Waspadai Vape Ilegal yang Sebabkan Kematian di AS

Selasa, 01 Oktober 2019 - 22:01 WIB
Waspadai Vape Ilegal...
Waspadai Vape Ilegal yang Sebabkan Kematian di AS
A A A
LOS ANGELES - Otoritas kesehatan di Amerika Serikat (AS) mengumumkan kasus kematian terkait rokok elektrik (vape) merupakan penyalahgunaan narkotika akibat transaksi “pasar gelap”. Hal ini seiring dengan dirilisnya fakta baru oleh Centers for Disease Control and Prevention (CDC) di AS.

Dikutip dari situs resmi www.cdc.org, lembaga yang bertugas sebagai Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit itu mengumumkan para investigator di Illinois dan Wisconsin telah menemukan beberapa petunjuk.

Penyelidik di kedua negara bagian itu melakukan wawancara terperinci dengan 86 pasien yang sebagian besar laki-laki muda, dan 66% mengatakan mereka telah menguapkan produk THC berlabel Dank Vapes. THC adalah bahan psikoaktif dalam ganja.

“Dank Vapes sepertinya merupakan merek paling menonjol namun sebagian besar palsu. Dengan kemasan umum yang mudah tersedia secara online dan yang digunakan oleh distributor untuk memasarkan kartrid yang mengandung THC," tulis laporan para penyelidik seperti yang diumumkan CDC.

CDC telah mengingatkan kepada para pengguna vape agar tidak membeli produk di pasar ilegal. Biasanya disebut di pinggir jalan. ”Produk berbasis THC paling sering diperoleh dari sumber-sumber informal seperti dari teman atau dari dealer," kata Jennifer Layden dari Departemen Kesehatan Masyarakat Illinois.

Para penyelidik lebih fokus pada dampak THC terkait dengan penyakit yang ditimbulkannya. Maka CDC merekomendasikan untuk tidak menggunakan vaping yang mengandung THC oil. Sementara, Ketua Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI) Aryo Andrianto mengatakan produk cairan yang digunakan sampai menyebabkan kerusakan paru dan kematian adalah liquid mengandung ganja.

”Iitu sudah dijelaskan di media-media di AS. Sudah jelas itu penggunaannya itu yang mengandung liquid ganja dan dipastikan menimbulkan penyakit. Kita juga menyayangkan hal itu isa beredar di pasar AS. Tapi, jelas di Indonesia liquid ini dilarang,” kata Aryo.

”(Vape) Ini kan sebenarnya cuma alat saja. Sama halnya dengan botol air mineral. Botol air mineral bisa disalahgunakan jadi alat bantu untuk menghisap narkoba,” sambung dia.
(tdy)
Berita Terkait
PERMINESIA Dorong Edukasi...
PERMINESIA Dorong Edukasi Kesehatan Tubuh dan Hormonal bagi Perempuan Menopause
Generali Health Cities...
Generali Health Cities di 17 Kota Demi Kesehatan Masyarakat
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Optimalisasi Kesehatan...
Optimalisasi Kesehatan Pencernaan Anak untuk Kesehatan Holistik
Vaksinasi Tenaga Kesehatan...
Vaksinasi Tenaga Kesehatan Lansia
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Tom Holland dan Zendaya...
Tom Holland dan Zendaya Siapkan Pesta Pernikahan Mewah di Kastil Inggris
27 menit yang lalu
Pernah Digaji Rp35 Ribu...
Pernah Digaji Rp35 Ribu per Hari, Dewick Bagikan Kisah Sukses Jadi Kreator Konten Jutaan Pengikut
47 menit yang lalu
Bukan Kisah Vampir Biasa,...
Bukan Kisah Vampir Biasa, Microdrama V+Short Married to Vampire Tawarkan Cerita yang Fresh
1 jam yang lalu
Senggol BTS dan ARMY,...
Senggol BTS dan ARMY, Influencer Brasil Dikecam Warganet
1 jam yang lalu
Amanda Manopo Bongkar...
Amanda Manopo Bongkar Reaksi Tak Terduga Kenny Austin saat Persalinan
1 jam yang lalu
5 Anime Ini Dilarang...
5 Anime Ini Dilarang di Beberapa Negara, Terlalu Kontroversial
2 jam yang lalu
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved