Film Soekarno dan Tabula Rasa Berjaya

Senin, 08 Desember 2014 - 12:31 WIB
Film Soekarno dan Tabula...
Film Soekarno dan Tabula Rasa Berjaya
A A A
FILM Soekarno dan Tabula Rasa berhasil mendominasi penghargaan di ajang Festival Film Indonesia 2014 yang berlangsung di Palembang Sport & Convention Center, Sabtu (6/12).

Masingmasing membawa pulang empat piala. Sementara Cahaya Dari Timur: Beta Maluku menjadi film terbaik di ajang tersebut. Menjadi kejutan untuk film Tabula Rasa bisa meraih empat penghargaan. Pasalnya, nominasi ajang penghargaan bagi insan perfilman Indonesia ini didominasi oleh film Soekarno yang bersaing ketat dengan film 3 Nafas Likas .

Film garapan Hanung Bramantyo ini berhasil meraih 13 nominasi, sementara film arahan Rako Prijanto menggenggam 10 nominasi. Film Soekarno harus puas dengan penghargaan yang diterimanya, yakni pemeran pendukung wanita terbaik: Tika Bravani, penata busana terbaik: Retno Ratih Damayanti, pengarah artistik terbaik: Allan Sebastian, dan penyunting gambar terbaik: Cessa David Lukmansyah dan Wawan I Wibowo.

Sementara Tabula Rasa berhasil mendapatkan penghargaan untuk sutradara terbaik: Adriyanto Dewo, pemeran utama wanita terbaik: Dewi Irawan, pemeran pendukung pria terbaik: Yayu Ungu, dan penulis skenario asli terbaik: Tumpal Tampubolom. Dewi Irawan yang menjadi pemeran utama wanita terbaik ini berhasil menyingkirkan Atiqah Hasiholan (3 Nafas Likas ), Revalina S Temat (Hijrah Cinta ), Maudy Koesnadi (Soekarno ), dan Prisia Nasution (Sokola Rimba).

Sementara Chicco Jericho berhasil meraih penghargaan pemeran utama pria terbaik untuk film Cahaya dari Timur. Dia mengalahkan Vino G Sebastian (3 Nafas Likas ), Abimana A (Haji Backpacker ), Herjunot Ali (Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck ), dan Ario Bayu (Soekarno ). Aktris senior yang menjadi ikon Festival Film Indonesia 2014 Christine Hakim melihat film yang masuk nominasi mempunyai kualitas yang bagus.

Tak heran, persaingan untuk memperebutkan penghargaan bergengsi bagi insan perfilman Indonesia ini begitu ketat. “Film-film yang masuk nominasi FFI tahun ini bagus-bagus, walaupun saya belum pernah melihat semua film. Kalau melihat dari kualitas sutradara dan ceritanya, saya kira pantas film tersebut mendapatkan nominasi dari berbagai macam kategori,” kata Christine.

Ajang penghargaan ini juga memberi penghargaan khusus, Lifetime Achievement kepada Slamet Raharjo.

Dwi Nur Ratnaningsih
(ars)
Berita Terkait
Ingin Punya Teman Berbagi...
Ingin Punya Teman Berbagi Cerita, Gabriel Prince Mulai Getol Cari Pasangan
Obrolan Seputar Selebriti...
Obrolan Seputar Selebriti GTV, Kehidupan Selebriti Indonesia Favoritmu Siap Di-Spill
Joe Sabia Penanya 73...
Joe Sabia Penanya 73 Questions Vogue Ternyata Aslinya Ganteng!
5 Selebriti Indonesia...
5 Selebriti Indonesia Anak Pengacara Terkenal, Ada Velove Vexia hingga Bams eks Samsons
8 Artis Korea Ini Pensiun...
8 Artis Korea Ini Pensiun dari Dunia Selebriti dan Pilih Hidup Normal
Bilqis Berhasil Raih...
Bilqis Berhasil Raih Piala Selebriti Kids Terobsesi
Berita Terkini
Sarwendah Minta Maaf...
Sarwendah Minta Maaf usai Video Kontroversial Viral, Akui Ucapannya Kurang Tepat
21 menit yang lalu
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Nana Mirdad hingga Maia Estianty Ikut Resah
56 menit yang lalu
Sinopsis Billionaire...
Sinopsis Billionaire Girl vs The Fake Lover, Streaming di Aplikasi V+Short
1 jam yang lalu
Pantai Pasir Putih,...
Pantai Pasir Putih, Junior Chef, dan Petualangan Alam Warnai Liburan Keluarga di HOMM Laguna Bintan
2 jam yang lalu
Ussy Sulistiawaty Bongkar...
Ussy Sulistiawaty Bongkar Kepribadian Asli Andhika Pratama: Pendiam Banget
2 jam yang lalu
ADOR Turunkan Gugatan...
ADOR Turunkan Gugatan terhadap Danielle dan Min Hee-jin dari Rp510 Miliar Jadi Rp390 Miliar
3 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved