Diangkat ke Layar Lebar, Preman Pensiun Dibuat Lebih Kompleks

Jum'at, 11 Januari 2019 - 05:24 WIB
Diangkat ke Layar Lebar,...
Diangkat ke Layar Lebar, Preman Pensiun Dibuat Lebih Kompleks
A A A
JAKARTA - Sukses dengan serial "Preman Pensiun" yang ditayangkan di layar kaca RCTI tiga tahun lalu, MNC Pictures melanjutkan cerita dari serial televisi favorit tersebut ke layar lebar. Dengan judul yang sama, "Preman Pensiun" akan mengobati kerinduan banyak penggemar terhadap serial populer tersebut.

"Film Preman Pensiun tahun 2015, kami membuat sinetronnya. Sinetron itu mengalami kesuksesan, kalau bahasa agensi iklannya, engagement yang kuat ke masyarakat sampai kita membuat sesi dua dan tiga," ungkap EVP MNC Pictures, Muhammad Sofan saat press screening film Preman Pensiun di Epicentrum XXI, Jakarta, Kamis (10/1).

"Kita sendiri di MNC Group enggak menyangka penerimaan sesi satu seperti itu. Itu enggak cuma tontonan tapi juga kebanggan masyarakat Jawa Barat dan ikon khususnya Jawa Barat dan banyak juga orang mengaku latar belakang preman mengaku bertobat karena menonton ini," tambahnya.

Sebagaimana versi layar kacanya, film yang digarap Aris Nugraha ini masih menyuguhkan latar belakang budaya Sunda yang kental. Namun bedanya kisah di film Preman Pensiun kini dibuat lebih kompleks namun tidak meninggalkan ciri khas versi serial televisinya.

"Kita syuting tahun 2018 di bulan April. Ketika bulan itu kendala cuaca. Cuaca naik turun, panas, hujan. Karena cuaca enggak menentu, hampir semua set beda, semua enggak ada yang sama. Itu kendala kita. Kita tetap menjaga kekhasan dan packaging film," papar Produser MNC Pictures, Miftha Syahya.

Komedi satir yang dikemas dalam dialog-dialog yang ringan dan pas, juga masih kental disajikan di film Preman Pensiun yang bisa disaksikan keluarga Indonesia. Selain itu, dialog yang berkelanjutan yang telah menjadi ciri khas Preman Pensiun tetap dihadirkan di film ini dan dijamin akan menghibur setiap penonton.

"Skenario saya buat 14 hari sebelum syuting. Tanpa revisi satu huruf pun. Kalau saya mau nulis skenario, saya ke Cicaheum, nongkrong di pasar, pulang, tidur, sholat buat lenturin badan, habis itu nulis sampai subuh," jelas Aris Nurgraha yang bertindak sebagai sutradara sekaligus penulis skenario dan ide cerita.

Tak hanya menghibur, film yang diperankan Epy Kusnandar ini juga memberikan banyak pesan. Epy pun berharap, hadirnya film Preman Pensiun diharapkan dapat menghibur banyak orang. "Mudah-mudahan kerja keras kita membawa hasil," tutur Epy.
(nug)
Berita Terkait
Santai di Hari Minggu,...
Santai di Hari Minggu, Tonton The Professionals hingga Preman Pensiun di Vision+
Sinopsis Tayangan Perdana...
Sinopsis Tayangan Perdana Preman Pensiun 6 : Kang Mus Mulai Bergerak Lagi!
Gibran Marten Siap Hadirkan...
Gibran Marten Siap Hadirkan Teror dalam Film Horor Psikologis Lorong Kost
Film Horor Selepas Tahlil...
Film Horor Selepas Tahlil Tayang 10 Juli 2025 di Bioskop
Balinale 2022 Selesai...
Balinale 2022 Selesai Digelar, Film Preman Sabet Penghargaan Pilihan Komite
Amar Bank–JAFF Market...
Amar Bank–JAFF Market Dorong Film Indonesia Go Global
Berita Terkini
Hadir di Jakarta Fair...
Hadir di Jakarta Fair 2026, KARA Rayakan Kekayaan Rasa Kelapa Lintas Generasi
53 menit yang lalu
Wamenkes Dante Ingatkan...
Wamenkes Dante Ingatkan Ancaman Aging Population, Lansia Indonesia Capai 12 Persen
1 jam yang lalu
16 Seniman Kontemporer...
16 Seniman Kontemporer Indonesia Boyong Skena Seni Jakarta ke Jepang
4 jam yang lalu
Mitos atau Fakta Golongan...
Mitos atau Fakta Golongan Darah O Rentan Kolesterol Tinggi? Ini Penjelasan Pakar IPB
4 jam yang lalu
Pianis Dunia Rueibin...
Pianis Dunia Rueibin Chen Akan Tampil di Jakarta, Bawakan Mahakarya Brahms
5 jam yang lalu
Liburan ke Eropa Makin...
Liburan ke Eropa Makin Terjangkau, Ini Destinasi Favorit dan Tips Hemat untuk Pemula
7 jam yang lalu
Infografis
Mampukah John Herdman...
Mampukah John Herdman Bawa Timnas Indonesia ke Panggung Dunia?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved