Yuk, Intip Simulasi Dashboard Project Management Kemenpar

Sabtu, 04 Mei 2019 - 16:33 WIB
Yuk, Intip Simulasi...
Yuk, Intip Simulasi Dashboard Project Management Kemenpar
A A A
SOLO - Simulasi yang satu ini benar-benar beda. Ada warna baru. Pengetahuan baru. Keseruan baru. Semua pengalaman ini hanya bisa ditemui di Bimtek Dashboard Project Management Transformer Solo, Kamis (2/5/2019).

Semua 'jeroan' Dasboard Project Management Kemenpar ditampilkan. Tools ‘perang' berbasis teknologi digital itu diperlihatkan ke peserta Bimtek. Bahkan PIC PIC Danau Toba (Sumut), Bangka Belitung (Babel), Tanjung Lesung (Banten), Kepulauan Seribu dan Kota Tua (DKI Jakarta), Candi Borobudur (Jateng), Bromo-Tengger-Semeru (Jatim), Mandalika Lombok (NTB), Labuan Bajo (NTT), Wakatobi (Sulawesi Tenggara), dan Morotai (Maluku Utara), ikut turun langsung membedahnya satu-satu.

Semua layar yang memantau aktivitas utama di Kementerian Pariwisata itu terlihat jelas. Pergerakan angka-angkanya terpantau.

"Perkembangan bisa dilihat real update dari tools ini. Sangat keren,” ungkap Mohamad Bachrum Artadi, wakil ketua tim percepatan pembangunan 10 DPP bidang project Management, Kamis (2/5/2019).

Angka turun, naik, stagnan, langsung tampil di layar. Semua hasil kerja langsung terkoneksi dan terhitung dengan sangat tepat.

Semua angka tadi muncul dengan indikator yang jelas. Semua didasarkan pada TTCI Tour and Travel Competitiveness Index di World Economic Forum (WEF). Standarnya global. Dari mulai pengembangan kawasan, land clearing, ground breaking, pembangunan fisik, selesai berapa persen, laporan kemajuannya, semua bisa langsung terpantau di layar.

“Pertama, kita harus selalu menggunakan standar global, ukuran-ukuran yang dipakai dunia internasional. Kita harus bisa mengukur, dan menghitung posisi kita berada di mana? Kalau nggak bisa mengukur, Kita enggak akan bisa mengatur,” tambah Mohamad Bachrum Artadi.

Data-data itu terus bergerak. Terutama capaian laporan kemajuannya. “Sekarang kami sedang membangun fitur-fitur baru bersama Telkom. Yang lebih cepat. Simpel. Dan bisa lebih menganalisa pergerakan kemajuan,” kata dia.

Menpar Arief Yahya memang selalu berpatokan, hasil yang luar biasa caranya pasti tidak biasa. Hasil yang luar biasa hanya bisa didapatkan dengan cara yang tidak biasa. "Caranya adalah go digital! Karena semakin digital semakin personal, semakin digital, semakin global, dan semakin digital semakin profesional," kata Menpar Arief Yahya.

"Semua lini, dari marketing (pemasaran), pengembangan destinasi dan industri, sampai kelembagaan dan SDM, semua berbasis pada digital. Simulasi Dashboard Project Management Kemenpar yang dibuat tim Pengembangan Infrastruktur dan Ekosistem Pariwisata juga menggunakan teknologi digital. Inilah bagian dari winning for the future customers!" ujarnya.
(akn)
Berita Terkait
Kementerian Pariwisata...
Kementerian Pariwisata Jadikan Bissoloro sebagai Desa Wisata
Kemenpar Siapkan Sistem...
Kemenpar Siapkan Sistem API untuk Saring Hotel dan Vila Ilegal di OTA
Akademisi Sarankan Olahraga...
Akademisi Sarankan Olahraga dan Pariwisata Jadi Satu Kementerian
BPKP Kawal Akuntabilitas...
BPKP Kawal Akuntabilitas Program Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
15 Desa di Bulukumba...
15 Desa di Bulukumba Terima Penghargaan dari Kementerian Pariwisata
Gaji PNS Kementerian...
Gaji PNS Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Tahun 2024
Berita Terkini
Meisya Amira Belajar...
Meisya Amira Belajar Bahasa Isyarat demi Peran Tunarungu di Film Juminten Edan
48 menit yang lalu
Telur Ceplok atau Dadar,...
Telur Ceplok atau Dadar, Mana yang Gizinya Lebih Tinggi? Ini Penjelasannya
4 jam yang lalu
Kabar Bahagia, Chelsea...
Kabar Bahagia, Chelsea Islan Umumkan Kelahiran Anak Pertama
6 jam yang lalu
Cinta Laura Biayai Sekolah...
Cinta Laura Biayai Sekolah Asisten hingga Lulus SMA, Alasannya Bikin Haru
7 jam yang lalu
Ruben Onsu Tak Lagi...
Ruben Onsu Tak Lagi Ceria Sejak Konflik dengan Sarwendah, Eks Manajer: Dia Banyak Merenung
8 jam yang lalu
Tak Pernah Kepikiran...
Tak Pernah Kepikiran Jadi Kreator Konten, Nickysya Kini Sukses Berkat Video Reviewnya di TikTok
18 jam yang lalu
Infografis
Yuk Dicoba, Tiga Fitur...
Yuk Dicoba, Tiga Fitur Baru WhatsApp di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved