Mahasiswa UNS Juarai Kompetisi Batik Taiwan Excellence

Kamis, 13 November 2014 - 20:45 WIB
Mahasiswa UNS Juarai...
Mahasiswa UNS Juarai Kompetisi Batik Taiwan Excellence
A A A
Sugeng Wijayanto, mahasiswa tingkat akhir jurusan Seni Rupa Murni, Fakultas Sastra dan Seni Rupa, Universitas Sebelas Maret (UNS), Surakarta, berhasil menyabet juara 1 Kompetisi Batik Taiwan Excellence.

Desain batik buatannya yang memadukan motif batik kawung dari Jawa, dengan motif batik Madura dan sentuhan batik Kalimantan berhasil memikat para dewan juri ajang kompetisi yang digelar Taiwan External Trade Development Council (TAITRA) yang merupakan lembaga di bawah Biro Perdagangan Luar Negeri (BOFT) Kementerian Ekonomi (MOEA) Taiwan. Dalam kompetisi ini, peserta dituntut untuk mendesain motif batik dengan campuran nilai-nilai Taiwan tanpa meninggalkan identitas batik sebagai budaya asli Indonesia. Karya peserta juga harus original dan mengedepankan kreativitas.

Inovasi Sugeng itu berhasil mengalahkan sekitar 100 orang peserta kompetisi yang digelar pada 27 Agustus—29 September ini. “Saya terinspirasi dari batik kawung. Orang yang memakai motif ini bisa menjadi manusia yang andal dan bernilai. Dulu, motif ini dipakai di kerajaan dan merupakan cerminan pemimpin yang andal,” papar Sugeng, Kamis (13/11/2014).

Sebagai pemenang, Sugeng berhak mendapatkan uang tunai sebesar Rp5 juta dan gadget dari HTC.

Batik menjadi tema pilihan kontes TAITRA tahun ini karena dianggap merupakan karya seni asli Indonesia. “Inilah kreativitas dan lihat apa yang kita dapatkan,” ujar Wayne Lee, manajer TAITRA di Jakarta.

Salah satu juri ajang tersebut, Nonita Respati, perancang busana dan pemilik Purana Batik, mengaku kaget dengan antusiasme peserta kompetisi ini. “Kami tidak menyangka pesertanya bisa banyak. Padahal, mereka harus menciptakan motif batik yang dikombinasikan dengan nilai-nilai TAITRA,” ujar dia.

Karya peserta harus original dan mengedepankan kreativitas. Nilai batik tidak boleh hilang meski harus dikombinasikan dengan nilai-nilai Taiwan.

Menurut Wayne, ajang kompetisi akan kembali digelar tahun depan, namun belum pasti apakah akan mengangkat batik lagi karena Indonesia kaya budaya dan seni yang harus dieksplorasi.

Rencananya, batik karya Sugeng ini akan menjadi seragam pegawai TAITRA Jakarta.
(alv)
Berita Terkait
Elemwe Terus Bina Warga...
Elemwe Terus Bina Warga Rusunawa Tambora Kembangkan Batik Betawi
Jaga Orisinalitas dan...
Jaga Orisinalitas dan Kualitas Batik Tulis Demi Generasi Mendatang
Desainer Surabaya Sukses...
Desainer Surabaya Sukses Bawa Kebaya Batik ke Panggung Fashion Internasional
Hari Batik Nasional...
Hari Batik Nasional 2024, InJourney Hospitality Bersama Iwan Tirta Private Collection Gelar Fashion Show Berbatik
Batik Kain Kami Rilis...
Batik Kain Kami Rilis Koleksi Draped Kimono
Inovasi Batik Concept...
Inovasi Batik Concept Hasilkan Koleksi Bernuansa Modern Jadi Daya Pikat Anak Muda
Berita Terkini
Indonesia Manufacturing...
Indonesia Manufacturing Symposium 2026, Membangun Sistem Enterprise
7 jam yang lalu
Album Baru Slank Republik...
Album Baru Slank Republik Fufu Fafa Resmi Meluncur, Sarat Kritik Sosial
8 jam yang lalu
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh dengan Keseruan: Menjelajahi Pesona Malaysia, Singapura & Thailand
9 jam yang lalu
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 62: Dipa Terus Memprovokasi Novan, Sementara Davina Merasakan Firasat Buruk
9 jam yang lalu
Shopee Campus Cup Diperpanjang!...
Shopee Campus Cup Diperpanjang! Waktunya All Out & Kumpulkan Poin untuk Bawa Kampus Kamu Jadi Juara!
10 jam yang lalu
Kini Merawat Kulit Jadi...
Kini Merawat Kulit Jadi Lebih Personal, Teknologi EXO3 Siap Manjakan Kulitmu dari Rumah
10 jam yang lalu
Infografis
3 Negara yang Teguh...
3 Negara yang Teguh Tak Akui Taiwan, Salah Satunya Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved