Menelusuri Jejak Penambang Batu Bara di Museum Ombilin

Kamis, 20 November 2014 - 06:52 WIB
Menelusuri Jejak Penambang...
Menelusuri Jejak Penambang Batu Bara di Museum Ombilin
A A A
SAWAHLUNTO - Indonesia kaya dengan wisata alamnya, tak akan pernah habis dikunjungi oleh para pelancong baik dari dalam dan luar negeri. Tak hanya wisata alam yang menawan, Indonesia juga mempunyai wisata museum yang bisa dinikmati oleh komunitasnya. Salah satu yang layak menjadi destinasi wisatawa Anda berikutnya adalah Museum Tambang Batu Bara Ombilin.

Museum Tambang Batu Bara Ombilin menjadi pelengkap rentetan museum yang dihadirkan Sawahlunto sebagai kota warisan tambang kolonial yang kini berwawasan wisata sejarah tambang. Museum ini baru saja diresmikan pada Juni 2014 dan diharapkan menjadi bagian penting tujuan wisata yang dapat disambangi di Sawahlunto.

Museum Tambang Batu Bara Ombilin menyimpan beragam koleksi dari aktivitas penambangan batubara sejak masa kolonial hingga masa kini. Ada peralatan tambang batubara, arsip, kostum penambang, kendaraan pengangkut batu bara, foto lama tempo dulu, audio visual, alat kerja penambang, hingga mesin pemilah batubara.Bangunannya sendiri merupakan salah satu gedung bersejarah karena sempatmenjadi rumah peristirahatan Mantan Presiden RI Soeharto. Gedungnya sendiri telah ada sejak 1891.

Berkunjung ke Museum Tambang Batu Bara, pengunjung bisa melihat jejak aktivitas kegiatan penambangan batubara di Sawahlunto sejak 1891. Sejak 1940 hingga 1970-an produksi batubara ombilin terus merosot dan penduduknya pun terus berkurang. Akan tetapi, kini Sawahlunto berupaya menghidupkan pariwisata dengan sisa-sisa warisan tambang batubara lewat hadirnya museum.

Pengunjung bisa meminta pemandu dari museum untuk memberikan kepada Anda penjelasan terkait sejarah menarik aktivitas penambangan batubara di Sawahlunto. Minta izin pula untuk dapat menyaksikan film singkat di ruangan khusus yang tersedia.

Untuk berkunjung ke Museum Tambang Batu Bara Ombilin tidaklah sulit, karena lokasinya berada di tengah-tengah Kota Sawahlunto. Persisnya berada di Jl. M. Yamin Pasar Remaja, berhadapan Taman Kota dan Gedung Ombilin. Anda cukup berjalan kaki untuk merangkai kunjungan museum di Sawahlunto.

Tak hanya sekedar wisata, menyambangi Sawahlunto wisatawan wajib menyempatkan diri untuk membeli oleh-oleh dan berbelanja kain silungkang di Jalan Lintas Sumatera ruas Sawahlunto-Solok.

Di sana berjejer butik, toko dan juga pabrik kain tenun khas silungkang. Salah satunya adalah Toko Tenun dan Songket Silungkang di Dusun Lubuk Nan Gadang Silungkang III, Kecamatan Silungkang, Kota Sawahlunto.
(nfl)
Berita Terkait
Kembangkan Motorik Anak,...
Kembangkan Motorik Anak, Instalasi UMA di Museum MACAN Diperkenalkan
Berada di Lereng Merapi,...
Berada di Lereng Merapi, Museum Ullen Sentalu Menyimpan Banyak Sejarah Mataram
MPR: Museum Harus Mampu...
MPR: Museum Harus Mampu Menjawab Tantangan Kebangsaan Saat Ini
Diperingati di Jogja,...
Diperingati di Jogja, Museum Bisa Mengubah Cara Berpikir dan Berperilaku
Tiga Museum Baru Diluncurkan,...
Tiga Museum Baru Diluncurkan, Pamerkan Koleksi Batik hingga Manusia Purba
Ketedral Notre Dome...
Ketedral Notre Dome Dibuka Lagi, Museum Louvre Paris Menyusul
Berita Terkini
Substitute Wife of the...
Substitute Wife of the Tycoon Tayang di V+Short, Microdrama China yang Penuh Intrik Keluarga
3 jam yang lalu
Chicco Jerikho dan Marsha...
Chicco Jerikho dan Marsha Aruan Ungkap Tantangan Beradu Akting di Sinetron Terlanjur Mencintaimu
3 jam yang lalu
Sinopsis, Pemain, dan...
Sinopsis, Pemain, dan Link Nonton Wedding Agreement di VISION+
4 jam yang lalu
Sinetron Terlanjur Mencintaimu...
Sinetron Terlanjur Mencintaimu Akan Warnai Layar Kaca Pemirsa RCTI, Berikut Sinopsisnya
4 jam yang lalu
AQUA Sukses Redakan...
AQUA Sukses Redakan Dahaga Penonton yang Seru-seruan Bareng Idola di Musiczone Sarinah
5 jam yang lalu
Liburan Praktis ke Korea...
Liburan Praktis ke Korea untuk Menjelajahi Destinasi Populer dan Autentik
5 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved