Mengatasi Obesitas, Tak Cukup dengan Olahraga

Senin, 27 April 2015 - 09:07 WIB
Mengatasi Obesitas,...
Mengatasi Obesitas, Tak Cukup dengan Olahraga
A A A
PENDERITA obesitas berpikir bahwa cukup dengan berolahraga, maka masalah kegemukan akan terhindarkan.

Bahkan, sebagian dari mereka kerap berpikir ketika berolahraga teratur, maka mereka bebas untuk mengonsumsi makanan apa saja. Namun, perlu diketahui bahwa aktivitas fisik ternyata hanya mempunyai peran yang sangat kecil dalam menangkal obesitas. Beberapa dokter mengingatkan bahwa makanan sehat menjadi titik fokus untuk pemecahan permasalahan obesitas.

Dalam sebuah editorial British Journal of Sports Medicine sebagaimana yang dilansir dari BBC News, sebanyak tiga ilmuwan berpendapat bahwa sudah saatnya mitos yang menyebutkan olahraga menjadi cara yang tepat untuk mengatasi obesitas dihentikan. Melakukan aktivitas fisik memang sangat baik bagi penderita diabetes, penyakit jantung, dan demensia, namun yang perlu digarisbawahi, dampaknya terhadap penderita obesitas terbilang sangat kecil.

Menurut mereka, kelebihan kadar gula dan karbohidrat adalah penyebab utama obesitas. Beberapa ahli termasuk seorang kardiolog asal London, Dr Aseem Malhotra, mengatakan bahwa industri makanan telah mendorong keyakinan yang salah bahwa olahraga dapat menangkal dampak makan yang tidak sehat. Hal ini sangat disesalkan. Mereka bahkan menggunakan strategi iklan yang cukup mengkhawatirkan pada produk tidak sehat dengan didukung beberapa artis ternama bahwa akibat dari produk makanan atau minuman tersebut dapat diatasi hanya dengan berolahraga.

Setidaknya sekitar 40% orang dengan berat badan normal telah terbukti mengalami masalah metabolisme yang cukup berbahaya terkait dengan obesitas. Meskipun pesan kesehatan masyarakat telah berfokus pada hal yang justru “tidak membantu” dalam menjaga berat badan sehat dengan menghitung kalori yang dibakar dari sumber kalori yang dibutuhkan, penelitian telah menunjukkan bahwa risiko diabetes dapat meningkatkan 11 kali lipat tiap 150 kalori dari gula tambahan dibandingkan dengan kalori dari lemak.

Dr Marlhotra mengatakan bahwa olahraga bukanlah yang dibutuhkan bagi seorang penderita obesitas. Mereka hanya perlu mengurangi asupan makanannya. Perhatian terbesarnya sebetulnya jatuh pada pesan yang beredar bahwa setiap orang bebas mengonsumsi jenis makanan apa saja selama mereka menyeimbangkannya dengan berolahraga. “Pernyataan tersebut sungguh tidak ilmiah dan salah. Tidak ada satu pun yang bisa menghindari akibat pola makan tidak sehat dengan cara yang singkat,” ujar Dr Marlhotra.

Namun, hal itu bukan berarti serta-merta mengabaikan aktivitas fisik. Bagaimanapun aktivitas fisik, seperti berolahraga, juga sangat dibutuhkan bagi tubuh. Profesor Mark Baker dari Institut Nasional Kesehatan dan Perawatan Excellence menganjurkan untuk tetap menjalani pola makan seimbang yang dikombinasikan dengan aktivitas fisik. “Hal yang lebih bodoh justru terjadi jika seseorang meninggalkan pentingnya aktivitas fisik,” kata Baker.

Larissa huda
(ars)
Berita Terkait
PERMINESIA Dorong Edukasi...
PERMINESIA Dorong Edukasi Kesehatan Tubuh dan Hormonal bagi Perempuan Menopause
Generali Health Cities...
Generali Health Cities di 17 Kota Demi Kesehatan Masyarakat
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Optimalisasi Kesehatan...
Optimalisasi Kesehatan Pencernaan Anak untuk Kesehatan Holistik
Vaksinasi Tenaga Kesehatan...
Vaksinasi Tenaga Kesehatan Lansia
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Tips Redakan Nyeri Kepala...
Tips Redakan Nyeri Kepala Nyut-nyutan dari Dokter, Sederhana Pakai Bola Tenis
10 jam yang lalu
Karina Ranau Trauma...
Karina Ranau Trauma Berat Usai Dianiaya hingga Takut Pergi ke Warung Sendiri
11 jam yang lalu
Sensasi Pizza Premium...
Sensasi Pizza Premium Hadir di Bekasi, Lengkap dengan Menu Pendamping Favorit
11 jam yang lalu
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 13 Juli sebagai Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa
12 jam yang lalu
Microdrama Her Dangerous...
Microdrama Her Dangerous Game Tayang di V+Short, Simak Sinopsisnya di Sini!
13 jam yang lalu
Karina Ranau Minta Polisi...
Karina Ranau Minta Polisi Tambahkan Pasal Baru dalam Kasus Dugaan Penganiayaan
13 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved