Bayi dengan Berat Badan Rendah Berisiko Alami Masalah Jantung

Senin, 07 Oktober 2019 - 18:12 WIB
Bayi dengan Berat Badan...
Bayi dengan Berat Badan Rendah Berisiko Alami Masalah Jantung
A A A
JAKARTA - Anak-anak yang lahir dengan berat badan rendah berisiko mengalami masalah jantung di kemudian hari. Temuan ini berdasarkan penelitian dengan implikasi untuk merencanakan intervensi yang membantu anak-anak menjauh dari penyakit jantung ketika mereka tumbuh dewasa.

Dilansir Times Now News, studi yang dipublikasikan dalam Journal of Developmental Origins of Health and Disease ini mengamati 20.000 siswa kelas lima yang lahir di Virginia Barat, Amerika Serikat dan menemukan bahwa jika anak-anak memiliki berat badan rendah saat lahir, lebih cenderung menunjukkan risiko kardiovaskular.

Para peneliti dari West Virginia University menyebutkan bahwa berat badan lahir rendah dikaitkan dengan kadar kolesterol jahat dan molekul lemak jahat yang lebih tinggi, bersama dengan kadar kolesterol baik yang lebih rendah pada anak-anak.

Secara keseluruhan, penelitian ini mencatat bahwa sifat-sifat ini adalah faktor risiko untuk serangan jantung, stroke, penyakit arteri perifer, aterosklerosis, dan gangguan lainnya.

"Sebelumnya diperkirakan bahwa faktor risiko penyakit kardiovaskular hanya diamati pada orang dewasa karena penyakit kardiovaskular sebagian besar terlihat pada orang dewasa," kata rekan penulis studi, Amna Umer.

Namun, Umer menambahkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, faktor risiko diamati juga pada anak-anak. Sebagai bagian dari penelitian, para peneliti mempertimbangkan berat lahir anak-anak, indeks massa tubuh di kelas lima, bersama dengan kadar trigliserida - lemak yang beredar dalam darah - dan berbagai jenis kolesterol.

Mereka juga memperhitungkan sosio-demografi anak-anak, riwayat kesehatan keluarga, di antara faktor-faktor lain, dan menemukan bahwa hubungan antara faktor-faktor risiko ini dan berat lahir rendah tetap signifikan.

"Berat badan lahir rendah tidak hanya terjadi saat lahir secara spontan," kata rekan penulis studi, Christa Lilly.

Lilly menambahkan bahwa itu adalah tanda pertumbuhan lambat dalam rahim, memberikan kesempatan bagi orang tua untuk melakukan intervensi selama kehamilan untuk mengurangi pertumbuhan janin yang tidak optimal. Tetapi, bukan berarti tidak ada yang bisa dilakukan orang tua jika bayi mereka lahir dengan berat badan rendah.

"Sekarang setelah Anda tahu ada bayi dengan berat badan lahir rendah, Anda dapat memastikan mereka mendapatkan makanan pascakelahiran yang tepat, memantau pertumbuhan mereka dan mengajari anak-anak tentang diet yang baik, nutrisi, aktivitas fisik, dan pencegahan perilaku kesehatan berisiko seperti merokok. Anda dapat campur tangan dari masa kanak-kanak ke dewasa," tutup Umer.
(tdy)
Berita Terkait
PERMINESIA Dorong Edukasi...
PERMINESIA Dorong Edukasi Kesehatan Tubuh dan Hormonal bagi Perempuan Menopause
Generali Health Cities...
Generali Health Cities di 17 Kota Demi Kesehatan Masyarakat
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Optimalisasi Kesehatan...
Optimalisasi Kesehatan Pencernaan Anak untuk Kesehatan Holistik
Vaksinasi Tenaga Kesehatan...
Vaksinasi Tenaga Kesehatan Lansia
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Rumah Warisan atau Ditinggalkan?...
Rumah Warisan atau Ditinggalkan? Ki Atmo dan Dua Spiritualis Beri Saran Berbeda untuk Narasumber Ini?!
2 jam yang lalu
Diduga Jadi Target Berikutnya,...
Diduga Jadi Target Berikutnya, Mas Den Akui Hidup dalam Ketakutan setelah Kehilangan Keluarga!
3 jam yang lalu
Bongkar: Tidur Sambil...
Bongkar: Tidur Sambil Duduk? Dandy Panjawi Bongkar Kebiasaan Unik yang Bikin Azia Riza Melongo!
3 jam yang lalu
Tak Mau Berhenti di...
Tak Mau Berhenti di Indonesian Idol, Dandy Panjawi Siap Sikat Casting Film hingga Rilis Mini Album?!
3 jam yang lalu
Strategi Menyiapkan...
Strategi Menyiapkan Generasi Emas Indonesia, Dimulai dari Tumbuh Kembang Anak
4 jam yang lalu
Penuh Plot Twist! Simak...
Penuh Plot Twist! Simak Sinopsis Love Beyond Memory, Microdrama Seru di V+Short
4 jam yang lalu
Infografis
Cara Diet dengan Jeruk...
Cara Diet dengan Jeruk Nipis agar Cepat Turunkan Berat Badan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved