Cegah Kanker Payudara Herediter, Lakukan Deteksi Dini dengan Cara Ini
Senin, 20 Maret 2023 - 06:26 WIB
“Orang yang mewarisi mutasi pada gen ini berisiko lebih tinggi terkena kanker payudara dibandingkan dengan populasi umum,” ujar Dr. Nadia dalam diskusi bersama penyintas kanker payudara bertajuk Waspada Kanker Payudara Herediter: Pencegahan dan Kesinambungan Perawatan, Minggu (19/3/2023).
Dr. Nadia menjelaskan, penyebab kanker payudara keturunan adalah karena adanya mutasi pada gen kanker payudara yang dapat muncul pada orang yang lebih muda usianya. Jika seseorang memiliki gen kanker payudara, maka ia mempunyai 50% kemungkinan untuk menurunkannya kepada anak.
“Perlu diwaspadai juga bahwa kanker payudara tidak mengenal gender, dapat menyerang baik perempuan maupun laki-laki,” ujar Dr. Nadia.
Rata-rata, seorang wanita dengan mutasi gen BRCA1 atau BRCA2 memiliki peluang 7 dari 10 terkena kanker payudara pada usia 80 tahun. Risiko tersebut juga dipengaruhi oleh berapa banyak anggota keluarga lain yang menderita kanker payudara. Jika lebih banyak anggota keluarga yang terpengaruh, peluangnya akan lebih tinggi.
Menurut Dr. Nadia, jika kerabat dekat terkena kanker payudara, bukan berarti anggota keluarga lain pasti akan terjangkit kanker payudara, namun memiliki risiko yang lebih tinggi daripada orang lain.
“Faktor keturunan tidak dapat diubah, namun gaya hidup dan faktor lingkungan dapat diatur untuk mencegah kanker payudara, ” terangnya.
Dr. Nadia menjelaskan, penyebab kanker payudara keturunan adalah karena adanya mutasi pada gen kanker payudara yang dapat muncul pada orang yang lebih muda usianya. Jika seseorang memiliki gen kanker payudara, maka ia mempunyai 50% kemungkinan untuk menurunkannya kepada anak.
“Perlu diwaspadai juga bahwa kanker payudara tidak mengenal gender, dapat menyerang baik perempuan maupun laki-laki,” ujar Dr. Nadia.
Rata-rata, seorang wanita dengan mutasi gen BRCA1 atau BRCA2 memiliki peluang 7 dari 10 terkena kanker payudara pada usia 80 tahun. Risiko tersebut juga dipengaruhi oleh berapa banyak anggota keluarga lain yang menderita kanker payudara. Jika lebih banyak anggota keluarga yang terpengaruh, peluangnya akan lebih tinggi.
Menurut Dr. Nadia, jika kerabat dekat terkena kanker payudara, bukan berarti anggota keluarga lain pasti akan terjangkit kanker payudara, namun memiliki risiko yang lebih tinggi daripada orang lain.
“Faktor keturunan tidak dapat diubah, namun gaya hidup dan faktor lingkungan dapat diatur untuk mencegah kanker payudara, ” terangnya.
Lihat Juga :