Olahraga Hanya Berperan Kecil pada Obesitas?

Kamis, 23 April 2015 - 20:27 WIB
Olahraga Hanya Berperan...
Olahraga Hanya Berperan Kecil pada Obesitas?
A A A
LONDON - Biasanya, orang yang mengalami obesitas disarankan untuk lebih banyak berolahraga. Tapi, sejumlah pakar memaparkan, aktivitas fisik hanya punya sedikit peranan dalam melawan obesitas. Mereka justru menegaskan, menghindari makan yang tidak sehatlah yang punya peranan besar.

Dalam sebuah editorial di British Journal of Sports Medicine, tiga pakar internasional emmaparkan, sudah saatnya menggebrak mitos mengenai olahraga. Menurut mereka, sementara aktivitas fisik adalah bagian kunci dalam menghindari penyakit besar seperti diabetes, penyakit jantung dan dementria, dampaknya pada obesitas itu kecil. Kuncinya justru ada pada kelebihan gula dan karbohidrat.

Para pakar, termasuk kardiolog London Aseem Maholtra, itu menyalahkan industri makanan yang mendorong kepercayaan bahwa olahraga akan mengkonter dampak makan tidak sehat.

Mereka bahkan menyamakan taktik itu dengan taktik Big Tobacco pada merokok. Mereka menyebut dukungan dari selebritas terhadap minuman kaya gula dan asosiasi makanan cepat saji dan olahraga harus diakhiri.

Menurut mereka, ada bukti bahwa sekitar 40% dari mereka yang memiliki berat badan normal masih akan memiliki abnormalistas metabolisme berbahaya yang biasanya berkaitan dengan obesitas.

Tapi, meskioun pesan kesehatan publik terfokus pada mempertahankan berat badan melalui penghituhan kalori ketika sumber kalori sangat penting—riset memperlihatkan diabetes meningkat 11 kali lipat untuk tiap 150 kalori gula tambahan yang dikonsumsi ketimbang kalori lemak.

Mereka menunjuk bukti dari program Beban Global Penyakit Lancet yang memperlihatkan makan tidak sehat terkait lebih banyak terhadap kesehatan buruk ketimbang gabungan aktivitas fisik, konsumsi alkohol dan merokok.

“Orang yang obesitas tidak perlu melalukan satu gerakan olahraga untuk menurunkan berat badan. Mereka hanya butuh makan lebih sedikit. Kekhawatiran terbesar saya adalah pesan kepada publik mengisyaratkan kalian bisa makan apa saja yang kalian suka selama kalian berolahraga. Itu tidak ilmiah dan salah. Kalian tidak bisa menyaingi diet yang buruk,” papar Maholtra yang dikitup BBC.

Tapi, pakar lainnya memaparkan terlalu berisiko mengesampingkan peran olahraga. Mark Baker dari National Institute of Health and Care Excellence yang merekomendasikan diet seimbang yang dikombinasikan dengan aktivitas fisik menilai, sebuah tindakan bodoh jika mengesampingkanp pentingnya berolahraga.

“Manfaat aktivitas fisik bukan sensasi atau konspirasi industri makanan, seperti yang diindikasikan. Gaya hidup sehat akan melibatkan diet seimbang dan olahraga,” uajr Ian Wright, direktur jenderal Federasi Makanan dan Minuman.

Menurut dia, indsutri makanan mendorong diet seimbang dengan secara sukarela memberikan informasi jelas mengenai gizi di bungkus makanan. Mereka juga menawarkan produk dengan gizi tambahan dan lebih sedikit gula, garam dan lemak. “Artikel ini tampaknya meremehkan awal saran kesehatan publik pemerintah yang berbasis bukti, yang pastinya membingungkan konsumen,” kata Wright.
(alv)
Berita Terkait
Obesitas Pria dan Wanita...
Obesitas Pria dan Wanita Ternyata Berbeda, Ini Ciri-cirinya Menurut Dokter
Beresiko Tingkatkan...
Beresiko Tingkatkan Penyakit Kronis, Jangan Sepelekan Kegemukan
Dinas Kesehatan Catat...
Dinas Kesehatan Catat 20.000 Warga Kota Tangerang Obesitas
Satu Dari Tiga Orang...
Satu Dari Tiga Orang Dewasa Indonesia Mengalami Obesitas, Kamu Masuk Golongan yang Mana?
Anak Gemuk Berisiko...
Anak Gemuk Berisiko Obesitas, Ini Saran Dokter Spesialis Endokrin
Terlalu Banyak Kerja,...
Terlalu Banyak Kerja, Wanita Ini Alami Obesitas hingga Naik 20 Kg Setahun
Berita Terkini
Steffy Eks Cherrybelle...
Steffy Eks Cherrybelle Disorot usai Unggah Soal Attitude, Sindir Sarwendah?
1 jam yang lalu
Dilarang Sering Gendong...
Dilarang Sering Gendong Baby Soleil, Alyssa Daguise Bantah Mitos Bayi Bau Tangan
1 jam yang lalu
Betrand Sedih Lihat...
Betrand Sedih Lihat Ruben Onsu Dihina, Curhatnya Bikin Haru
2 jam yang lalu
Ini Menu Sarapan Terbaik...
Ini Menu Sarapan Terbaik sebelum Olahraga, Pisang dan Ubi Cilembu Juaranya
2 jam yang lalu
Viral Mitos Lemak Berbahaya...
Viral Mitos Lemak Berbahaya untuk MPASI Anak, Ini Penjelasan Dokter!
3 jam yang lalu
3 Kali Jadi Korban Hacker,...
3 Kali Jadi Korban Hacker, Akun Instagram Wardatina Mawa Diretas Lagi
4 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved