Seiring Kemajuan Teknologi, Kini Tak Perlu Takut Lagi Periksa Gigi

Senin, 03 Juni 2019 - 22:57 WIB
Seiring Kemajuan Teknologi,...
Seiring Kemajuan Teknologi, Kini Tak Perlu Takut Lagi Periksa Gigi
A A A
SURABAYA - Puluhan atau belasan tahun lalu, mungkin banyak orang yang enggan untuk pergi ke dokter gigi untuk memeriksa giginya, karena rasa khawatir dan sakit yang bakal dirasakan. Mulai dari anak-anak hingga dewasa, kerap mencari banyak alasan agar tidak bertemu dokter gigi, kendati mereka memiliki masalah dengan giginya.

Namun, dalam beberapa tahun terakhir dengan kemajuan teknologi, kini situasinya sudah jauh berbeda. Orang-orang relatif tidak takut lagi untuk berkunjung ke dokter atau spesialis gigi meski tidak mengalami masalah sakit gigi. Kebanyakan dari mereka berkeinginan agar giginya lebih bagus, rapi dan sehat. Salah satu yang kini menjadi tren adalah veneer gigi. Penampilan menarik bukan hanya dengan riasan wajah, namun juga senyum dengan gigi putih yang bagus.

Salah satu klinik spesialis gigi yang banyak dikunjungi pasien adalah D-Arts Dental Clinic yang berada di Surabaya. Klinik yang terletak di Ruko Mega Galaxy, Jalan Kertajaya Indah Timur itu memiliki berbagai pilihan perawatan untuk menjaga kesehatan gigi tanpa rasa khawatir dan sakit, mulai dari layanan ortodonti, veneer, bleaching sampai perawatan gigi untuk anak-anak.

"Kita memakai konsep one stop solution, jadi semua perawatan yang berhubungan dengan gigi ada di sini termasuk para spesialisnya. Karena itu, di tempat kita satu pasien bisa saja ditangani tiga dokter sekaligus," terang Putu Indra drg.,Sp.Ort dari D-Arts Dental Clinic dalam keterangan resminya kepada SINDO, Senin (3/6) malam.

Putu Indra sendiri merupakan seorang dokter spesialis ortodonti yang telah menjadi pembicara studi kasus di forum spesialis orto Asia-Pasific, sehingga tidak diragukan lagi kemampuannya dalam menangani masalah pada gigi.

Perawatan gigi yang berfokus pada advanced orthodontic treatment yang berkesinambungan dengan teknologi IT menciptakan rancangan perawatan yang lebih terkontrol dan terprediksi. Sebelum ditangani atau menjalani perawatan, kondisi pasien diperiksa lebih dulu untuk mengetahui perawatan apa yang tepat untuk mereka.

Putu memastikan kalau para pasien mendapatkan pelayanan dan pengobatan terbaik. "Kita di sini punya ahli terbaik di bidangnya. Kita punya dokter gigi spesialis. Selama ini anggapan orang dokter gigi itu spesialis, padahal bukan. Kalau spesialis itu mereka ambil pendidikan lagi setelah jadi dokter gigi," terangnya.

Salah satu layanan di D-Arts Dental Clinic adalah penggunaan alat ortodonti cekat atau biasa disebut behel oleh masyarakat umum. Hal ini berfungsi untuk harmonisasi gigi dan rahang. Bukan sekadar mengejar gigi rapi ataupun lurus, dokter gigi spesialis orto dituntut untuk menyelaraskan kontak gigi atas dan bawah, memperbaiki posisi rahang juga mengurangi gummy smile (gusi yang tampak ketika senyum).

Dengan selarasnya kontak gigi dan rahang, maka fungsi mengunyah dan tampilan wajah akan jauh lebih baik. Perawatan menggunakan orto cekat ini memang membutuhkan kesabaran dan kerjasama yang baik antara dokter dan pasien, karena proses waktu perawatan normal kisaran 1,5 hingga 2,5 tahun.

Lalu ada veneer yang banyak diminati. Veneer gigi adalah lapisan tipis material yang ditempel permanen di permukaan gigi. Analogi mudahnya seperti pemasangan kuku palsu tapi di gigi. Veneer memiliki berbagai tujuan, antara lain untuk menutupi warna gigi yang kuning sehingga gigi jadi tampak putih bersinar atau untuk menutup renggang antara 2 gigi.

Veneer terdiri dari dua jenis yaitu Direct Vener (Composite Veneer) dan Indirect Veneer (Porcelain Veneer). Menurut Putu Indra, veneering sebenarnya untuk memperbaiki gigi tapi sekarang banyak yang giginya sehat tapi ingin veneer karena supaya bisa putih. "Veneer itu perawatan bukan estetika. Kalau sekadar giginya mau putih ya bisa di-bleaching saja," jelasnya.

Sementara, bleaching atau pemutihan gigi, pada umumnya terdapat dua jenis yaitu sinar dan nonsinar. Penggunaan bleaching sinar terbukti lebih efektif dan efisien dibanding nonsinar. Untuk bleaching sinar waktu penyinaran juga relatif singkat, yaitu maksimal 4x15 menit.

Selain itu, ada beberapa perawatan lainnya, seperti Penyempurnaan Cepat Keindahan Gigi, Pengendalian Rasa Sakit, Odontectomy (pencabutan gigi), Dental X-Ray, Kiddy Dental Care, Perawatan Gigi Selama Kehamilan dan Nafas Segar.
(nug)
Berita Terkait
Hydroxyapatite vs Fluoride,...
Hydroxyapatite vs Fluoride, Kandungan Alami yang Semakin Diandalkan untuk Kesehatan Gigi Anak
Hati-hati, Ini Dampak...
Hati-hati, Ini Dampak Buruk Mencabut Gigi Memakai Benang
3 Cara Tepat Merawat...
3 Cara Tepat Merawat Kesehatan Gigi Anak agar Terhindar dari Masalah Serius
Apakah Membiarkan Gigi...
Apakah Membiarkan Gigi Ompong Bahaya untuk Kesehatan?
4 Cara Membersihkan...
4 Cara Membersihkan Sikat Gigi agar Bebas Kuman, Nomor 3 Paling Gampang
8 Cara Mencegah dan...
8 Cara Mencegah dan Mengobati Gigi Sensitif, Nomor 7 Paling Mudah
Berita Terkini
Padi Reborn Bawa Konser...
Padi Reborn Bawa Konser 'Dua Delapan' ke Layar Lebar, Siap Manjakan Sobat Padi
12 menit yang lalu
Sinopsis, Fakta Menarik,...
Sinopsis, Fakta Menarik, dan Link Nonton The Croods di VISION+
1 jam yang lalu
Fangfang Ungkap Vicky...
Fangfang Ungkap Vicky Prasetyo Sudah Akui Anak dalam Kandungannya
1 jam yang lalu
Heboh! Wanita Ini Mengaku...
Heboh! Wanita Ini Mengaku Istri Siri Vicky Prasetyo dan Ditelantarkan saat Hamil
1 jam yang lalu
Go Youn Jung Bintangi...
Go Youn Jung Bintangi Film Nambeol, Siap Adu Akting dengan Lee Byung Hun
1 jam yang lalu
Nikita Mirzani Dituding...
Nikita Mirzani Dituding Suap Hakim Agung Rp4 Miliar, Kuasa Hukum: Itu Fitnah
2 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Kapal Induk...
5 Alasan Kapal Induk AS Tak Lagi Relevan dalam Perang Masa Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved