Payudara Besar Lebih Rentan Kanker

Rabu, 12 November 2014 - 14:26 WIB
Payudara Besar Lebih...
Payudara Besar Lebih Rentan Kanker
A A A
BANDUNG - Bukan hanya perempuan, laki-laki juga rupanya berpotensi kanker payudara. Tahun lalu saja, Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung mencatat, ada empat laki-laki terkena penyakit mematikan itu.

"Ukuran payudara sangat berpengaruh. Semakin besar payudara, semakin banyak bagian yang akan ditumbuhi kanker payudara," kata dokter di RSHS, dr. Maman Abdurahman SpB, kepada Sindonews, Rabu (12/11/2014).

Sementara itu, faktor utama terjangkitnya kanker di kalangan kaum hawa, bisa diindikasi beberapa faktor. Di antaranya faktor genetik, mengkonsumsi alkohol, rokok, stres, terlalu banyak mengkonsumsi junk food.

"Untuk faktor genetik, keturunan dari ibu yang memiliki penyakit kanker berpotensi dua kali lipat. Dari kondisi yang dialami pasien yang datang ke sini (RSHS) kebanyakan tidak diketahui," paparnya.

Saat ini, perbandingan pengidap kanker payudara 1 banding 12. Singkatnya, siapa saja bisa terkena kanker payudara. Hal ini diperparah dengan kurangnya pengetahuan masyarakat tentang penyebab awal kanker payudara.

"Dalam gejalanya, kanker payudara tidak menimbulkan rasa sakit. Tim medis baru menemui kanker payudara saat pasien sudah berada di stadium tiga sampai empat. Dalam kondisi tersebut biasanya kanker sudah menyebar pada paru paru, tulang, atau otak," urainya.

Padahal, lanjut Maman, kanker payudara berpeluang disembuhkan jika kondisi tumor masih kecil. Karenanya Maman menyarankan, agar para perempuan memeriksa kondisinya sendiri.

"Melalui pemeriksaan payudara sendiri, bila ada benjolan berukuran satu sentimeter di sekitaran payudara, harus diperiksa melalui mamografi. Namun, bila ada benjolan ganas, biasanya tidak dapat digeser, ini arus segera ditangani serius," ucapnya.

Tetapi Maman menguraikan, penanganan pasien kanker payudara akan diperiksa dan ditangani sesuai kondisi pasien. Sebab, ada yang perlu dibedah, diberikan obat, kemoterapi, radiologi, hurmonial terapi, dan biologi terapi.

"Untuk memografi hanya diperuntukan untuk perempuan di usia 40 tahun ke atas yang terindikasi kanker payudara. Bila kanker payudara kondisinya sudah menyebar diperlukan penanganan dari beberapa dokter ahli," tandasnya.

Sebagai informasi, selama tahun 2014 ini, RSHS Bandung sudah menangani sekitar 500 pasien perempuan pengidap kanker payudara.
(nfl)
Berita Terkait
5 Penyanyi Wanita Indonesia...
5 Penyanyi Wanita Indonesia Terkaya, Nomor 3 Sudah Go International
Professional Women’s...
Professional Women’s Week, Angkat Kiprah Wanita dalam Dunia Usaha dengan Predikat Multiperannya
Wanita Dituntut Multitasking,...
Wanita Dituntut Multitasking, Jelita Academy Jembatani Perempuan Gali Potensi Diri
7 Penyebab Terhalangnya...
7 Penyebab Terhalangnya Wanita Masuk Surga
4 Petinju Wanita Tangguh...
4 Petinju Wanita Tangguh yang Sudah Pensiun, Nomor 3 Terhebat Sepanjang Masa
Penguasa Gelar Tinju...
Penguasa Gelar Tinju Wanita Kelas Bulu Amanda Serrano Akan Kembali ke Pentas MMA
Berita Terkini
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama Fall Into Sweet Trap di V+Short, Nikah Kontrak Berujung Cinta
10 jam yang lalu
Di Tengah Popularitasnya,...
Di Tengah Popularitasnya, Arcelly Idol Ternyata Masih Bergantung pada Benda Ini
10 jam yang lalu
Polisi Tetapkan ART...
Polisi Tetapkan ART Angel Lelga sebagai Tersangka Kasus Dugaan Pencurian, Langsung Ditahan
11 jam yang lalu
Pecahkan Rekor, Ratusan...
Pecahkan Rekor, Ratusan Affiliator Lakukan Siaran Langsung Penjualan Bersama di Satu Lokasi
11 jam yang lalu
Apa Itu PCOS? Ini Gejala,...
Apa Itu PCOS? Ini Gejala, Penyebab, dan Dampaknya terhadap Kesuburan Wanita
12 jam yang lalu
Gebrakan Riswandi, Pemuda...
Gebrakan Riswandi, Pemuda Bulukumba yang Bantu UMKM Lokal Lewat Literasi Visual
12 jam yang lalu
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Momen Besar yang Guncang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved