Penting Jaga Kuku Tetap Pendek Selama Pandemi COVID-19

Senin, 06 April 2020 - 20:40 WIB
Penting Jaga Kuku Tetap...
Penting Jaga Kuku Tetap Pendek Selama Pandemi COVID-19
A A A
JAKARTA - Belakangan ini kesadaran masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan, khususnya tangan, kian meningkat. Sebab, diketahui bahwa membersihkan tangan dengan sabun dan air atau hand sanitizer merupakan langkah paling penting untuk mencegah infeksi kuman, bakteri, dan virus. Tapi, bagaimana dengan kuku?

Dilansir dari laman Times Now News, kuku dapat menampung kotoran dan kuman yang menyebabkan penyebaran infeksi. Bahkan, kalangan medis telah memperingatkan bahwa memiliki kuku yang panjang bisa menjadi salah satu cara tercepat penyebaran virus corona baru yang menyebabkan pandemi COVID-19.

Seorang pekerja kesehatan di Australia mengungkapkan alasan mengapa menjaga kuku tetap pendek adalah salah satu praktik terbaik selama pandemi COVID-19. Perawat tersebut juga menunjukkan beberapa cara sederhana untuk mengetahui apakah kuku Anda cukup pendek.

Cara untuk mengetahui kuku Anda termasuk panjang atau pendek, kata si perawat, adalah dengan menekan ujung jari ke kulit. Jika Anda tidak merasakan daging jari kecuali kuku, maka kuku sudah terlalu panjang dan perlu dipotong.

"Di antara semua instruksi mencuci tangan selama 20 detik, saya belum pernah melihat ada yang menekankan cara mencuci tangan secara benar untuk kuku yang panjang," tulis perawat itu.

Lebih lanjut perawat tersebut menambahkan, memiliki kuku yang panjang bisa sangat berbahaya jika Anda punya kebiasaan menggigit kuku. Hal ini dapat memindahkan virus ke dalam tubuh.

"Tolong, selama keadaan darurat global ini, jaga agar kuku Anda tetap pendek," tambahnya.

Menurut sebuah laporan di MailOnline, seorang ahli alergi dan penyakit menular mengatakan tentang bagaimana kebiasaan buruk menggigit kuku dapat secara serius meningkatkan risiko tertular COVID-19.

"Bakteri, virus, kotoran, dan puing-puing dapat terkumpul di bawah kuku, kemudian ditransfer ke mulut jika Anda menggigit kuku tersebut," kata Purvi Parikh, spesialis penyakit menular di Langone Medical Center, Universitas New York.

CDC pun menyarankan untuk selalu menjaga kuku kita tetap pendek, serta bagian bawah kuku harus sering dibersihkan dengan sabun dan air. Tidak memperhatikan kuku juga dapat berkontribusi pada penyebaran infeksi jamur kuku.
(tsa)
Berita Terkait
PERMINESIA Dorong Edukasi...
PERMINESIA Dorong Edukasi Kesehatan Tubuh dan Hormonal bagi Perempuan Menopause
Generali Health Cities...
Generali Health Cities di 17 Kota Demi Kesehatan Masyarakat
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Optimalisasi Kesehatan...
Optimalisasi Kesehatan Pencernaan Anak untuk Kesehatan Holistik
Vaksinasi Tenaga Kesehatan...
Vaksinasi Tenaga Kesehatan Lansia
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Bukan Keriput, Ini Tanda...
Bukan Keriput, Ini Tanda Penuaan Wajah yang Mulai Muncul di Usia 35 Tahun
1 jam yang lalu
Dokter Ungkap Bahaya...
Dokter Ungkap Bahaya Gula Berlebihan pada Anak, Bisa Turunkan Kecerdasan
1 jam yang lalu
Dokter Ungkap Cara Lepas...
Dokter Ungkap Cara Lepas dari Obat Darah Tinggi, Begini Caranya!
12 jam yang lalu
Film Menjadi Medium...
Film Menjadi Medium Inklusi, Empati, dan Ruang Kolaborasi bagi Anak Muda Indonesia
13 jam yang lalu
Tak Suka Film Horor,...
Tak Suka Film Horor, Rano Karno Nonton 'Ghost in the Cell' karena Dibujuk Istri
14 jam yang lalu
Kim Ji Yeon dan Park...
Kim Ji Yeon dan Park Seo Ham Adu Akting dalam Drama Fantasi Romantis Baru: Dive Into You
15 jam yang lalu
Infografis
Waspada, Kasus COVID-19...
Waspada, Kasus COVID-19 Meningkat 2 Kali Lipat di Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved