Beats of Paradise, Kado Terindah untuk Indonesia dan Dunia

Minggu, 18 Agustus 2019 - 11:58 WIB
Beats of Paradise, Kado...
Beats of Paradise, Kado Terindah untuk Indonesia dan Dunia
A A A
Film dokumenter Bali: Beats Paradise karya sutradara muda bertalenta asal Indonesia yang bermukim di Hollywood Livi Zheng, akhirnya tayang serentak di seluruh bioskop Tanah Air, pada Kamis (22/8) nanti.

Film yang mempromosikan destinasi pariwisata Indonesia terutama Bali, ini bentuk persembahan dari seorang anak bangsa untuk merayakan 74 tahun kemerdekaan Indonesia. Bali: Beats of Paradise berkisah tentang perjalanan karier bermusik komposer gamelan Nyoman Wenten, yang mengejar mimpi sebagai seniman Bali di Amerika Serikat, lewat musik gamelan Bali.

Film yang merepresentasikan kekayaan budaya tradisional alat musik gamelan yang perlahan mulai ditinggalkan anak-anak muda di Indonesia ini, telah meraih sukses besar lewat sambutan positif masyarakat penonton film dunia terutama di Amerika Serikat dan Korea Selatan, bahkan dipromosikan masuk dalam ajang Piala Oscar 2019.

Livi Zheng tak menampik bahwa film karyanya ini memang jadi kado istimewa bagi Indonesia yang tengah merayakan Hari Kemerdekaan ke-74 tahun. Sebagai seorang sineas, Livi pun berjanji akan terus membuat dan menghasilkan karya film yang bercerita tentang keindahan alam budaya dan masyarakat Indonesia.

“Dari film ini kita bisa saksikan perjuangan Pak Nyoman dan istrinya yang berasal dari Bali. Mereka punya niat tulus dan keinginan untuk lebih mengenalkan Bali yang merupakan bagian dari negara Indonesia, ke kancah dunia,” ujar Livi Zheng kepada KORAN SINDO belum lama ini.

Livi Zheng begitu getol mempromosikan sesuatu yang berbau Indonesia, terutama budaya tradisional, wisata, dan hal positif lainnya. Ke depan, dia juga telah mempersiapkan sejumlah proyek film yang mengangkat sekaligus mengenalkan potensi berbagai daerah lain di Indonesia.

“Sebelumnya, saya pernah bercerita tentang masyarakat di Madura dan Garut, sekarang Bali. Dan tidak menutup kemungkinan daerah lain akan menjadi destinasi saya dalam membuat film. Karena bagi saya, film merupakan media yang bagus untuk mengenalkan potensi alam di Indonesia ke mata dunia,” tandasnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengakui film merupakan alat atau medium yang bagus untuk mempromosikan keindahan Bali dan Indonesia pada umumnya. Keindahan alam yang ditampilkan lewat film dapat menggugah penonton untuk mendatangi destinasi tersebut. Belum lagi dengan keunikan budaya dan tradisi yang dimiliki Indonesia, membuat wisatawan luar cepat jatuh hati dan makin penasaran untuk bisa melihatnya langsung.

“Saya berharap Livi dan semua sineas muda di Indonesia mau bekerja sama dengan pemerintah dalam upaya mengenalkan Indonesia di mata internasional,” ungkap Arief Yahya. Patut diakui, bagi yang telah menonton film Bali: Beats of Paradise pasti akan sangat kagum.

Pesona alam Bali, destinasi terbaik dunia versi TripAdvisor 2018, dieksekusi dengan keren dalam film ini. Pesan inspiratif pemain dan komposer gamelan Nyoman Wenten yang mengejar mimpi sebagai seniman Bali di Amerika Serikat juga tersampaikan. Audiens seperti diajak larut ke jalan cerita yang berujung ke musik gamelan Bali.

Menariknya, lokasi yang digunakan syuting oleh Livi menghadirkan pemandangan yang enak dipandang mata, sekaligus sebagai bentuk promo destinasi wisata Indonesia, salah satunya Pura Besakih di Kecamatan Rendang, Karangasem, yang merupakan situs peribadatan tertua di Bali.

Ada juga Pura Taman Ayun Mengwi di Badung, yang dibangun Raja Mengwi, I Gusti Agung Putu pada 1634 M, dan merupakan situs warisan budaya UNESCO. Lalu, Pura Tanah Lot muncul dalam Beats of Paradise saat senja. Siluet gagah pura tampak makin indah dengan senja yang jingga. Ada juga desa wisata Penglipuran yang dinobatkan sebagai satu dari tiga desa terbersih di dunia versi majalah asal Amerika Serikat, CN Travel.

Tak hanya itu, sawah terasering Bali yang dialiri dengan sistem Subak, juga diceritakan sehingga memberikan efek teduh dan menenteramkan. Dengan seabrek keindahan yang dihadirkan dalam film ini, wajar jika sejumlah prestasi ditorehkan oleh film ini. Selain masuk nominasi Oscar dalam hal visual dan telah diputar di teater dengan layar terbesar dunia di Korsel. Kabar terbaru dan membanggakan film Bali: Beats of Paradise akan didistribusikan oleh iQiyi, perusahaan online streaming terbesar di dunia, yang berbasis di Beijing, China.

Perusahaan milik taipan China Baidu ini memiliki 96,8 juta pelanggan di dunia. Terlepas dari semua kekurangan dan kelebihan yang ada dalam film ini, tentu sebagai sesama anak bangsa kita perlu support karya Livi Zheng, dengan menonton langsung film ini di seluruh bioskop, mulai 22 Agustus.
(don)
Berita Terkait
Gibran Marten Siap Hadirkan...
Gibran Marten Siap Hadirkan Teror dalam Film Horor Psikologis Lorong Kost
Film Horor Selepas Tahlil...
Film Horor Selepas Tahlil Tayang 10 Juli 2025 di Bioskop
Amar Bank–JAFF Market...
Amar Bank–JAFF Market Dorong Film Indonesia Go Global
Mantan Ketum PARFI Gatot...
Mantan Ketum PARFI Gatot Brajamusti Meninggal Dunia
Jadwal Film Horor Indonesia...
Jadwal Film Horor Indonesia yang Siap Tayang September 2023
5 Film Horor Indonesia...
5 Film Horor Indonesia dengan Jumlah Penonton Terbanyak
Berita Terkini
Kisah Unik Syifa Hadju,...
Kisah Unik Syifa Hadju, Afgan, Sheila Dara, dan Baskara di Balik Secangkir Kopi
22 menit yang lalu
Ditanya Gugatan Hak...
Ditanya Gugatan Hak Asuh Anak Usai Umrah, Ruben Onsu: Biar Pengacara yang Bicara
53 menit yang lalu
Bikin Momen Kumpul Keluarga...
Bikin Momen Kumpul Keluarga di Rumah Makin Seru dengan Inspirasi Kegiatan ala Shopee
1 jam yang lalu
Ruben Onsu Resmi Daftarkan...
Ruben Onsu Resmi Daftarkan Gugatan Hak Asuh Anak, Sidang Perdana 15 Juli 2026
2 jam yang lalu
Kasus Hanania Travel:...
Kasus Hanania Travel: 16 Influencer Diperiksa, Rp110 Juta Uang Saku Disita Polisi
11 jam yang lalu
Meidra Idol Ternyata...
Meidra Idol Ternyata Tomboy dan Belum Pernah Pacaran
12 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved