Alasan Strategi Dual Brand Axis-XL

Selasa, 07 April 2015 - 10:23 WIB
Alasan Strategi Dual...
Alasan Strategi Dual Brand Axis-XL
A A A
Paska diakuisisi XL Axiata pada 2012, Axis tidak lantas menjadi “simpanan” XL. Namun, tetap beroperasi layaknya provider lain. Hanya saja, Axis berada dibawah pengelolaan XL. Targetnya, dengan Axis, XL berharap menjadi provider terbesar kedua di Indonesia.

Pada akhir Maret 2015 silam, XL Axiata mengenalkan kembali Axis. Direktur Utama XL Axiata Dian Siswarini mengatakan, banyak yang menantikan langkah XL berikutnya: apakah Axis akan terus berdiri, dimatikan, atau dilebur jadi bagian dari XL. ”Kami melihat dari pasar dan prospek kedepan Axis memiliki peran besar bagi XL, sehingga harus dipertahankan,” ungkap Dian.

Berdasarkan riset yang dilakukan XL, diperoleh informasi bahwa konsumen layanan provider di Indonesia sangatlah beragam segmennya. Jika semua dipegang oleh XL, dikhawatirkan tidak akan bisa terpenuhi semua kebutuhan konsumen yang sangat beragam itu. Karena itulah, XL akan menerapkan strategi dual brand untuk menjamah seluruh segmen konsumen. Keberanian XL menggunakan strategi ini tentu sudah didasarkan atas berbagai riset terhadap pasar.

”Tidak perlu khawatir XL akan merebut pasar Axis dan sebaliknya. Sebab, segmen keduanya sangat berbeda,” ungkap Dian. XL akan menyasar segmen konsumen menengah ke atas, sedangkan Axis bermain di segmen menengah ke bawah. Senior Vice President Brand Management XL Mediko Azwar menilai, segmen konsumen di Indonesia sangat beragam. ”Kami tidak hanya melihat demografi seperti umur, pendapatan, serta domisili ketika melihat segmen pengguna di Indonesia.

Lebih jauh lagi kami juga melihat behavior dari konsumen layanan provider,” ungkap Mediko. Menurutnya, segmen menengah keatas adalah konsumen layanan provider yang memiliki behavior cenderung membutuhkan data serta koneksi data berkualitas. Sedangkan segmen menengah kebawah adalah mereka yang cenderung lebih sering menggunakan layanan telepon dan SMS dengan sedikit kebutuhan akan data atau akses internet.

Data yang ada juga memperlihatkan bahwa di Indonesia memiliki pengguna feature phone lebih banyak dibanding smartphone. Oleh karena itu, tampaknya segmen yang sedikit membutuhkan data atau internet akan masih bagus untuk dieksplorasi. AXIS hadir sebagai provider dinilai sangat cocok bagi mereka pengguna feature phone maupun smartphone yang mungkin lebih sering memanfaatkan layanan telepon dan SMS dengan sedikit kebutuhan data atau internet.

Jadi, dengan strategi dual brand ini XL Axiata optimistis bahwa layanan mereka akan dapat merangkul seluruh segmen yang beragam di Indonesia dengan bantuan Axis. Meskipun Axis hadir dengan tagline Iritology yang berisi layanan bertarif irit, namun layanan yang diberikan memiliki kualitas sepadan mengingat jaringannya telah telah terintegrasi dengan jaringan XL.

Cahyandaru kuncorojati
(bbg)
Berita Terkait
Prof. Suryanegara: Jadilah...
Prof. Suryanegara: Jadilah Master, Bukan Hamba Gadget! Pesan Penting untuk Remaja
Tips Memilih Gadget...
Tips Memilih Gadget Paling Hemat dan Sesuai Kebutuhan di 2023
Salah Kaprah Sinar Biru...
Salah Kaprah Sinar Biru Gadget Berbahaya Bagi Mata, Ini Faktanya!
Atasi Kecanduan Gadget...
Atasi Kecanduan Gadget Pada Anak, Algorithmics Kenalkan Pembelajaran Pemrograman
Mengetahui Apa itu Blue...
Mengetahui Apa itu Blue Light di Gadget dan Bahayanya untuk Mata
Cara Mengubah HP Jadi...
Cara Mengubah HP Jadi Mikrofon, Ternyata Mudah!
Berita Terkini
Wardatina Mawa Tuntut...
Wardatina Mawa Tuntut Nafkah Anak Rp25 Juta, Bukan Rp500 Ribu
47 menit yang lalu
Mengenal HYROX, Olahraga...
Mengenal HYROX, Olahraga yang Disebut Mulai Geser Padel di Indonesia
1 jam yang lalu
Gold Medalist Berterima...
Gold Medalist Berterima Kasih kepada Penggemar yang Tetap Mendukung Kim Soo-hyun
2 jam yang lalu
Kangen Dono dan Kasino,...
Kangen Dono dan Kasino, Indro Warkop Ciptakan Lagu 'Dan Aku Rindu'
2 jam yang lalu
Tio Pakusadewo Dirawat...
Tio Pakusadewo Dirawat Akibat Gangguan Jantung, Dewi Irawan Buka Donasi
3 jam yang lalu
Rayakan 10 Tahun, INDOFEST...
Rayakan 10 Tahun, INDOFEST 2026 Targetkan 60.000 Pengunjung dan Transaksi Rp60 Miliar
3 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved