Industri Pariwisata Indonesia Maju Pesat dalam 4 Tahun Terakhir

Rabu, 24 Oktober 2018 - 00:30 WIB
Industri Pariwisata...
Industri Pariwisata Indonesia Maju Pesat dalam 4 Tahun Terakhir
A A A
JAKARTA - Dalam empat tahun terakhir, industri pariwisata tumbuh pesat di Indonesia. Bahkan, menurut World Travel & Tourism Council (WTTC), pariwisata Indonesia menjadi yang tercepat ke-9 di dunia, nomor tiga di Asia, dan nomor satu di kawasan Asia Tenggara. Ini juga termasuk penerimaan devisa dari sektor pariwisata yang terus meningkat sejak 2015.

Menteri Pariwisata, Arief Yahya, menyampaikan paparannya terkait beberapa capaian sektor pariwisata Indonesia yang tumbuh pesat dalam empat tahun pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Menurut Arief, perusahaan media di Inggris, The Telegraph, juga mencatat Indonesia sebagai salah satu dari 20 negara dengan pertumbuhan pariwisata tercepat.

"Bahkan mereka menilai pertumbuhan pariwisata Indonesia empat kali lebih tinggi dibanding pertumbuhan regional dan global. Data memang membuktikan klaim tersebut," kata Arief di Jakarta, Selasa (23/10/2018).

Pertumbuhan pariwisata Indonesia dalam beberapa tahun terakhir mencapai 25,68%, sedangkan industri plesiran itu di kawasan ASEAN hanya tumbuh 7% dan di dunia hanya 6%. Indeks daya saing pariwisata Indonesia menurut World Economy Forum (WEF) juga menunjukkan perkembangan menggembirakan. Menurut mereka, peringkat Indonesia naik 8 poin dari 50 di 2015, ke peringkat 42 pada 2017.

Arief mengatakan, pada 2017 pertumbuhan sektor pariwisata melaju pesat 22%, menempati peringkat kedua setelah Vietnam (29%). Di tahun yang sama rata-rata pertumbuhan sektor pariwisata di dunia 6,4% dan 7% di ASEAN.

"Pariwisata Vietnam tumbuh lebih baik mencapai 29% karena melakukan banyak deregulasi. Sedangkan Malaysia tumbuh 4%, begitu pula Thailand," kata dia.

Sementara itu, sumbangan devisa dari sektor pariwisata meningkat dari USD12,2 miliar pada 2015, menjadi USD13,6 miliar di 2016 dan naik lagi menjadi USD15 miliar pada 2017. Pada 2018 ini ditargetkan meraup devisa USD17 miliar dan USD20 miliar di 2020.

Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) naik siginifikan dari 2015—2017. Pertumbuhan total kunjungan wisman Indonesia pada 2017 sebesar 22%, lebih tinggi daripada regional ASEAN (7%) dan dunia (6,4%). Sampai Agustus 2018 ini, jumlah wisman mencapai 10,58 juta dari 17 juta yang ditargetkan.

"Wisatawan nusantara juga terus naik. Sejak tahun 2015 sebanyak 255 juta, tahun 2016 berkembang lagi menjadi 264 juta, dan tahun 2017 meningkat lagi menjadi 271 juta," kata Arief.
(alv)
Berita Terkait
Traveling Semakin Mudah...
Traveling Semakin Mudah dengan Fitur ini
5 Tips Solo Traveling...
5 Tips Solo Traveling untuk Wanita, Dijamin Aman dan Asyik
Kisah Tiktokers Muhammad...
Kisah Tiktokers Muhammad Ezra Lakukan Perjalanan Jakarta-Lombok Cuma Modal Rp250 Ribu, Kok Bisa?
6 Tips Solo Traveling...
6 Tips Solo Traveling Aman dan Berkesan untuk Para Perempuan
Akhir Pekan Ingin Wisata...
Akhir Pekan Ingin Wisata ke Alam dengan Mobil, Ini Tipsnya!
Tepati Janji, Cheria...
Tepati Janji, Cheria Holiday Terbangkan Tamu yang Gagal Traveling Gegara Pandemi
Berita Terkini
Cut Meyriska dan Roger...
Cut Meyriska dan Roger Danuarta Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya Imbas Kasus Hanania Travel
3 menit yang lalu
Praz Teguh Tegaskan...
Praz Teguh Tegaskan Tak Terima Aliran Dana Hanania Group, Hanya Uang Saku Umroh
32 menit yang lalu
Kronologi Haji Bolot...
Kronologi Haji Bolot Dilarikan ke RS karena Serangan Jantung, Bermula dari Sesak Napas
1 jam yang lalu
Keluarga Bantah Kabar...
Keluarga Bantah Kabar Haji Bolot Meninggal Dunia, Cucu: Hoaks!
2 jam yang lalu
Solusi Cerdas Berlibur:...
Solusi Cerdas Berlibur: Perjalanan Nyaman dengan Layanan Paylater
15 jam yang lalu
PRJ 2026 Jadi Ruang...
PRJ 2026 Jadi Ruang Kebersamaan Keluarga di Ibu Kota
16 jam yang lalu
Infografis
11 Perang Terlama dalam...
11 Perang Terlama dalam Sejarah Manusia, Ada yang hingga 781 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved