Menikmati Embusan Angin Pengunungan di Siohonangan

Kamis, 08 Januari 2015 - 09:57 WIB
Menikmati Embusan Angin...
Menikmati Embusan Angin Pengunungan di Siohonangan
A A A
MEDAN - Sore menjelang magrib, matahari mulai tenggelam dibalik jejeran bukit di tepian Danau Toba. Suara kicau burung-burung yang beterbangan kembali ke sarang terdengar nyaring. Bersembunyi dibalik hempasan dedaunan jarum dari pohon pinus. Hembusan angin pun tidak luput menyapa setiap orang yang berdiri di ujung salah satu bukit bernama Siohonangan.

Tidak begitu banyak yang megetahui bukit milik keturunan marga Simatupang yang berada Huta Lumban Sitabunan, di Desa Siohonangan, Kecamatan Paranginan, Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara (Sumut) tersebut.

Namun, setiap orang yang berkunjung ke sana akan terkagum-kagum melihat hamparan danau disertai panorama gunung dan udara yang sejuk. Hempasan dedaunan pohon pinus biasanya menjadi salah satu tontonan warga yang datang untuk melihat kawasan Siohonangan. Melambai bagaikan manusia yang berdiri tegak menjaga setiap dinding bukit.

Perkampungan yang masih asri tersebut merupakan salah satu destinasi pariwisata Humbahas yang belum di promosikan. Namun berpeluang menarik kunjungan ke humbahas sebanyak-banyaknnya.

Karena di daerah perbukitan yang berada sekitar 1.500 meter di atas permukaan laut tersebut, pegunjung dapat melihat ilalang dan rerumputan pengunungan yang khas. Serta belum ada polesan tangan yang membuat kawasan tersebut tidak natural. Dengan kata lain, pengunjung akan menemukan perbukitan di kawasan Danau toba yang masih natural.

"Ini baru pertama kali kami datang dan berkunjung ke tempat ini. Kami tidak menyangka akan menemukan panorama alam sebagus ini di ujung Humbahas. Kami berharap ini semakin dibenahi,” ujar salah seorang pengunjung, Tio Vanny, 34 kepada Sindonews, beberapa waktu yang lalu.

Vanny mengatakan, bahwa objek wisata pengunungan bernama Siohonangan tersebut mampu memanjakan mata pengunjungnya dengan panorama alam yang cukup indah. Serta pengunjung juga dapat menemukan pesan baru tentang alam.

"Kita tidak pernah menyangka ada alam seindah ini. Yang kita tahu selama ini di Paranginan yang ada hanya Sipinsur. Namun setelah sampai di tempat ini kita pasti terkesima. Sebab saya sendiri putra Humbahas terkagum dengan panoramanya," ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh pengunjung lainnya, kedatangan sejumlah pengunjung ke Siohonangan diharapkan dapat menjadi pintu untuk memulai pembangunan saranan dan prasaran pariwsiata ke Siohonangan.

Keindahan Siohonangan merupakan keindahan yang tidak ada duanya di kawasan Danau Toba. Sehingga dapat menjadi peluang untuk pengembangan industri pariwsiata di kawasan Humbahas.

"Kalau wisata di Sumut tidak akan pernah lepas dari Danau toba. Namun tidak semua kawasan Danau Toba dapat dieksplorasi sebagai kawasan wisata. Karena sudah banyak juga kawasan tersebut dijadikan sebagai kawasan industri. Jadi kita berharap ini dikembangkan oleh pemerintah,” ujar lelaki bernama Hasiholan Marbun, 43 asal Pollung tersebut.

Yang paling utama yang harus dibenahi pemerintah menuju Siohonangan adalah akses jalan yang memadai. Selain itu, persinggahan para pengunjung agar dapat lebih lama menikmati kawasan Danau Toba Siohonangan.

"Selain berkontribusi untuk pemerintah, pasti akan berkontribusi untuk masyarakat. Karena itu kita berharap ini di kembangkan," katanya.

Salah satu warga di Siohonangan yang juga pemilik warung di kawasan perbukitan tersebut, Sahat Siburian mengatakan bahwa warga sangat terbuka untuk pengembangan pariwisata Siohonangan.

Namun harus dipahami bahwa kawasan tersebut adalah kawasan adat yang tidak bisa lepas dari keturunan marga-marga Simatupang. Sehingga, apabila dilakukan pengembangan wisata maka harus mengedepankan aspek adat tersebut.

"Saya kira semua mendukung karena objek wisata ini milik bersama, anugrah dari Tuhan, sang pencipta. Namun harus diketahui bahwa leluhur kami dari Simatupanglah yang menjadi pemilik kawasan ini jadi jika dilakukan pengembangan tidak boleh lepas dari keturunan Simatupang," ujarnya.
(nfl)
Berita Terkait
5 Destinasi Wisata Alam...
5 Destinasi Wisata Alam Berkonsep Wisata Berkelanjutan
10 Wisata Alam Terindah...
10 Wisata Alam Terindah di Sukabumi, Tak Perlu Jauh-jauh ke Bali
Kemenparekraf Dahulukan...
Kemenparekraf Dahulukan Wisata Alam Dibandingkan Wisata Kota
Ini 5 Destinasi Wisata...
Ini 5 Destinasi Wisata Alam Berkonsep Wisata Berkelanjutan
Wisata Bukit Betitang,...
Wisata Bukit Betitang, Surga Baru Pecinta Wisata Alam
Menakjubkan! 7 Wisata...
Menakjubkan! 7 Wisata Alam Indonesia Ini Mirip Grand Canyon, Tak Perlu Jauh-jauh ke Amerika
Berita Terkini
The Changcuters Bakal...
The Changcuters Bakal Naikkan Tarif Manggung Imbas Ekonomi Lesu?
1 jam yang lalu
Ratu Sofya Sambangi...
Ratu Sofya Sambangi Polda Metro Jaya, Ada Apa?
4 jam yang lalu
Maia Estianty Soroti...
Maia Estianty Soroti Dolar Tembus Rp18.000, Curhat soal Pajak
4 jam yang lalu
Begini Respons Ruben...
Begini Respons Ruben Onsu Usai Permintaan Maaf Sarwendah Viral
6 jam yang lalu
Richard Lee Resmi Dilimpahkan...
Richard Lee Resmi Dilimpahkan ke Kejati Banten, Tinggal Tunggu Jadwal Sidang Perdana
8 jam yang lalu
Indonesia Manufacturing...
Indonesia Manufacturing Symposium 2026, Membangun Sistem Enterprise
20 jam yang lalu
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved