Cara Sederhana Kurangi Konsumsi Garam

Selasa, 13 Januari 2015 - 06:04 WIB
Cara Sederhana Kurangi...
Cara Sederhana Kurangi Konsumsi Garam
A A A
BERHATI-hatilah bagi Anda yang suka makanan asin. Garam dapat menjadi sangat berbahaya bagi kesehatan Anda.

Berlebihan mengkonsumi garam dapat menyebabkan tekanan darah tinggi dan berujung seperti stroke. Bagi Anda yang memiliki darah tinggi, tidak disarankan untuk mengkonsumsi garam dalam jumlah banyak.

Karena, mengkonsumsi garam tinggi dalam jumlah waktu yang panjang dapat meningkatkan tekanan darah, yang dapat menyebabkan stroke. Tekanan darah tinggi juga dapat merusak ginjal, sehingga fungsi ginjal tidak berjalan dengan baik

Beberapa bahaya lainnya yang ditimbulkan dari garam adalah penyakit jantung koroner, kanker perut, osteoporosis, obesitas, batu ginjal, demensia vaskular dan asma. Nah berikut, cara sederhana kurangi konsumsi garam yang dilansir dari Boldsky.

1. Makan makanan segar
Makanlah makanan yang segar dan hindari makanan olahan atau makanan yang diawetkan. Selain mengandung garam, makanan olahan mengandung gula dan bahan pengawet yang berbahaya untuk kesehatan Anda. Makan makanan segar, dapat membantu Anda untuk menurunkan asupan garam.

2. Bijak memilih makanan
Makanan yang disimpan dalam kaleng umumnya telah diawetkan, dan bahan pengawet yang digunakan adalah garam. Memilih makanan sehat adalah salah satu cara bagaimana menurunkan asupan garam.

3. Tambahkan garam saat makan
Penting untuk memperhatikan waktu Anda saat menambahkan garam pada masakan. Faktanya, bila Anda menambahkan garam saat memasak, maka garam yang digunakan akan lebih banyak. Namun, jika Anda menambahkan garam saat hendak makan, maka Anda akan menggunakan secukupnya sesuai selera Anda.

4. Takar
Menakar garam yang akan ditambahkan pada masakan Anda, merupakan salah satu cara terbaik untuk mengurangi asupan garam. Anda dapat menggunakan garam secara bertahap untuk mengurangi asupan berlebih.

5. Panggang
Alangkah baiknya jika makanan Anda dipanggang. Karena dengan cara ini rasa manis sayur lebih bertahan dibanding ditumis atau direbus, dengan demikian Anda tidak perlu menambahkan garam kembali.
(nfl)
Berita Terkait
Meningkatkan Akses Layanan...
Meningkatkan Akses Layanan Konseling Keluarga Jakarta melalui Mobil SAPA
Langgar Protokol Kesehatan,...
Langgar Protokol Kesehatan, Angkutan Umum Akan Ditindak Tegas
Transportasi Umum Harus...
Transportasi Umum Harus Higienis dan Terapkan Protokol Kesehatan
Kuliah Umum UMJ Bahas...
Kuliah Umum UMJ Bahas Pentingnya Transformasi Sistem Kesehatan Nasional
Unpad Jadi Kampus Terbaik...
Unpad Jadi Kampus Terbaik Hasilkan Artikel Ilmiah Umum dan Kesehatan
Libur Panjang, DKI Perketat...
Libur Panjang, DKI Perketat Pengawasan Prokotol Kesehatan di Tempat Umum
Berita Terkini
ARMY Siap-Siap! Tiket...
ARMY Siap-Siap! Tiket Konser Comeback BTS di Jakarta Mulai Dijual Juni Ini
51 menit yang lalu
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama CEO Who Killed My Father di V+Short, Misi Jurnalis Bongkar Kejahatan CEO Berkuasa
1 jam yang lalu
Clara Shinta Resmi Laporkan...
Clara Shinta Resmi Laporkan Mantan Suami soal Dugaan Fitnah Titipan Uang Rp13 M
1 jam yang lalu
Bukan Hantu, Monster...
Bukan Hantu, 'Monster Pabrik Rambut' Sajikan Horor dari Dunia Kerja yang Melelahkan
1 jam yang lalu
Erin Wartia Ungkap Alasan...
Erin Wartia Ungkap Alasan Ganti Sunan Kalijaga, Kecewa Kasusnya Dialihkan
2 jam yang lalu
Usai Tinggalkan NCT,...
Usai Tinggalkan NCT, Mark Resmi Dirikan Perusahaan Kreatif Upper Room
3 jam yang lalu
Infografis
Waswas Perang Dunia...
Waswas Perang Dunia III, Ini Cara Bertahan dari Serangan Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved