Semakin Naik Kelas dan Ambyarkan Penggemar, Didi Kempot Bangga

Jum'at, 13 Desember 2019 - 15:00 WIB
Semakin Naik Kelas dan...
Semakin Naik Kelas dan Ambyarkan Penggemar, Didi Kempot Bangga
A A A
JAKARTA - Didi Kempot bukanlah nama baru di blantik musik Indonesia. Musikus asal Solo, Jawa Tengah, ini sudah malang melintang di dunia musik sejak memapaki kariernya sebagai penyanyi pada pertengahan 80an. Pria bernama asli Dionisius Prasetyo itu memulai langkahnya dengan menjadi pengamen jalanan.

Nasib baik mulai menyapanya ketika dia hijrah ke Jakarta pada era menjelang akhir 80an. Di ibu kota Indonesia itu, dia menjadi anggota Kelompok Pengamen Trotoar atau disingkat Kempot. Dari situlah, dia kemudian dikenal dengan nama Didi Kempot. Kepiawaiannya bermusik membuat Musica Studio’s meliriknya. Saat berada di bawah label besar itulah, Didi merilis single Cidro.

Lagu Cidro yang terinspirasi dari jalinan asmaranya yang gagal ini menyentuh begitu banyak orang. Tak heran jika sampai sekarang, Didi masih sering menyanyikan lagu itu ketika berada di atas panggung.

Perjalanan karier Didi terus menanjak pada era 90an. Dia mulai bisa tampil di luar negeri. Suriname hingga benua Eropa pun dia jelajahi. Pada 1996, dia bahkan rekaman di Rotterdam, Belanda. Di negara itulah, dia melahirkan lagu Layang Kangen. Pada 1998, Didi pulang ke Indonesia. Setahun kemudian, dia menggebrak blantika musik dengan merilis lagu Stasiun Balapan.

Nama Didi di genre musik campursari pun kian berkibar di era 2000an. Setiap lagu yang dia tulis dan rilis selalu mendapatkan sambutan luar biasa bagi para penikmat musik genre ini. Tiap kali tampil di panggung-panggung musik di daerah, penontonnya selalu menyemut. Mereka pun turut bernyanyi dan merasakan derita luar biasa dengan lagu-lagu patah hati yang menjadi ciri khasnya.

Kini, di era menjelang 2020, nama Didi pun kian meroket. Karya-karyanya kini tak hanya dinikmati mereka penyuka musik campursari dengan lagu yang berlirik bahasa Jawa. Generasi milenial masa kini pun mulai menyukai lagu-lagu Didi. Bahkan, mereka yang awalnya tidak paham bahasa Jawa, turut menyukai lagu-lagunya.

Ini membuat keberadaan Didi pun kian didambakan banyak orang. Didi kini tak lagi tampil di panggung biasa. Popularitasnya di kalangan milenial membuat Didi ‘naik kelas.’ Jika dulu tiket konsernya tergolong murah meriah, kini, tiket konsernya bisa mencapai jutaan rupiah.

Melihat itu semua, Didi pun sangat bersyukur. Pria yang berjuluk Lord Didi itu mengungkapkan apa yang terjadi pada dirinya saat ini, tidak hanya dirasakannya sendiri, tapi juga turut membuat bangga seniman tradisional seluruh Indonesia.

"Ya, ini kebangaan buat seniman tradisional seluruh Indonesia, ternyata kita di kasih kesempatan juga untuk bernyanyi di panggung semewah ini," kata Didi di Studio RCTI+, Kebon Jeruk, Jakarta, Kamis (12/12/2019).

Lebih lanjut, penyanyi 52 tahun itu merasa beruntung sebagai penyanyi campursari, dirinya tetap bisa eksis dan semakin digemari banyak orang. "Ya, kalau sementara ini kan saya tetap eksis di dalam apa yang saya tekuni. Jadi buat kami ini suatu keberuntungan atau memang ini harus dikisahkan ke saya pada saat itu," kata dia.

Sebagai seniman, Didi tetap berkarya tanpa melihat tren atau zaman saat ini. Dirinya tidak mau berdiam diri. Karena itu, berkat kerja kerasnya, saat ini pria yang dipanggil sebagai Godfather of Broken Heart itu menjadi perbincangan banyak orang hingga digemari penikmat musik berbagai usia, khususnya anak muda. Penggemar Didi kini menyebut diri mereka sebagai Sobat Ambyar.

"Bahwa seni tidak ada batas umur kalau kita berkarya terus, Insya Allah pasti bisa diterima," tutur pelantun Sewu Kutha ini.

Didi adalah salah satu penulis lagu paling aktif di Indonesia. Sepanjang kariernya, dia telah menulis ratusan lagu. Sebagian besar lagu-lagu itu bertema patah hati dan dikenal para penggemarnya. Selain Cidro, Sewu Kutha, Stasiun Balapan, Didi juga dikenal telah menelurkan hit seperti Sri Minggat, Jambu Alas, Suket Teki, Terminal Tirtonadi, Banyu Langit dan lain-lain. Penampilannya pun kini senantiasa dinantikan para Sobat Ambyar ini. Dan, Didi pun jarang mengecewakan mereka. Setiap kali tampil, dia selalu sukses meng-ambyar-kan para penggemarnya ini.
(alv)
Berita Terkait
Ratna Listy Sebut Didi...
Ratna Listy Sebut Didi Kempot sebagai Pahlawan Musik Indonesia
Petisi Minta Memorabilia...
Petisi Minta Memorabilia Didi Kempot Dibangun Beredar, Sudah Ditandatangani Puluhan Ribu Orang
Leprid Anugerahi Didi...
Leprid Anugerahi Didi Kempot Sebagai Maestro Pop Jawa dan Campursari
Grand Final The Next...
Grand Final The Next Didi Kempot Gtv Siap Lahirkan Ikon Baru Musik Pop Jawa
Jalan Karir Musik Didi...
Jalan Karir Musik Didi Kempot, The Godfather of Broken Heart
Didi Kempot, Sosok Fenomenal...
Didi Kempot, Sosok Fenomenal di Jagat Musik Tradisi Jawa
Berita Terkini
Konser BTS di Chili...
Konser BTS di Chili Terancam Batal, Ribuan ARMY Turun ke Jalan Gelar Aksi Protes
28 menit yang lalu
Kisah Winter Aespa Masuk...
Kisah Winter Aespa Masuk SM Entertainment, Gagal Audisi 3 Kali Baru Lolos
1 jam yang lalu
Sabrina Chairunnisa...
Sabrina Chairunnisa Mundur dari S3 UI, Pilih Lanjut Kuliah di New York
1 jam yang lalu
6 Pemakaman Artis Paling...
6 Pemakaman Artis Paling Mewah di Dunia, Ada yang Menghabiskan Rp16 Miliar
2 jam yang lalu
Brad Pitt dan Ines de...
Brad Pitt dan Ines de Ramon Makin Mesra, Foto Perdana Resmi Muncul di Instagram
3 jam yang lalu
Manohara Masih Doyan...
Manohara Masih Doyan Mi Instan tapi Tubuh Tetap Langsing, Ini Rahasianya!
3 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved