Mengenal Lebih dalam Hipotiroidisme, Gejala dan Dampaknya

Rabu, 23 Januari 2019 - 13:30 WIB
Mengenal Lebih dalam...
Mengenal Lebih dalam Hipotiroidisme, Gejala dan Dampaknya
A A A
JAKARTA - Disfungsi tiroid, jika tidak ditangani dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk infertilitas, obesitas, nyeri sendi, dan penyakit jantung. Para ahli kesehatan telah memperingatkan bahwa hipotiroidisme yang tidak terdiagnosis (kelenjar tiroid yang kurang aktif) dapat mempersulit wanita untuk hamil. Oleh karena itu, memahami hubungan antara gangguan tiroid dan kesuburan sangat penting, terutama jika ingin merencanakan kehamilan.

Para ahli kesehatan mengungkapkan bahwa ada lebih dari 20% wanita di India yang hidup dengan masalah tiroid yang tidak terdiagnosis dan mereka bahkan tidak menyadari bahwa hal itu dapat menyebabkan infertilitas atau keguguran. Hipotiroidisme dapat memengaruhi banyak aspek berbeda dari menstruasi dan ovulasi, artinya dapat mempersulit untuk hamil jika berencana untuk memiliki bayi. Lantas apa hipotiroidisme dan bagaimana gejalanya?

Dilansir dari Tiems Now News, hipotiroidisme merupakan suatu kondisi di mana kelenjar tiroid tidak menghasilkan cukup hormon-hormon penting tertentu untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Sebaliknya, hipertiroid adalah ketika tiroid menghasilkan terlalu banyak hormon tiroid. Namun, memiliki salah satu dari gangguan ini dapat menyebabkan beberapa kasus, meskipun hubungan di antara mereka sangat kompleks.

Masalahnya adalah bahwa hipotiroidisme biasanya tidak menyebabkan gejala yang terlihat pada tahap awal. Tanda dan gejala kelenjar tiroid yang kurang aktif dapat bervariasi tergantung pada tingkat keparahan kekurangan hormon. Gejala umum mungkin termasuk berat badan bertambah, kelelahan, intoleransi dingin, sembelit, kulit kering, kelemahan otot, nyeri sendi, tingkat kolesterol tinggi, detak jantung melambat, rambut tipis atau rapuh, insomnia, suara serak, menstruasi yang tidak normal, wajah bengkak, kelenjar tiroid membesar, depresi hingga memori rusak.

Pada dasarnya, hipotiroidisme dapat terjadi karena sejumlah penyebab, termasuk penyakit autoimun, perawatan hipertiroidisme, terapi radiasi, operasi tiroid, kehamilan, defisiensi yodium, dan obat-obatan tertentu. Sementara, penyakit ini bisa menyerang saiapa saja, khususnya wanita, berusia lebih dari 60 tahun dan memiliki riwayat keluarga penyakit tiroid. Perawatan untuk hipertiroidisme meliputi tes TSH (hormon perangsang tiroid), rontgen dada, tes T4 atau tiroksin.

Namun, seorang dokter akan memilih jalur perawatan berdasarkan sejumlah variabel seperti penyebab mendasar dari hipertiroidisme, usia pasien, ukuran kelenjar tiroid dan adanya kondisi medis yang ada. Gangguan ini tidak dapat dicegah, namun dapat dikelola dan meningkatkan kesehatan dengan mempertahankan gaya hidup sehat, termasuk mendapatkan perawatan medis yang tepat, tidur yang cukup, makan makanan yang sehat, berolahraga secara teratur, mempertahankan berat badan yang sehat, menghilangkan stres, dan memperhatikan gejala awal dan mendapatkan bantuan yang diperlukan.
(alv)
Berita Terkait
Meningkatkan Akses Layanan...
Meningkatkan Akses Layanan Konseling Keluarga Jakarta melalui Mobil SAPA
Langgar Protokol Kesehatan,...
Langgar Protokol Kesehatan, Angkutan Umum Akan Ditindak Tegas
Transportasi Umum Harus...
Transportasi Umum Harus Higienis dan Terapkan Protokol Kesehatan
Kuliah Umum UMJ Bahas...
Kuliah Umum UMJ Bahas Pentingnya Transformasi Sistem Kesehatan Nasional
Libur Panjang, DKI Perketat...
Libur Panjang, DKI Perketat Pengawasan Prokotol Kesehatan di Tempat Umum
Unpad Jadi Kampus Terbaik...
Unpad Jadi Kampus Terbaik Hasilkan Artikel Ilmiah Umum dan Kesehatan
Berita Terkini
Ria Ricis Ungkap Alasan...
Ria Ricis Ungkap Alasan Teuku Ryan Tak Hadir di Ultah Moana, Bikin Perayaan Sendiri?
32 menit yang lalu
Meghan Markle Punya...
Meghan Markle Punya Aturan Unik Soal Dessert untuk Kedua Anaknya
52 menit yang lalu
Unggahan Nycta Gina...
Unggahan Nycta Gina soal Kebakaran Dekat Rumah Tuai Kritik, Ini Penyebabnya
1 jam yang lalu
Fanomenon Coachella...
Fanomenon Coachella Versi K-Pop Resmi Diluncurkan, Target Raup Rp12 Triliun
2 jam yang lalu
Suri Resmi Hapus Nama...
Suri Resmi Hapus Nama Belakang Tom Cruise, Kini Jadi Suri Noelle
2 jam yang lalu
Anak Ari Lasso Lulus...
Anak Ari Lasso Lulus S1 dari LSE London: Papa Bangga Banget Be
4 jam yang lalu
Infografis
Daftar 10 Pemain Tersubur...
Daftar 10 Pemain Tersubur dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved