Ini Gejala Penyakit Akibat Virus Monkeypox

Jum'at, 10 Mei 2019 - 21:30 WIB
Ini Gejala Penyakit...
Ini Gejala Penyakit Akibat Virus Monkeypox
A A A
JAKARTA - Virus monkeypox memiliki beberapa gejala yang harus diwaspadai. Pada dasarnya masa inkubasi (interval dari infeksi sampai timbulnya gejala) monkeypox terjadi 6—16 hari, tetapi dapat berkisar dari 5—21 hari. Infeksi penyakit ini juga dapat dibagi menjadi dua periode.

Periode invasi (0—5 hari) ditandai dengan demam, sakit kepala hebat, limfadenopati (pembengkakan kelenjar getah bening), nyeri punggung, mialgia (nyeri otot) dan asthenia yang intens (kekurangan energi). Periode erupsi kulit (dalam 1—3 hari setelah munculnya demam) di mana berbagai tahap ruam muncul sering dimulai pada wajah dan kemudian menyebar di tempat lain di tubuh.

Dilansir dari situs resmi Badan Kesehatan Dunia (WHO), wajah (dalam 95% kasus), dan telapak tangan dan telapak kaki (dalam 75% kasus) paling terpengaruh. Evolusi ruam dari maculopapules (lesi dengan basis datar) ke vesikel (lepuh berisi cairan kecil), pustula, diikuti oleh kerak terjadi dalam waktu sekitar 10 hari. Tiga minggu mungkin diperlukan sebelum lenyapnya kulit.

Jumlah lesi bervariasi hingga beberapa ribu, mempengaruhi membran mukosa mulut (pada 70% kasus), genitalia (30%), dan konjungtiva (kelopak mata) (20%), serta kornea (bola mata). Beberapa pasien mengalami limfadenopati parah (pembengkakan kelenjar getah bening) sebelum munculnya ruam, yang merupakan ciri khas dari monkeypox dibandingkan dengan penyakit serupa lainnya.

Monkeypox adalah penyakit yang dapat sembuh sendiri dengan gejala yang berlangsung dari 14—21 hari. Kasus terparah terjadi pada anak-anak dan terkait tingkat paparan virus, status kesehatan pasien dan tingkat keparahan komplikasi.

Orang-orang yang tinggal di atau dekat daerah berhutan mungkin memiliki paparan tidak langsung atau tingkat rendah terhadap hewan yang terinfeksi, mungkin mengarah pada infeksi subklinis (tanpa gejala).

Sementara, kasus kematian cukup bervariasi secara luas di antara epidemi tetapi kurang dari 10% dalam peristiwa yang terdokumentasi, sebagian besar di antara anak-anak. Secara umum, kelompok usia yang lebih muda lebih rentan terhadap penyakit monkeypox.
(alv)
Berita Terkait
Meningkatkan Akses Layanan...
Meningkatkan Akses Layanan Konseling Keluarga Jakarta melalui Mobil SAPA
Langgar Protokol Kesehatan,...
Langgar Protokol Kesehatan, Angkutan Umum Akan Ditindak Tegas
Transportasi Umum Harus...
Transportasi Umum Harus Higienis dan Terapkan Protokol Kesehatan
Kuliah Umum UMJ Bahas...
Kuliah Umum UMJ Bahas Pentingnya Transformasi Sistem Kesehatan Nasional
Libur Panjang, DKI Perketat...
Libur Panjang, DKI Perketat Pengawasan Prokotol Kesehatan di Tempat Umum
Unpad Jadi Kampus Terbaik...
Unpad Jadi Kampus Terbaik Hasilkan Artikel Ilmiah Umum dan Kesehatan
Berita Terkini
Rahasia di Balik Kesuksesan...
Rahasia di Balik Kesuksesan Pembukaan Hotel, Ternyata Bukan Saat Gunting Pita
4 jam yang lalu
Jirayut Debut Akting...
Jirayut Debut Akting di Film Cek Kodham, Akui Sempat Tak Percaya Diri
6 jam yang lalu
Kenapa Sering Sakit...
Kenapa Sering Sakit Padahal Sudah Makan Sehat? Ini Penjelasan dr. Gia Pratama
6 jam yang lalu
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta Eps. 6: Konflik Memuncak! Jaka Jual Aset Mertua, Rumah Tangga Mila di Ujung Tanduk
8 jam yang lalu
Orchestra Experience...
Orchestra Experience Hadirkan Konser Mahakarya Klasik dan Lagu Hits Dunia dalam Nuansa Cahaya Lilin
9 jam yang lalu
Netizen Auto Heboh!...
Netizen Auto Heboh! Nathalie Holscher dan Aripat Kompak Main 'Hitung Mundur'
11 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved