Anak Baik Dunia Musik

Minggu, 01 Februari 2015 - 10:45 WIB
Anak Baik Dunia Musik
Anak Baik Dunia Musik
A A A
EDS heeran dan Taylor Swift berhasil mematahkan anggapan bahwa menjadi anak baik tidak akan berhasil di dunia musik. Saat ini mereka menjadi musisi yang paling bersinar dan beruntung.

Jadi anak baik di dunia musik memang susah dan banyak musuhnya. Ed Sheeran misalnya. Dia tidak pernah sekalipun memiliki masalah dengan pentolan Oasis, Noel Galagher. Hanya, beberapa waktu lalu pencipta lagu Wonderwalltersebut mengkritik habis penyanyi kelahiran 17 Februari 1991 tersebut.

“Saya tidak bisa percaya saya tinggal di sebuah kota di mana penyanyi pop polesan mengadakan konser,” keluh Noel. Alih-alih marah, Ed Sheeran justru langsung mengirimkan pesan pendek ke Noel secepatnya. Dia malah menawarkan tiket kepada Noel Galagher untuk hadir di konsernya. Rupanya upaya Ed Sheeran menyentuh hati Noel Galagher yang terkenal keras tersebut.

Tawaran tersebut pun diterima. “Dasar anak baik, saya tidak mau, tapi anak saya pasti sangat mau,” jawab Noel Galagher lewat pesan pendek. Bukan sekali itu Ed Sheeran berlaku baik menjawab kritikan. Noel Galagher bukanlah orang pertama berlidah tajam kepada dirinya. Sebelumnya jurnalis berpengaruh asal Inggris pernah menulis lewat Twitterbahwa dia akan melempar anaknya ke kanal.

“Jika mereka bilang ke saya kalau mereka menyukai Ed Sheeran,” tulisnya. Seperti kepada Noel Galagher, Ed Sheeran pun melakukan cara yang hampir sama. Dia mengirimkan beberapa gambar dengan tema kasih sayang buat Caitlin Moran. Dia juga mengirimkan beberapa makanan dan minuman buat wartawan The Timestersebut. Menjadi anak baik memang jadi dilema di dunia musik.

Tanya saja Taylor Swift yang punya banyak musuh karena dianggap terlalu sopan dan baik untuk ukuran penyanyi perempuan. Padahal, anak baik di dunia musik menyimpan potensi yang sangat besar. Bahkan, bisa dibilang cara yang tepat untuk sukses di dunia musik. Eric Clarke Professor bidang musik dari Oxford University mengatakan citra anak baik hingga the boy next doorjustru membuat Ed Sheeran menjadi figur yang tidak tersentuh.

Dia seperti anak-anak muda kebanyakan yang tumbuh dengan natural. “Dia memang tidak tampan, tapi dia sangat sempurna untuk ukuran anak baikbaik. Lagu-lagunya pun sangat merefleksikan kehidupan. Contohnya Thinking Out Loudyang menceritakan hubungan cinta dan perjalanan usia,” ujar Eric Clarke. Dalam buku Faking It: The Quest for Authenticity in Popular Music, ada tiga jenis autentisitas yang biasa dilakukan para musisi.

Pertama, cultural authenticity, yakni musisi menunjukkan segala tingkah lakunya sesuai dengan kebudayaan yang dia miliki. Kedua, personal authenticityatau menjadi diri sendiri dan ketiga representational authenticity,di sini musisi cenderung menjadi orang lain menyesuaikan dengan musik yang dia buat. Menurut penulis buku tersebut, Hugh Barker, personal authenticitydan cultural authenticitymenjadi autentisitas yang usang di dunia musik saat ini.

Dengan mengglobalnya pasar musik, para musisi seakan dituntut tampil berbeda dari dirinya. “Akibatnya autentisitas pribadi seakan jadi hal yang mahal saat ini. Padahal, autentisitas pribadi justru membuat masyarakat tidak merasa asing dengan musisi tersebut,” ujarnya. Jadi, anak-anak baik menurut Hugh Barker tetap merupakan salah satu bagian dari sukses.

Menurut dia, hal tersebut juga harus didukung oleh bakat dan kemampuan bisnis yang baik. Inilah mengapa Ed Sheeran dan Taylor Swift merupakan musisi yang paling banyak meraih keuntungan saat ini. Meskipun ada juga yang menganggap bahwa citra anak baik-baik tersebut merupakan bagian dari representational authenticityyang mereka buat, Ed Sheeran dan Taylor Swift membantahnya dengan cara bersikap jujur pada diri sendiri.

Mereka terus berada di atas karena memiliki kemampuan membuat lagu yang menarik. Album “X” Ed Sheeran merupakan album solo pria terlaris 2014. Album tersebut di tingkat global terjual 1,7 juta keping. Bahkan, diunduh lewat internet sebanyak 430 juta kali. Inilah mengapa menjadi anak baik memang tidak rugi, seperti ungkapan nice guy finish last.

Wahyu sibarani
(bbg)
Berita Terkait
Pengelolaan Royalti...
Pengelolaan Royalti Hak Cipta Lagu dan Musik Belum Maksimal
Suaraga 2026 Hadir di...
Suaraga 2026 Hadir di Solo, Padukan Musik, Wellness, dan Budaya dalam Satu Festival
Mahalini Sukses Kuras...
Mahalini Sukses Kuras Emosi Penonton Titik Kumpul Festival Dengan Lagu-Lagu Galau
MNC Peduli Berikan Pelatihan...
MNC Peduli Berikan Pelatihan Musik untuk Siswa Sekolah Alam Tunas Mulia
Aksi Panggung Barasuara...
Aksi Panggung Barasuara Hibur Pengunjung M Bloc Space
Rayakan 28 Tahun Berkarya,...
Rayakan 28 Tahun Berkarya, Jikustik Gelar Roadshow 28 Kota
Berita Terkini
Amanda Manopo Resmi...
Amanda Manopo Resmi Laporkan Pencemaran Nama Baik Demi Sang Buah Hati
4 jam yang lalu
Benarkah Fruktosa dalam...
Benarkah Fruktosa dalam Buah Bisa Memicu Asam Urat? Ini Penjelasan Guru Besar IPB
6 jam yang lalu
Raffi Ahmad Donasi Rp250...
Raffi Ahmad Donasi Rp250 Juta untuk Wanita Korban Penyiksaan Taufik Hidayat
7 jam yang lalu
Davina Karamoy Curi...
Davina Karamoy Curi Perhatian saat Nonton Ardhito Pramono Manggung di Musiczone Okezone
10 jam yang lalu
Gandeng Fuji, Bella...
Gandeng Fuji, Bella Shofie Ajak Emak-Emak Melek Digital dan Mandiri Secara Finansial
19 jam yang lalu
Sukses Lewat Cerita...
Sukses Lewat 'Cerita Lila', SHOW Bersiap Dukung Deretan Film Indonesia Go International
21 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved