Cara Tepat untuk Kembali Memanaskan Nasi

Sabtu, 13 April 2019 - 11:12 WIB
Cara Tepat untuk Kembali...
Cara Tepat untuk Kembali Memanaskan Nasi
A A A
JAKARTA - Terasa belum makan tanpa nasi. Tak heran jika setiap kali makan selalu dengan bahan utama yang atu ini. Umumnya, keluarga menyiapkan nasi dalam jumlah besar dan menyimpannya untuk digunakan kembali pada makan selanjutnya.

Nasi yang disantap pada makanan selanjutnya ini kerap dipanaskan. Bahkan, kadang-kadang beberapa kali untuk ‘mempertahankan’ rasa segar nasi. (Baca juga: Saat Flu, Kapan Anda Harus ke Dokter? ).

Jika Anda memanaskan nasi berkali-kali, Anda harus berhati-hati demi melindungi kesehatan . Memanaskan kembali boleh saja, tetapi harus memerhatikan beberapa hal. Seperti dilansir Times Of India, pertama, setiap kali memasak nasi, cuci sampai bersih untuk memastikan bahwa semua kotoran hilang bersama bakteri apapun

Setelah mencucu, masaklah pada suhu tinggi dan simpan di lemari es setelah benar-benar dingin. Selain itu, yang juga harus Anda lakukan adalah jangan pernah meninggalkan nasi dalam suhu kamar selama lebih dari 1 jam. Jika Anda melakukannya, Anda menggandakan spora (bakteri) yang ada di dalamnya dan itu berbahaya bagi perut.

1. Cara memanaskannya kembali dengan cara yang benar
Idealnya, Anda harus memanaskan ulang nasi sedemikian rupa sehingga memastikan kesegaran dan juga menghilangkan segala jenis bakteri yang bisa menjadi racun. Untuk melakukannya dengan cara yang benar, tambahkan air ke beras dan panaskan sampai air terserap. Apa yang dilakukan ini adalah menyingkirkan bakteri dalam persiapan. Menambahkan air ke piring juga merehidrasi butiran beras dan menebus kadar air yang hilang.

2. Apa yang membuat nasi menakutkan?
Biasanya, nasi mentah mengandung bakteri tertentu yang disebut Bacillus Cereus yang tidak hilang, bahkan setelah memasak nasi dalam suhu tinggi. Karenanya, mencuci beras minimal 3-4 kali sangat penting. Ketika Anda memasak nasi, spora bakteri bertahan hidup tetapi risikonya berlipat ganda ketika Anda membiarkan nasi diletakan di luar. (Baca juga: Bunda, Ini Tips Membuat Batagor Ayam untuk Cemilan Anak ).

Bereaksi terhadap suhu, spora dapat berkembang biak dan menyebabkan muntah dan bahkan keracunan makanan. Dalam kasus seperti itu, memanaskan beras hanya memperburuk situasi. Oleh karena itu, memanaskannya kembali dengan cara yang tepat membatasi pertumbuhan bakteri dan melindungi Anda dari risiko keracunan makanan.

3. Tidak memanaskan berulang-ulang

Memanaskan nasi adalah langkah penting yang tidak boleh dilewatkan. Namun, pastikan Anda tidak memanaskan ulang nasi sisa lebih dari satu kali. Juga, beras, yang telah disimpan selama lebih dari 3 hari harus dibuang. Tidak layak untuk dikonsumsi.
(tdy)
Berita Terkait
PERMINESIA Dorong Edukasi...
PERMINESIA Dorong Edukasi Kesehatan Tubuh dan Hormonal bagi Perempuan Menopause
Generali Health Cities...
Generali Health Cities di 17 Kota Demi Kesehatan Masyarakat
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Optimalisasi Kesehatan...
Optimalisasi Kesehatan Pencernaan Anak untuk Kesehatan Holistik
Vaksinasi Tenaga Kesehatan...
Vaksinasi Tenaga Kesehatan Lansia
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Desta Bagikan Kabar...
Desta Bagikan Kabar usai Operasi Mata, Begini Kondisinya Sekarang
1 jam yang lalu
KIKO dan LOLA Siap Sapa...
KIKO dan LOLA Siap Sapa Penggemar di Pollux Mall Cikarang, Gratis!
1 jam yang lalu
Mediasi Ruben Onsu dan...
Mediasi Ruben Onsu dan Sarwendah Masih Buntu, Sidang Ditunda hingga 6 Agustus
2 jam yang lalu
Viral! Shakira Sapa...
Viral! Shakira Sapa Penggemar Pakai Bahasa Korea usai Bertemu BTS
2 jam yang lalu
Tak Ada Persiapan Khusus,...
Tak Ada Persiapan Khusus, Ruben Onsu Datang Santai ke Sidang Mediasi
3 jam yang lalu
MNCTV Buka Audisi KDI...
MNCTV Buka Audisi KDI 2026 dan DMD Panggung Rezeki di Klaten, Kesempatan Wujudkan Mimpi Jadi Bintang Dangdut
3 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved