Keseruan Mengasah Critical Thinking Anak di Eye Level

Selasa, 11 Februari 2020 - 02:21 WIB
Keseruan Mengasah Critical...
Keseruan Mengasah Critical Thinking Anak di Eye Level
A A A
JAKARTA - Pendidikan merupakan salah satu aspek yang paling penting bagi orang tua untuk anak. Setiap orangtua pasti menginginkan pendidikan yang terbaik untuk buah hati tercinta dengan cara menempatkan anak di sekolah yang baik.

Akan tetapi, salah satu kelemahan dari sistem pendidikan selama ini adalah anak kurang dilatih dalam hal critical thinking atau berpikir kritis. Padahal salah satu yang perlu dikuasai generasi mendatang dalam menghadapi era industri 4.0 adalah critical thinking.

Demi menjawab kebutuhan orangtua mengenai pendidikan tambahan di luar sekolah serta mengajarkan anak mengenai critical thinking, Eye Level Indonesia hadir sebagai lembaga pendidikan nonformal yang memiliki keunggulan dengan adanya materi pembelajaran Critical Thinking Math. Hal ini membantu anak berpikir kritis dan mampu memecahkan masalah melalui latihan soal matematika. Critical thinking ini juga akan berguna bagi masa depan anak untuk memecahkan masalah dalam setiap persoalan.

"Eye Level berasal dari Korea Selatan dengan fokus materi pembelajaran matematika dan bahasa Inggris untuk anak usia 3-15 tahun. Eye Level menyesuaikan kemampuan si anak dengan level yang berbeda-beda dan memiliki tujuan agar anak tersebut memiliki fondasi dalam belajar sehingga dia akan menjadi seorang anak yang memiliki critical thinking, problem solving, dan lifelong learning," terang Marketing Executive Eye Level Indonesia, Aditiawarman dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (10/2).

Eye Level memiliki dua fokus dalam materi pembelajaran matematika, yakni Basic Thinking Math (bilangan, aritmatika, pengukuran, dan persamaan). Basic Thinking Math juga mengutamakan membantu anak memahami matematika secara umum seperti layaknya pelajaran matematika di sekolah. Lalu Critical Thinking Math (pola hubungan, geometri, pengukuran, pemecahan soal, dan penalaran) membantu penalaran pada otak kiri anak.

"Dengan adanya buku yang sistematis dan menarik, serta alat bantu belajar akan membuat anak semakin semangat dan senang belajar di Eye Level," ucap Aditiawarman dengan menambahkan bahwa saat ini Eye Level Indonesia memiliki lebih dari 120 learning center yang tersebar hampir di seluruh wilayah di Indonesia.
(nug)
Berita Terkait
Sekolah Kesetaraan Gratis...
Sekolah Kesetaraan Gratis Beri Kemudahan Akses Pendidikan untuk Anak-anak
Ini Cara Mudah Memahami...
Ini Cara Mudah Memahami Minat dan Bakat Anak
iKonic Indonesia Bantu...
iKonic Indonesia Bantu SOS Children’s Villages Lawan COVID-19
Memasuki Era Normal...
Memasuki Era Normal Baru, Keselamatan Anak Harus Diutamakan
PAUD Bantu Stimulasi...
PAUD Bantu Stimulasi Tumbuh Kembang Anak Usia Dini
Menata Pendidikan Dasar
Menata Pendidikan Dasar
Berita Terkini
Sinopsis Billionaire...
Sinopsis Billionaire Girl vs The Fake Lover, Streaming di Aplikasi V+Short
21 menit yang lalu
Pantai Pasir Putih,...
Pantai Pasir Putih, Junior Chef, dan Petualangan Alam Warnai Liburan Keluarga di HOMM Laguna Bintan
1 jam yang lalu
Ussy Sulistiawaty Bongkar...
Ussy Sulistiawaty Bongkar Kepribadian Asli Andhika Pratama: Pendiam Banget
1 jam yang lalu
ADOR Turunkan Gugatan...
ADOR Turunkan Gugatan terhadap Danielle dan Min Hee-jin dari Rp510 Miliar Jadi Rp390 Miliar
3 jam yang lalu
Wardatina Mawa Tuntut...
Wardatina Mawa Tuntut Nafkah Anak Rp25 Juta, Bukan Rp500 Ribu
3 jam yang lalu
Mengenal HYROX, Olahraga...
Mengenal HYROX, Olahraga yang Disebut Mulai Geser Padel di Indonesia
4 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved