Behel Transparan Bikin Gigi Rapi tanpa Rasa Sakit

Jum'at, 01 November 2019 - 11:35 WIB
Behel Transparan Bikin...
Behel Transparan Bikin Gigi Rapi tanpa Rasa Sakit
A A A
Behel transparan yang kini tengah marak, dipandang sebagai solusi mendapatkan gigi yang rapi minus rasa sakit dan diklaim lebih terjangkau. Namun ada beberapa hal yang harus perhatikan, apa saja? Sebelumnya pemasangan behel atau kawat gigi identik dengan rasa sakit pada rongga mulut belum lagi kesulitan makan akibat rasa sakit yang diderita.

Individu juga harus bolak balik ke dokter gigi untuk kontrol atau mengganti karet behel. Waktu pemakaian kawat gigi juga relatif panjang. Seiring berkembangnya teknologi, proses perawatan untuk meratakan gigi kini menjadi lebih mudah dan minus rasa sakit.

Yakni dengan menggunakan invisible braces atau behel transparan yang dikenal dengan nama Invisalign. Tidak seperti kawat gigi, Invisalign terbuat dari plastik khusus sehingga ketika digunakan hampir tak terlihat. Behel trasnparan yang juga dikenal dengan sebutan aligners ini juga mudah dilepas, check up cukup dua bulan sekali, dan lebih bisa diprediksi kapan gigi akan rapi.

Pasien nantinya akan diminta untuk mengganti plastik beningnya seminggu sekali sesuai dengan jumlah plastik yang diberikan. "Jadi untuk kasus ringan bisa butuh kurang dari 20 plastik. Tapi kasus berat bisa sampai 60 plastik. Jadi memang tergantung kompleksitasnya,” ujar Spesialis ortodonsia RS Pondok Indah drg. Irwin.

Sayangnya, biaya pemasangan Invisalign cukup tinggi yaitu sekitar 5000 USD atau sekitar Rp 70.3 juta. Namun jangan kecil hati dulu, sebab beberapa perusahaan startup penyedia behel transparan menawarkan produknya dengan harga yang lebih terjangkau. Seperti Zenyum misalnya.

Berbagai inovasi teknologi yang dihadirkan perusahaan ini mencakup intraoral scanner yang digunakan untuk mendokumentasikan struktur gigi secara 3D serta mesin cetak 3D yang digunakan dalam pembuatan invisible braces dengan bentuk dan fungsi yang lebih baik dibandingkan kawat gigi biasa.

Yang menarik, guna memfasilitasi pelanggan untuk berkonsultasi dengan mitra dokter giginya, perusahaan ini menciptakan aplikasi tersendiri. “Aplikasi Zenyum turut menyediakan pengingat untuk jadwal penggantian aligner serta melacak perkembangan sejak awal hingga akhir penggunaan invisible braces Zenyum,” kata Niclas Hildebrand, Chief of Staff Zenyum.

Tidak mau kalah, brand penyedia aligners lainnya adalah Rata.id. Di website resminya tertulis: ”Ratakan gigi tanpa kawat gigi, transpran, terprogram, 80% lebih terjangkau dibanding kawat gigi”. Brand ini bahkan mengendorse selebriti papan atas seperti Raline Shah, Nagita Slavina, dan Farah Quinn lengkap dengan testimoni yang diberikan sebagai hasil dari pemakaian.

Tidak Semua Kasus Bisa Ditangani

Menurut pandangan Drg. Adianti, MDSc.,Sp.Ort., behel transparan memang dapat menjadi opsi untuk pasien yang ingin melakukan perawatan ortodonti. Meski begitu, ia mengingatkan bahwa untuk beberapa merek behel transpran ada keterbatasan kasus yang dapat dikerjakan.

“Misalnya kalau kasus gigi berjejal yang parah, tidak selalu bisa diselesaikan dengan behel transparan. Atas kasus yang memerlukan alat tambahan untuk mengoreksi kebiasaan buruk yang menjadi penyebab maloklusi (gigi berantakan) tersebut. Kebiasaan buruk seperti pola penelanan yang salah perlu alat tambahan,” terang drg. Adianti.

Diakui Niclas, Zenyum hanya berfokus melakukan perawatan perataan gigi untuk kasus yang bersifat mild hingga moderate. Sehingga jika ada kasus di luar itu maka pihaknya tidak menyarankan untuk menggunakan Zenyum. “Tim dokter gigi kami akan menilai apakah pasien bisa memakai Zenyum lewat beberapa tahap yang dilakukan,” ujarnya.

Drg. Adianti menyarankan agar pasien mengetahui betul diagnosa dan rencana perawatan gigi yang akan dijalankan, sebelum memutuskan memakai behel transparan untuk perawatan gigi. Ia juga menekankan bahwa efektifitas dari behel transparan amat bergantung pada kerjasama pasien untuk rutin memakainya. “Jadi ikuti aturan yang diberikan, misalnya kalau mau makan dibuka nanti jangan lupa untuk dipakai lagi agar hasilnya bisa optimal,” pungkasnya.
(don)
Berita Terkait
Hydroxyapatite vs Fluoride,...
Hydroxyapatite vs Fluoride, Kandungan Alami yang Semakin Diandalkan untuk Kesehatan Gigi Anak
Menjaga Kesehatan Gigi...
Menjaga Kesehatan Gigi Sejak Dini
Transformasi Klinik...
Transformasi Klinik Gigi dengan Teknologi Digital dan Konsep Ramah Lingkungan
Hati-hati, Ini Dampak...
Hati-hati, Ini Dampak Buruk Mencabut Gigi Memakai Benang
SATU Hati, Wadah Ibu...
SATU Hati, Wadah Ibu Indonesia Agar Sadar Kesehatan Gigi dan Mulut
Cegah Masalah Gigi dan...
Cegah Masalah Gigi dan Mulut dengan Perlindungan Maksimal
Berita Terkini
Kim Ji Yeon dan Park...
Kim Ji Yeon dan Park Seo Ham Adu Akting dalam Drama Fantasi Romantis Baru: Dive Into You
4 menit yang lalu
Sinopsis The Fallen...
Sinopsis The Fallen Fighter Returns, Kisah Petinju yang Bangkit Setelah Dikhianati
29 menit yang lalu
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar, Baskara Putra Mengeluh Harga Alat Musik Naik
1 jam yang lalu
Sarwendah Hapus Sejumlah...
Sarwendah Hapus Sejumlah Brand dari Bio Instagram, Ada Apa?
2 jam yang lalu
Nina Zatulini dan Natasha...
Nina Zatulini dan Natasha Rizky Belajar Bahasa Inggris di Usia 30-an, Netizen Salut
4 jam yang lalu
Cinta Laura Dukung Kegiatan...
Cinta Laura Dukung Kegiatan CFD Jadi Ajang Gen Z dan Gen Alpha Bersosialisasi
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Pria...
10 Negara dengan Pria Tertampan di Dunia, Siap Bikin Jatuh Hati!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved