Arti Lagu 'Like Crazy' dari Jimin BTS, Terinspirasi Film Romantis
Jum'at, 24 Maret 2023 - 13:13 WIB
"I think we can last forever" (Aku pikir kita bisa terus bersama)," ujar sang perempuan. "I am afraid everything will disappear" (Aku takit semuanya akan hilang)," balas sang pria. "Just trust me" (Percaya saja padaku)," kata perempuan itu lagi.
Jimin dengan suara khasnya lalu bernyanyi dengan bahasa Korea. "Ia berkata, Sayang, jangan dipikirkan. Tidak akan ada hal buruk terjadi malam ini. Sayang, lupakan. Tetaplah bersamaku hari ini".
Percakapan indah tapi pilu itu lantas disusul dengan lirik-lirik yang tampaknya menggambarkan cara Jimin mengatasi rasa sakit akan patah hatinya itu. Dalam videonya, digambarkan bahwa ia mencoba lari dari realitas kepedihan dengan clubbing atau berpesta di klub malam.
"Di tengah musik yang keras ini, aku menghilang. Seperti kisah dalam drama, aku sudah terbiasa. Apakah kamu berjalan jauh untuk menemukan diriku yang dulu?"
Foto: YouTube HYBE LABELS
Lalu dalam chorus-nya, Jimin bernyanyi, "Aku lebih baik hilang dalam cahaya, hilang dalam cahaya. Aku gila, dan ini menguasaiku hingga akhir malam ini. Setiap malam. Engkau membuatku tak keruan. Bulan yang memelukmu, biarkan aku merasakannya".
"Aku bercermin. Aku akan gila tanpa ragu-ragu. Aku merasa hidup, membuang-buang waktu", nyanyi Jimin lagi.
Ia lalu menutup lagunya dengan lirik outro, "Ini akan menghancurkanku. Jangan, jangan bangunkan aku. Aku ingin tetap ada dalam mimpi ini. Jangan selamatkan aku. Jangan kau berusaha menyelamatkanku. Aku butuh jalan untuk kita tetap bermimpi".
Meski lagunya terasa memilukan, tapi album FACE disebut sebagai sebuah perjalanan pergulatan batin dan rasa takut, sekaligus membuat langkah baru sebagai seorang seniman.
Jimin dengan suara khasnya lalu bernyanyi dengan bahasa Korea. "Ia berkata, Sayang, jangan dipikirkan. Tidak akan ada hal buruk terjadi malam ini. Sayang, lupakan. Tetaplah bersamaku hari ini".
Percakapan indah tapi pilu itu lantas disusul dengan lirik-lirik yang tampaknya menggambarkan cara Jimin mengatasi rasa sakit akan patah hatinya itu. Dalam videonya, digambarkan bahwa ia mencoba lari dari realitas kepedihan dengan clubbing atau berpesta di klub malam.
"Di tengah musik yang keras ini, aku menghilang. Seperti kisah dalam drama, aku sudah terbiasa. Apakah kamu berjalan jauh untuk menemukan diriku yang dulu?"
Foto: YouTube HYBE LABELS
Lalu dalam chorus-nya, Jimin bernyanyi, "Aku lebih baik hilang dalam cahaya, hilang dalam cahaya. Aku gila, dan ini menguasaiku hingga akhir malam ini. Setiap malam. Engkau membuatku tak keruan. Bulan yang memelukmu, biarkan aku merasakannya".
"Aku bercermin. Aku akan gila tanpa ragu-ragu. Aku merasa hidup, membuang-buang waktu", nyanyi Jimin lagi.
Ia lalu menutup lagunya dengan lirik outro, "Ini akan menghancurkanku. Jangan, jangan bangunkan aku. Aku ingin tetap ada dalam mimpi ini. Jangan selamatkan aku. Jangan kau berusaha menyelamatkanku. Aku butuh jalan untuk kita tetap bermimpi".
Meski lagunya terasa memilukan, tapi album FACE disebut sebagai sebuah perjalanan pergulatan batin dan rasa takut, sekaligus membuat langkah baru sebagai seorang seniman.
Lihat Juga :