Berkebun Tanpa Lahan

Selasa, 03 Maret 2015 - 11:28 WIB
Berkebun Tanpa Lahan
Berkebun Tanpa Lahan
A A A
Berkebun di iGrow tidak harus memiliki lahan. Tidak pula perlu memiliki kemampuan menanam. Cukup ”berinvestasi” di startup tersebut, maka akan ada petani yang menanam dan merawat tanaman Anda.

”TUJUAN iGrow adalah mengajak siapa saja melakukan misi penghijauan massal yang dampak besarnya untuk ketahanan pangan dalam negeri. Karena kita juga menanam bibit-bibit tanaman pangan,” ujar Andreas Senjaya, Co-Founder iGrow.

Dana yang mereka berikan tidak hanya untuk membantu membeli bibit, tapi juga untuk menyewa lahan perkebunan milik para petani. Jadi “investor” ini ikut mensejahterakan petani. “Ide pembuatan iGrow ini muncul dari pendiri/komisaris iGrow Muhaimin Iqbal yang juga memiliki usaha perkebunan,” ungkap Andreas.

iGrow, menurut Andreas, ingin memfasilitasi orangorang yang ingin berkebun, tapi tidak memiliki kebun, serta tidak paham teknik menanam atau memanen, untuk ikut langsung peduli dengan isu lingkungan, isu ketahanan daya tahan pangan dalam negeri, serta kesejahteraan petani.

”Di Indonesia ada 31 juta hektar tanah yang tersedia untuk ditanami, namun belum dipergunakan. Itu di luar pemukiman dan hutan, lho,” ungkapnya. Startup ini baru berusia 6 bulan. Berdiri sejak Agustus 2014. Meski terbilang baru, menurut Andreas pengguna iGrow cukup antusias.

Tim iGrow akan berperan sebagai surveyor yang bertugas melapor kepada para investor perkembangan tanaman yang mereka investasikan. Para investor pun dapat berkomunikasi langsung dengan petani di iGrow. Saat ini mereka telah memiliki beberapa kebun yang tersebar di pulau Jawa dan telah memiliki beberapa bibit tanaman yang dapat dipilih oleh investor.

Misalnya kacang tanah, durian, lengkeng, kurma, dan taman eksotis seperti zaitun. Menurut Andreas, platform iGrow membuat semua orang bisa ikut bergabung menjadi sponsor. Ia membeberkan bahwa sejauh ini sudah banyak sekali tanaman yang ditanam iGrow. “Sejak kita launching, sudah mulai banyak sekali penanaman yang dilakukan, sekitar 3.300 penanaman dalam waktu 3 bulan dan pendapatan yang diperoleh sudah di atas Rp1 miliar,” jelasnya.

Prospek ke depan iGrow menurut Andreas adalah akan terus berusaha menarik lebih banyak sponsor dan menambah jenis bibit yang bisa dipilih oleh investor. Selain itu nantinya mereka juga berusaha membuat industri hilir yang akan membantu hasil panen dari perkebunan iGrow.

“Kami ingin agar industri hilir siap menampung hasil panen. Karena jika kita menanam banyak tentu harus ada juga yang siap nampungnya. Kita tidak mau hanya sekedar menjadi pemasok bagi industri besar saja, karena nilai barangnya tidak akan bertambah. Alhasil harga jualnya rendah. Oleh karena itu kami akan membuat program lanjutan lainnya,” tandas Andreas.

Andreas juga sempat membeberkan tips untuk Anda yang setelah ini tertarik untuk membuat startup. “Harus dimulai dari permasalahan yang ada di masyarakat dan memberikan solusi yang tepat sasaran,” paparnya.

Menurut dia, startup juga harus memiliki relevansi dengan masyarakat, misalnya banyak masyarakat yang suka berkebun, maka ciptakan aplikasi berkebun. Kemudian juga harus direncanakan seberapa pesat pertumbuhan dari startup yang akan dibuat.

Cahyandaru kuncorojati
(ftr)
Berita Terkait
Prof. Suryanegara: Jadilah...
Prof. Suryanegara: Jadilah Master, Bukan Hamba Gadget! Pesan Penting untuk Remaja
Tips Memilih Gadget...
Tips Memilih Gadget Paling Hemat dan Sesuai Kebutuhan di 2023
Salah Kaprah Sinar Biru...
Salah Kaprah Sinar Biru Gadget Berbahaya Bagi Mata, Ini Faktanya!
Atasi Kecanduan Gadget...
Atasi Kecanduan Gadget Pada Anak, Algorithmics Kenalkan Pembelajaran Pemrograman
Mengetahui Apa itu Blue...
Mengetahui Apa itu Blue Light di Gadget dan Bahayanya untuk Mata
Cara Mengubah HP Jadi...
Cara Mengubah HP Jadi Mikrofon, Ternyata Mudah!
Berita Terkini
Apa Itu Playing Victim?...
Apa Itu Playing Victim? Dokter Ungkap Dampaknya pada Hubungan dan Kesehatan Mental
32 menit yang lalu
Hong Kong Hadirkan Festival...
Hong Kong Hadirkan Festival Pixar hingga Duel Klub Eropa Musim Panas
1 jam yang lalu
Tak Sekadar Fashion,...
Tak Sekadar Fashion, Kacamata Hitam Bisa Lindungi Mata dari Penyakit Ini
1 jam yang lalu
Jarang Ereksi Pagi Hari?...
Jarang Ereksi Pagi Hari? Penelitian Sebut Risiko Kematian Bisa Naik 28 Persen
2 jam yang lalu
Mac and Cheese Kian...
Mac and Cheese Kian Digemari Anak Muda, Macaroni Holic Hadirkan Rasa Creamy ala Kafe
10 jam yang lalu
Comeback Lewat Film...
Comeback Lewat Film Seni Merayu Tuhan, Onad Ungkap Kekagumannya pada Habib Jafar
11 jam yang lalu
Infografis
Head to Head Indonesia...
Head to Head Indonesia vs China: 38 Tahun Tanpa Kemenangan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved