 2018 - 20:57 WIB
X-Men: Dark Phoenix...
X-Men: Dark Phoenix Jadi Film Pertama Setelah Merger Fox-Disney?
A A A
LOS ANGELES - Merger antara 20th Century Fox dan Disney bakal terjadi dalam waktu dekat. Diperkirakan pada awal 2019, Fox akan resmi menjadi bagian Disney meski masih banyak detil yang harus dikerjakan antara dua studio itu dalam proses pembelian ini.

Proses merger itu diperkirakan telah membuat sejumlah proyek film Fox tertunda perilisannya, terutama film-film Fox yang diambil dari karakter Marvel, yaitu X-Men. Dengan kemungkinan rampungnya proses merger itu pada awal 2019, film Fox, X-Men: Dark Phoenix adalah salah satu film pertama yang dirilis usai akuisisi tersebut.

Laporan The Hollywood Reporter yang meneliti perubahan tanggal rilis film Fox dan Disney memperlihatkan kemungkinan kerangka waktu ketika akuisisi itu selesai kalau para pembuat keputusan menyepakati kesepakatan tanpa adanya masalah besar. Laporan yang dikutip ComicBook.com itu mengindikasikan kalau Dark Phoenix dipindah ke tanggal di mana tidak ada film Disney, seperti film lain Fox yang akan dirilis. X-Men: Dark Phoenix akan dirilis pada Juni 2019.

X-Men: Dark Phoenix ditulis dan disutradarai produser franchise ini, Simon Kinberg. Film ini mengisahkan ulang tentang The Dark Phoenix Saga dan bisa jadi film X-Men terakhir di franchise ini sebelum direboot Marvel Studios. Ironis, karena film ini bisa jadi film Fox pertama yang dirilis setelah pembelian Fox usai dilakukan Disney.

Hingga saat ini, prosedur merger ini masih berjalan lancar. Akuisisi ini masih harus disepakati para regulator di seluruh dunia dan Amerika Serikat sepertinya tidak menentang prosedur ini.

Selain X-Men: Dark Phoenix, Fox juga akan merilis film lain X-Men, yaitu The New Mutant. Film ini ditargetkan akan dirilis pada Agustus mendatang.

CEO Disney Bob Iger telah mengatakan, X-Men dan properti lain Marvel akan menjadi aset berharga bagi Marvel Studios. Dia berjanji bos Marvel Studios Kevin Feige akan mengambil alih kendali franchise itu.

“Saya kira itu masuk akal. Saya ingin berhati-hati di sini karena apa yang telah dikomunikasikan dengan teman-teman di Fox, tapi saya kira mereka tahu. Masuk akal bagi Marvel untuk diawasi satu entitas. Seharusnya tidak ada dua Marvel,” ujar Bob.

Salah satu tokoh yang paling dibahas adalah Deadpool. Ada kemungkinan bahwa Deadpool bisa menjadi Avenger setelah Fox masuk Disney. Bob tidak menolak ide itu tapi juga tidak menjaminnya. “Kevin punya banyak ide. Saya tidak mengatakan itu salah satunya. Tapi, siapa tahu?” kata dia.
(alv)
Berita Terkait
Mengapa WandaVision...
Mengapa WandaVision Pilih Quicksilver Fox Ketimbang Avengers?
The Falcon and the Winter...
The Falcon and the Winter Soldier Jadi Jalan Masuk X-Men ke MCU?
WandaVision Perkenalkan...
WandaVision Perkenalkan Karakter X-Men Pertama di MCU
Professor X versi Patrick...
Professor X versi Patrick Stewart Tampil di Doctor Strange in the Multiverse of Madness
Tak Hanya Wolverine,...
Tak Hanya Wolverine, Deadpool 3 Bawa Lagi 2 Mutan X-Men ke MCU
7 Karakter Marvel yang...
7 Karakter Marvel yang Dikabarkan Tampil di Deadpool 3
Berita Terkini
Mengenal HYROX, Olahraga...
Mengenal HYROX, Olahraga yang Disebut Mulai Geser Padel di Indonesia
23 menit yang lalu
Gold Medalist Berterima...
Gold Medalist Berterima Kasih kepada Penggemar yang Tetap Mendukung Kim Soo-hyun
1 jam yang lalu
Kangen Dono dan Kasino,...
Kangen Dono dan Kasino, Indro Warkop Ciptakan Lagu 'Dan Aku Rindu'
1 jam yang lalu
Tio Pakusadewo Dirawat...
Tio Pakusadewo Dirawat Akibat Gangguan Jantung, Dewi Irawan Buka Donasi
2 jam yang lalu
Rayakan 10 Tahun, INDOFEST...
Rayakan 10 Tahun, INDOFEST 2026 Targetkan 60.000 Pengunjung dan Transaksi Rp60 Miliar
2 jam yang lalu
Heboh Kabar Jule Hamil,...
Heboh Kabar Jule Hamil, Respons Clara Shinta Langsung Jadi Sorotan
2 jam yang lalu
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved