Mengenal Masalah Makan Anak dan Bagaimana Solusinya

Senin, 14 Januari 2019 - 14:02 WIB
Mengenal Masalah Makan...
Mengenal Masalah Makan Anak dan Bagaimana Solusinya
A A A
ISU malnutrisi anak, baik pada dua tahun pertama kehidupan atau seterusnya, masih menjadi tantangan bagi masa depan anak-anak Indonesia.

Terlebih, tidak sedikit orang tua yang mengeluhkan sulitnya memberi makan anak. Padahal, pola dan jenis makanan yang dikonsumsi anak menjadi faktor penting untuk pemenuhan nutrisi dan kesehatannya. Sebanyak 50%- 60% orang tua mengeluhkan adanya masalah makan pada anak.

Studi di Chicago melaporkan bahwa masalah perilaku makan yang paling sering dijumpai pada batita adalah tidak selalu lapar saat jam makan (52%), mencoba mengakhiri makan setelah beberapa suapan (42%), picky eating (35%), dan kuatnya preferensi makanan tertentu (33%). Sedangkan, masalah makan berdampak buruk terhadap kesehatan anak, seperti gangguan pertumbuhan, rentan terhadap infeksi, bahkan kematian.

“Tumbuh kembang anak sejak lahir sampai usia 2 tahun sangat pesat. Anak memerlukan pemberian makanan yang mengandung zat gizi mikro (protein, lemak, karbohidrat) dan makro (vitamin dan mineral) untuk mencapai tumbuh kembang optimal,” ujar dr Nur Aisiyah Widjaja SpA(K), dokter spesialis anak konsultan nutrisi dan metabolik, dalam acara Bicara Gizi yang digelar Nutricia Advanced Medical Nutrition.

Dr Nur melanjutkan, tidak hanya jenis makanan, banyak yang belum paham bahwa pola pemberian dan perilaku makan juga berperan penting dalam menentukan masa depan anak. Selain jenis makanan yang salah, perilaku makan juga tidak kalah penting.

Penelitian di Indonesia menunjukkan bahwa masalah makan dapat diklasifikasikan menjadi inappropriate feeding practice, small eaters, dan parental misperception. Inappropriate feeding practice adalah masalah makan yang disebabkan perilaku makan yang salah atau pemberian makanan yang tidak sesuai usia. Small eaters adalah terminologi yang dipakai untuk anak dengan keluhan makan sedikit, status gizi kurang, dan feeding rules benar.

Sedangkan, food preference merupakan terminologi yang dipakai untuk mencakup keluhan pilih-pilih makan atau penolakan terhadap makanan tertentu. Dr Nur Aisyah menyampaikan, ketiga masalah tersebut sering disepelekan dan perlu mendapatkan intervensi karena dapat memengaruhi asupan nutrisi dan kondisi kesehatan anak.

“Jika terjadi secara berkelanjutan, terlebih pada usia optimal hingga 2 tahun, anak terancam menderita malnutrisi yang berujung pada stunting,” bebernya. Terdapat tiga aspek tata laksana untuk mengatasi masalah makan, yaitu identifikasi faktor penyebab, evaluasi faktor dan dampak nutrisi, serta upaya perbaikan.

Pada inappropriate feeding practice, orang tua perlu memperhatikan jadwal, lingkungan, dan prosedur pemberian makan. Sedangkan, pada kasus small eater diperlukan penerapan aplikasi food rules yang benar serta melakukan boosting kalori melalui makanan padat yang difortifikasi serta susu densitas kalori tinggi 0,9-1,2 kkal/ml atau densitas kalori 1,5 kkal/ml.

Melalui Bicara Gizi, Nutricia Advanced Medical Nutrition mengajak orang tua mengenali jenis masalah perilaku makan pada batita, penyebab, dan penanggulangannya.

Arif Mujahidin, Corporate Communication Director Danone Indonesia, mengatakan, pihaknya berharap kegiatan Bicara Gizi, khususnya mengenai masalah perilaku makan pada anak, dapat meningkatkan kesadaran masyarakat serta mendorong penanganan nutrisi yang tepat bagi anak demi tumbuh dan kembang optimal dan masa depan yang cerah.
(don)
Berita Terkait
Hydroxyapatite vs Fluoride,...
Hydroxyapatite vs Fluoride, Kandungan Alami yang Semakin Diandalkan untuk Kesehatan Gigi Anak
Transformasi Klinik...
Transformasi Klinik Gigi dengan Teknologi Digital dan Konsep Ramah Lingkungan
Menjaga Kesehatan Gigi...
Menjaga Kesehatan Gigi Sejak Dini
Hati-hati, Ini Dampak...
Hati-hati, Ini Dampak Buruk Mencabut Gigi Memakai Benang
SATU Hati, Wadah Ibu...
SATU Hati, Wadah Ibu Indonesia Agar Sadar Kesehatan Gigi dan Mulut
Cegah Masalah Gigi dan...
Cegah Masalah Gigi dan Mulut dengan Perlindungan Maksimal
Berita Terkini
Kris Tomahu, Gery &...
Kris Tomahu, Gery & Gany, dan Samuel Cipta Antusias Tampil di Konser Tehillim - The Heart of Worship
1 jam yang lalu
Anneth Delliecia Antusias...
Anneth Delliecia Antusias Meriahkan Konser Tehillim - The Heart of Worship
1 jam yang lalu
Konser Tehillim 2026:...
Konser Tehillim 2026: Angel Pieters Ungkap Pesan Mendalam di Balik Lagu Liliana Tanoesoedibjo
2 jam yang lalu
Jangan Cuma Top-Up,...
Jangan Cuma Top-Up, Yuk Kelola Saldo ShopeePay Kamu dengan 4 Langkah Ini!
2 jam yang lalu
Liliana Tanoesoedibjo...
Liliana Tanoesoedibjo Terima Penghargaan MURI Kartini atas Konser Tehillim - The Heart of Worship
3 jam yang lalu
Liliana Tanoesoedibjo...
Liliana Tanoesoedibjo Ciptakan 12 Lagu Rohani Baru untuk Konser Tehillim dari Perjalanan Kuliah S2 Teologi
3 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved