Pria Lebih Rentan Terhadap Kanker daripada Wanita, Ini Alasannya!

Selasa, 21 Januari 2020 - 18:03 WIB
Pria Lebih Rentan Terhadap...
Pria Lebih Rentan Terhadap Kanker daripada Wanita, Ini Alasannya!
A A A
NEW DELHI - Para peneliti telah mengidentifikasi mekanisme biologis utama yang menempatkan pria pada risiko kanker yang lebih tinggi daripada wanita.

Pada penelitian yang diterbitkan dalam Journal of National Cancer Institute, risiko kanker yang lebih tinggi terlihat pada pria bisa disebabkan oleh hilangnya fungsi pada gen tertentu dari kromosom Y yang menentukan jenis kelamin yang hanya ada pada pria.

Seperti dilansir The Indian Express, kromosom adalah struktur seperti benang yang melingkar yang mengandung bahan genetik dalam bentuk Deoxyribonucleic Acid (DNA) dan beberapa protein yang terlibat dalam pengaturan genom.

Sementara, embrio yang membawa dua kromosom X berkembang menjadi perempuan yang memiliki satu kromosom X dan Y berkembang menjadi laki-laki biologis.

Penelitian menggunakan data dari 9.000 orang, para peneliti, termasuk yang dari University of Adelaide di Australia mempelajari fungsi gen yang ada dalam kromosom Y pada pasien dengan berbagai jenis kanker.

Temuan ini mengungkapkan bahwa risiko untuk beberapa jenis kanker meningkat dengan hilangnya fungsi enam gen kromosom Y kunci dalam berbagai jenis sel.

"Studi terbaru menunjukkan bahwa hilangnya kromosom Y yang penting untuk diferensiasi jenis kelamin janin, terjadi dengan penuaan, dalam sel-sel beberapa pria," kata Juan Ramon Gonzalez, rekan penulis studi dari Barcelona Institute for Global Health ( ISGlobal) di Spanyol.

"Meskipun hilangnya kromosom Y sebelumnya dikaitkan dengan insiden kanker yang lebih tinggi, penyebab hubungan ini kurang dipahami," tambah Gonzalez.

Menurut para peneliti, gen kromosom Y berperan dalam regulasi replikasi sel, kegagalan yang dapat menyebabkan perkembangan tumor.

“Menariknya, gen-gen ini dicocokkan dengan salinan serupa pada kromosom X. Jika, seperti yang diperlihatkan, salinan kromosom X juga bermutasi dalam sel yang sama, perlindungan terhadap kanker yang disediakan oleh gen-gen ini dapat hilang sepenuhnya,” jelas Alejandro Cáceres, pemimpin penulis penelitian ini.

Gonzalez mengatakan bahwa pria, selain menghadapi risiko kanker yang lebih tinggi, juga menghadapi prognosis yang lebih buruk dibandingkan dengan wanita. "Faktanya, perbedaan-perbedaan ini sebagian menjelaskan harapan hidup pria yang lebih rendah," terang dia.

Para peneliti percaya bahwa mengidentifikasi faktor-faktor yang membuat pria lebih rentan terhadap kanker memiliki potensi untuk mengurangi risiko pada populasi ini.

“Meskipun pria mungkin lebih terpapar dengan karsinogen karena jenis pekerjaan yang mereka lakukan dan berisiko lebih tinggi karena mereka cenderung berkonsultasi dengan dokter, penelitian kami telah menunjukkan bahwa ada juga faktor biologis yang meningkatkan risiko kanker di antara pria,” beber Caceres.

"Faktanya, tampaknya salah satu dari faktor-faktor ini dapat ditemukan dalam kromosom Y, esensi dari kejantanan," tambahnya.

Penekanan kromosom Y, kata para ilmuwan dapat terjadi sebagai akibat dari hilangnya fungsi dalam kromosom atau sebagai akibat dari mekanisme lain yang dimediasi oleh inaktivasi kimiawi dari daerah yang sama.

“Paparan lingkungan tertentu, misalnya untuk tembakau atau zat berbahaya lainnya dapat memengaruhi fungsi kromosom dan menyebabkan modifikasi epigenetik. Temuan kami membuka pintu untuk pengembangan metode deteksi yang ditargetkan dan terapi khusus untuk pria dengan kanker,” terang Gonzalez.
(tdy)
Berita Terkait
PERMINESIA Dorong Edukasi...
PERMINESIA Dorong Edukasi Kesehatan Tubuh dan Hormonal bagi Perempuan Menopause
Generali Health Cities...
Generali Health Cities di 17 Kota Demi Kesehatan Masyarakat
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Optimalisasi Kesehatan...
Optimalisasi Kesehatan Pencernaan Anak untuk Kesehatan Holistik
Vaksinasi Tenaga Kesehatan...
Vaksinasi Tenaga Kesehatan Lansia
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Indonesia Manufacturing...
Indonesia Manufacturing Symposium 2026, Membangun Sistem Enterprise
10 jam yang lalu
Album Baru Slank Republik...
Album Baru Slank Republik Fufu Fafa Resmi Meluncur, Sarat Kritik Sosial
11 jam yang lalu
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh dengan Keseruan: Menjelajahi Pesona Malaysia, Singapura & Thailand
12 jam yang lalu
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 62: Dipa Terus Memprovokasi Novan, Sementara Davina Merasakan Firasat Buruk
12 jam yang lalu
Shopee Campus Cup Diperpanjang!...
Shopee Campus Cup Diperpanjang! Waktunya All Out & Kumpulkan Poin untuk Bawa Kampus Kamu Jadi Juara!
13 jam yang lalu
Kini Merawat Kulit Jadi...
Kini Merawat Kulit Jadi Lebih Personal, Teknologi EXO3 Siap Manjakan Kulitmu dari Rumah
13 jam yang lalu
Infografis
Manfaat Madu untuk Kesehatan...
Manfaat Madu untuk Kesehatan Ini Bikin Tubuh Lebih Strong
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved