Stres Dapat Meningkatkan Berat Badan

Rabu, 21 Januari 2015 - 08:28 WIB
Stres Dapat Meningkatkan...
Stres Dapat Meningkatkan Berat Badan
A A A
TAHUKAH Anda bahwa stres dapat berpengaruh besar terhadap berat badan? Ketika menghadapi sesuatu hal yang berat, kita cenderung memikirkannya dalam-dalam, sehingga membuat stres.

Ketika stres menyerang, produksi adrenalin pada tubuh Anda akan meningkat. Adrenalin itulah yang menyebabkan sel-sel lemak diseluruh tubuh menyemprotkan cadangan asam lemaknya ke dalam aliran darah untuk kemudian digunakan sebagai energi.

Saat Anda sedang berusaha keras mencapai sebuah deadline misalnya, pada saat itu pula kelenjar adrenal Anda memproduksi hormon lain lagi untuk menangani semuanya dengan melepaskan lemak yang baru.

Hormon ini disebut dengan kortisol atau lebih dikenal dengan hormon lemak perut. Ketika stres melanda, maka adrenalin mengantar lemak dari seluruh tubuh kemudian kortisol mengambil bagian yang tak terpakai dan menyimpannya di sekitar perut.

Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk dapat mengelola stress yang menimpa diri Anda. Seperti yang dikutip dari Menshealth, berikut adalah beberapa cara untuk mengelola stress yang dapat menjauhkan Anda dari risiko yang berkaitan dengan berat badan, kesehatan, dan kualitas hidup Anda di masa yang akan datang.

1. Jangan tidur terlalu larut
Salah satu penelitian dari University of Chicago menunjukkan bahwa orang yang tidur hanya 4 jam memiliki kadar kortisol 37 persen lebih tinggi jika dibanding dengan yang mendapat waktu tidur penuh selama 8 jam. Para spesialis tidur pun menyarankan agar Anda berusaha untuk tidur dengan durasi normal yakni selama 8 jam setiap malam.

2. Ambil kendali dan berusaha lebih terorganisir
Dengan memiliki kendali dan mencoba untuk lebih terorganisir terhadap hal yang dapat memicu stress Anda tentu akan sangat membantu. Cobalah untuk menulis agenda dan mengerjakan tugas kantor beberapa waktu sebelum deadline. Dengan begitu, stetidaknya dapat membantu Anda mengingat dan menyelesaikan seluruh keperluan Anda dengan suasana yang lebih tenang dan lebih baik.

3. Lebih spiritual
Seorang filsuf dari Perancis, Simone Weil pernah mengatakan bahwa setiap perhatian penuh adalah doa. Oleh karena itu, agar tidak tersandung dalam menjalani aktifitas, sisihkanlah waktu sebentar setiap harinya untuk memberi perhatian penuh dengan berdoa dan instrospeksi diri, apa yang menjadi penyebab sebenarnya, sehingga kita dapat memperoleh ketenangan.
(nfl)
Berita Terkait
5 Cara Meningkatkan...
5 Cara Meningkatkan Kesehatan Mental, Salah Satunya Berbagi dengan Orang Lain
13 Tanda Seseorang Miliki...
13 Tanda Seseorang Miliki Masalah Kesehatan Mental
ESQ Ajak Siswa Peduli...
ESQ Ajak Siswa Peduli Kesehatan Mental, Salah Satunya Jadi Pendengar yang Baik
Jakarta Childrens Growth...
Jakarta Children's Growth Center dan Jakarta Adult Psychology Center One Stop Solution Kesehatan Mental
Jaga Kesehatan Mental...
Jaga Kesehatan Mental dengan Cerdik, Begini Caranya
Optimalkan Kesejahteraan...
Optimalkan Kesejahteraan Fisik dan Mental Anak di Usia Dini
Berita Terkini
Usai Tinggalkan NCT,...
Usai Tinggalkan NCT, Mark Resmi Dirikan Perusahaan Kreatif Upper Room
24 menit yang lalu
Rekomendasi Microdrama...
Rekomendasi Microdrama V+Short Bertema Perselingkuhan, Konfliknya Bikin Emosi!
49 menit yang lalu
Art & Bali 2026 Hadirkan...
Art & Bali 2026 Hadirkan Seniman Dunia, Nuanu Tanam 1.000 Pohon
1 jam yang lalu
Aturan Baru BPJS Kesehatan...
Aturan Baru BPJS Kesehatan per 1 Juni 2026, Kontrol Harus Sesuai Tanggal Surat
1 jam yang lalu
Pengadilan Tolak Seluruh...
Pengadilan Tolak Seluruh Gugatan Nikita Mirzani, Reza Gladys Menang Telak
2 jam yang lalu
Konflik Ruben Onsu dan...
Konflik Ruben Onsu dan Sarwendah Melebar, Produser Cherrybelle Ikut Buka Suara
2 jam yang lalu
Infografis
5 Badan Intelijen Terbaik...
5 Badan Intelijen Terbaik pada 2025, Nomor 2 Paling Kejam dan Kontroversial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved