Satukan Anak Bangsa lewat Ekspedisi Alam Outdoor Education

Sabtu, 02 November 2019 - 01:30 WIB
Satukan Anak Bangsa...
Satukan Anak Bangsa lewat Ekspedisi Alam Outdoor Education
A A A
JAKARTA - Indonesia bisa disebut sebagai rumah besar buat keberagaman. Kenyataan tersebut didukung dengan data BPS (Badan Pusat Statistik) 2010 yang menyebutkan bahwa terdapat sekitar 1.340 suku bangsa di bumi nusantara. Keberagaman pun menjadi sebuah kekayaan bagi Indonesia.

Beranjak dari hal tersebut, Yayasan Helping Hands menggelar Ekspedisi Bhinneka bagi Bangsa yang bertujuan untuk menyatukan berbagai anak bangsa dari Aceh hingga Papua dengan beragam suku, agama hingga perbedaan kondisi fisik ke dalam sebuah kurikulum ekspedisi alam outdoor education. Kegiatan ini digelar di OBI Eco Campus, Jatiluhur, Purwakarta, pada 25 Oktober-1 November 2019.

Direktur Eksekutif Yayasan Helping Hands, Wendy Kusumowidagdo mengatakan, kegiatan ini sejatinya adalah program beasiswa pertukaran pelajar bagi 29 siswa-siswi setara SMU. Di dalamnya itu termasuk para pelajar dari Sekolah Luar Biasa, yang merupakan anak-anak berkebutuhan khusus.

Menurutnya, keistimewaan program ini terletak pada upayanya untuk mengintegrasikan secara penuh siswa-siswi dari beragam suku bangsa, etnis, agama, termasuk anak-anak difabel dan nondifabel. Mereka selama 8 hari penuh berkegiatan bersama, menghadapi dan menyelesaikan tantangan bersama apapun kondisinya.

"Misi besar kegiatan ini adalah agar para bibit penerus perjuangan bangsa ini mendapatkan pengalaman dan pembelajaran bersama melalui tantangan ekspedisi alam untuk mengembangkan karakter diri, kerjasama, dan toleransi di tengah tantangan, perbedaan dan keberagaman," ungkap Wendy saat konferensi pers di Grand Hyatt Hotel, Jakarta, Jumat (1/11).

Para peserta ekspedisi ini datang dari berbagai penjuru Tanah Air dengan didukung Bank BCA, GoWork, Yayasan Kasih Mulia, Freeport Indonesia, McDonald's, Outward Bound Indonesia dan Wardah. Menurut Wendy, para siswa penerima beasiswa diseleksi melalui Komite Seleksi yang dibentuk Yayasan Helping Hands.

Seleksi yang dilakukan itu mencakup pengumpulan surat-surat perizinan dari orang tua dan kepala sekolah, surat pernyataan komitmen terhadap program dan dampaknya. Kemudian, dilampirkan juga CV yang menunjukkan prestasi siswa, serta video blog (vlog) yang dibuat siswa.

"Kami juga berharap bahwa tiap siswa yang mengikuti program ini akan meyakini bahwa #DisabilitasBukanHalangan untuk maju dan bukan halangan untuk maju bersama," tutup Wendy.
(nug)
Berita Terkait
Sekolah Kesetaraan Gratis...
Sekolah Kesetaraan Gratis Beri Kemudahan Akses Pendidikan untuk Anak-anak
Ini Cara Mudah Memahami...
Ini Cara Mudah Memahami Minat dan Bakat Anak
Memasuki Era Normal...
Memasuki Era Normal Baru, Keselamatan Anak Harus Diutamakan
iKonic Indonesia Bantu...
iKonic Indonesia Bantu SOS Children’s Villages Lawan COVID-19
PAUD Bantu Stimulasi...
PAUD Bantu Stimulasi Tumbuh Kembang Anak Usia Dini
Menata Pendidikan Dasar
Menata Pendidikan Dasar
Berita Terkini
Nina Zatulini dan Natasha...
Nina Zatulini dan Natasha Rizky Belajar Bahasa Inggris di Usia 30-an, Netizen Salut
1 jam yang lalu
Cinta Laura Dukung Kegiatan...
Cinta Laura Dukung Kegiatan CFD Jadi Ajang Gen Z dan Gen Alpha Bersosialisasi
2 jam yang lalu
Stop Pakai Sarung Tangan...
Stop Pakai Sarung Tangan Plastik Saat Makan, Ini Bahayanya bagi Kesehatan!
3 jam yang lalu
Momen Middleton Bertemu...
Momen Middleton Bertemu Mantan Pacarnya di Pernikahan Peter Phillips
4 jam yang lalu
Peter Phillips Resmi...
Peter Phillips Resmi Menikah, Absennya Pangeran Harry Jadi Sorotan
4 jam yang lalu
Tak Hanya Cantik, Audisi...
Tak Hanya Cantik, Audisi Miss Indonesia 2026 Mencari Talenta Terbaik Mulai dari Manner Impressive hingga Smart Social
5 jam yang lalu
Infografis
10 Jurusan Favorit BUMN,...
10 Jurusan Favorit BUMN, Anak Muda Wajib Tahu!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved