Review Film Charlie's Angels

Rabu, 13 November 2019 - 13:30 WIB
Review Film Charlies...
Review Film Charlie's Angels
A A A
Film action dengan tokoh utama mata-mata wanita senantiasa menarik untuk disimak. Apalagi, jika film itu merupakan reboot atau remake dari franchise yang sudah terkenal di era sebelumnya. Salah satunya adalah Charlie’s Angels. Kondang lewat serial di televisi pada era 70an—80an, serial ini sempat naik ke layar lebar. Kini, di era milenial, Charlie’s Angels kembali tampil di layar lebar dengan nuansa masa kini.

Charlie’s Angels adalah sebutan untuk para mata-mata yang bekerja untuk Townsend Agency, sebuah perusahaan yang menyediakan bantuan keamanan full kepada klien mereka. Di masa sekarang, perusahaan ini telah berekspansi, tidak hanya di Amerika Serikat, tapi sudah ke banyak negara. Di tiap negara, mereka punya perwakilan yang dipimpin seorang Bosley yang membawahi para mata-matanya.

Film Charlie’s Angels berkisah tentang Elena (Naomi Scott), seorang ilmuwan di berusaha Broks yang ingin mengungkapkan rahasia tentang alat listrik mandiri yang ternyata bisa diubah menjadi senjata pemusnah masal. Dia mengubungi Townsend Agency yang kemudian mengirimkan dua agen terbaik mereka, Jane Kano (Ella Balinska) dan Sabina Wilson (Kristen Stewart). Di tengah perjuangan mereka untuk melindungi Elena, Bosley mereka, Edgar (Djimon Hounsu), tewas. Dia kemudian digantikan Bosley lain, Susan (Elizabeth Banks).

Plot pun menebal. Usaha Elena mengambil purwarupa alat itu di kantornya ternyata keduluan. Bersama Jane, Sabina dan Bosley, dia pun memburu alat itu hingga ke Turki. Di sana, mereka melihat bahwa bos Elena, Peter Flemming, berusaha menjual benda itu kepada seorang penjahat, Jonny Smith, yang dikenal Jane dan Sabina.

Harus diakui, selama hampir 2 jam atau 119 menit, Charlie’s Angels memberikan hiburan dengan humor yang sedikit terasa aneh dan sebenarnya tidak terlalu istimewa. Lucu, ya lucu saja. Menghibur, ya menghibur saja, tidak ada elemen yang sangat wah di sini.

Elizabeth Banks yang tidak hanya menjadi pemain, tapi juga merangkap sebagai sutradara dan penulis film ini. Dia sepertinya berusaha keras membuat film ini menarik dan relatable dengan kondisi saat ini. Tak heran jika kemudian Charlie’s Angels ini terasa sekali woman empowerment-nya. Namun, ini tidak dibarengi dengan cerita yang kuat.

Tidak ada yang menonjol dalam alur cerita Charlie’s Angels versi terbaru ini. Rasanya ya biasa saja, nggak bagus, nggak jelek juga. Standar dan datar. Tidak ada letupan emosi di sana. Ya, mungkin karena film ini dibuat dengan balutan komedi, maka tidak ada yang benar-benar emosional dalam film ini. Twist yang ditawarkan pun tak terlalu memberikan elemen kejutan karena sudah bisa ditebak arahnya.

Namun, yang menarik dari film ini adalah adegan aksinya yang tanpa henti. Dari menit awal hingga akhir, Charlie’s Angels dipenuhi dengan adegan aksi-aksi seru yang ditampilkan para agen wanita mereka. Dari aksi kejar-kejaran, baku hantam tangan kosong, sampai bersenjata, ini adalah bagian paling menghibur dan menarik dari film ini. Para wanita ini bertarung dengan kemampuan mumpuni dan mereka tidak gampang menyerah. Namun, di sisi lain, mereka pun tetap bisa menampilkan sisi feminin dan sisi emosional mereka sebagai wanita. Di sisi lain, cameo-cameo yang ditampilkan pun akan mampu menggali nostalgia para penggemar Charlie’s Angels dari era sebelumnya.

Akting para bintangnya pun cukup solid. Sayang, buat saya, selama hampir 2 jam, layar seolah penuh dengan Kristen Stewart. Dibanding bintang lainnya, wajahnyalah yang terasa mendominasi layar film ini. Meskipun ya harus diakui, aktingnya cukup bagus.

Charlie’s Angels memberikan tontonan aksi nonstop yang seru serta menghibur selama hampir 2 jam dengan cerita yang datar dan juga cameo yang tidak akan Anda sangka. Film ini bakal membangkitkan kenangan pada masa-masa emas serial ini pada tahun 70an dan 80an.

Charlie’s Angels sudah bisa Anda saksikan di bioskop kesayangan Anda. Film ini berating 17 tahun ke atas yang artinya tidak layak ditonton anak di bawah umur. Bijaklah dalam memilih tontonan untuk anak dan keluarga Anda. Selamat menyaksikan!

(alv)
Berita Terkait
Perkuat Semangat Perdamaian...
Perkuat Semangat Perdamaian Generasi Muda, Ukrida Gelar Resensi Film Internasional
5 Contoh Teks Ulasan...
5 Contoh Teks Ulasan dari Film hingga Game, Mudah Dipelajari!
10 Rekomendasi Resensi...
10 Rekomendasi Resensi Novel untuk Membuka Dunia Literasi
The Bases of Our Insecurity
The Bases of Our Insecurity
Berani Sehat, Tak Perlu...
Berani Sehat, Tak Perlu Takut Kuman
Resensi Buku Lagi Probation:...
Resensi Buku Lagi Probation: Menikmati Susahnya Mencari Kerja
Berita Terkini
Indonesia Manufacturing...
Indonesia Manufacturing Symposium 2026, Membangun Sistem Enterprise
9 jam yang lalu
Album Baru Slank Republik...
Album Baru Slank Republik Fufu Fafa Resmi Meluncur, Sarat Kritik Sosial
9 jam yang lalu
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh dengan Keseruan: Menjelajahi Pesona Malaysia, Singapura & Thailand
10 jam yang lalu
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 62: Dipa Terus Memprovokasi Novan, Sementara Davina Merasakan Firasat Buruk
10 jam yang lalu
Shopee Campus Cup Diperpanjang!...
Shopee Campus Cup Diperpanjang! Waktunya All Out & Kumpulkan Poin untuk Bawa Kampus Kamu Jadi Juara!
11 jam yang lalu
Kini Merawat Kulit Jadi...
Kini Merawat Kulit Jadi Lebih Personal, Teknologi EXO3 Siap Manjakan Kulitmu dari Rumah
11 jam yang lalu
Infografis
Bintang Film Dirty Vote...
Bintang Film Dirty Vote Zainal Arifin Diteror Lewat DM Instagram
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved