Ini 5 Dekorasi Imlek 2023 yang Membawa Hoki
Sabtu, 21 Januari 2023 - 23:33 WIB
Pertama ada lentera merah khas Imlek. Masyarakat Tionghoa biasanya akan memakai dekorasi lentera merah ini di kediaman mereka untuk memeriahkan Tahun Baru Imlek.
Tak cuma untuk hiasan, dekorasi ini ternyata juga membawa keberuntungan. Diketahui, lentera merah dipasang di sekitar Tahun Baru Imlek untuk menjauhkan nasib buruk. Dekorasi ini secara tradisional berwarna merah, dan warna tersebut melambangkan keberuntungan.
2. Kertas Merah
Kemudian ada kertas merah yang berisikan bait-bait berbahasa China juga menjadi dekorasi yang dianggap membawa keberuntungan. Biasanya, kertas tersebut berbentuk persegi panjang dan ditempelkan di pintu-pintu rumah. Selain mempermanis, dekorasi tersebut juga dianggap membawa keberuntungan di Tahun Baru Imlek ini.
3. Petasan Merah
Saat perayaan Imlek, mungkin kita sering melihat adanya dekorasi petasan merah di rumah masyarakat keturunan Tionghoa. Rupanya, dekorasi tersebut juga dianggap membawa keberuntungan.
Pasalnya, menurut legenda, petasan merah itu digunakan untuk menakut-nakuti roh yang meneror desa selama Tahun Baru Imlek. Alhasil, tradisi itu masih dipercaya dan digunakan hingga kini.
Tak cuma untuk hiasan, dekorasi ini ternyata juga membawa keberuntungan. Diketahui, lentera merah dipasang di sekitar Tahun Baru Imlek untuk menjauhkan nasib buruk. Dekorasi ini secara tradisional berwarna merah, dan warna tersebut melambangkan keberuntungan.
2. Kertas Merah
Kemudian ada kertas merah yang berisikan bait-bait berbahasa China juga menjadi dekorasi yang dianggap membawa keberuntungan. Biasanya, kertas tersebut berbentuk persegi panjang dan ditempelkan di pintu-pintu rumah. Selain mempermanis, dekorasi tersebut juga dianggap membawa keberuntungan di Tahun Baru Imlek ini.
3. Petasan Merah
Saat perayaan Imlek, mungkin kita sering melihat adanya dekorasi petasan merah di rumah masyarakat keturunan Tionghoa. Rupanya, dekorasi tersebut juga dianggap membawa keberuntungan.
Pasalnya, menurut legenda, petasan merah itu digunakan untuk menakut-nakuti roh yang meneror desa selama Tahun Baru Imlek. Alhasil, tradisi itu masih dipercaya dan digunakan hingga kini.
Lihat Juga :