Mengubah Urutan Makan Membantu Menurunkan Berat Badan

Sabtu, 30 Maret 2019 - 17:41 WIB
Mengubah Urutan Makan...
Mengubah Urutan Makan Membantu Menurunkan Berat Badan
A A A
JAKARTA - Mengubah urutan makanan, yakni dengan menikmati hidangan penutup lebih dahulu dinilai mampu menurunkan berat badan, bahkan cukup efektif. Hal ini berdasarkan studi yang dilakukan oleh University of Arizona (UA) di Tucson dan diterbitkan di Journal of Experimental Psychology: Applied.

Sesuai penelitian, memilih urutan konsumsi makanan dapat berdampak pada jumlah kalori yang dikonsumsi secara keseluruhan. Para peneliti UA di Tucson melakukan serangkaian percobaan untuk mencari tahu apakah kita akan mengamati pilihan makanan yang berbeda dan besarnya asupan kalori jika pilihan yang memanjakan diletakkan di awal, bukannya di akhir, dari urutan makanan?

Para ilmuwan kemudian menjalankan empat percobaan untuk tujuan pembelajaran. Mereka melakukan satu percobaan di kafetaria universitas, dan tiga lainnya dengan menggunakan situs pengiriman makanan tiruan.

Dengan melakukan itu, mereka ingin mengetahui apakah memilih makanan penutup yang sehat atau tidak sehat pada awal makan, dengan cara apapun, memiliki pengaruh pada pilihan makanan peserta berikutnya.

Setelah percobaan, ditemukan bahwa orang-orang yang memilih makanan penutup yang lebih memanjakan memilih induk dan sisi yang kurang sehat dan, secara keseluruhan, mereka mengonsumsi lebih sedikit kalori.

Rata-rata, mereka yang memilih makanan penutup berkalori tinggi di awal makanan mereka mengkonsumsi 30 persen lebih sedikit kalori daripada mereka yang memilih makanan penutup yang sehat terlebih dahulu. (Baca juga: Waspada, Banyak Tidur di Akhir Pekan Dapat Meningkatkan Berat Badan ).

"Kami percaya pengunjung yang memilih makanan penutup yang memanjakan pertama kali memilih hidangan utama dan lauk yang lebih sehat untuk menggantikan makanan penutup kalori tinggi mereka," kata penulis utama Martin Reimann, asisten profesor pemasaran di UA.

“Pengunjung yang memilih makanan penutup yang lebih sehat mungkin mengira mereka telah melakukan perbuatan baik untuk tubuh mereka, sehingga mereka layak mendapatkan makanan berkalori lebih tinggi di bawah garis kafetaria,” tambahnya

Sesuai Medical News, menurut penulis, ini adalah studi pertama yang menyelidiki "efek interaksi dari jenis makanan dan urutan presentasi makanan pada pilihan makanan berurutan individu dan asupan kalori keseluruhan mereka."
(tdy)
Berita Terkait
PERMINESIA Dorong Edukasi...
PERMINESIA Dorong Edukasi Kesehatan Tubuh dan Hormonal bagi Perempuan Menopause
Generali Health Cities...
Generali Health Cities di 17 Kota Demi Kesehatan Masyarakat
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Optimalisasi Kesehatan...
Optimalisasi Kesehatan Pencernaan Anak untuk Kesehatan Holistik
Vaksinasi Tenaga Kesehatan...
Vaksinasi Tenaga Kesehatan Lansia
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Ratu Sofya Sambangi...
Ratu Sofya Sambangi Polda Metro Jaya, Ada Apa?
2 jam yang lalu
Maia Estianty Soroti...
Maia Estianty Soroti Dolar Tembus Rp18.000, Curhat soal Pajak
2 jam yang lalu
Begini Respons Ruben...
Begini Respons Ruben Onsu Usai Permintaan Maaf Sarwendah Viral
4 jam yang lalu
Richard Lee Resmi Dilimpahkan...
Richard Lee Resmi Dilimpahkan ke Kejati Banten, Tinggal Tunggu Jadwal Sidang Perdana
6 jam yang lalu
Indonesia Manufacturing...
Indonesia Manufacturing Symposium 2026, Membangun Sistem Enterprise
18 jam yang lalu
Album Baru Slank Republik...
Album Baru Slank Republik Fufu Fafa Resmi Meluncur, Sarat Kritik Sosial
18 jam yang lalu
Infografis
5 Cara Cepat Menurunkan...
5 Cara Cepat Menurunkan Berat Badan dalam Seminggu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved