Mister Aladin Beberkan Kiat Jitu Menaklukkan dan Mengoptimalkan Tren Pariwisata Tahun 2023 dengan Webinar Bersama Kemenparekraf
Selasa, 18 April 2023 - 08:26 WIB
Industri pariwisata Indonesia terus menunjukkan pemulihan yang cukup signifikan. Foto/MNC Media
JAKARTA - Industri pariwisata Indonesia terus menunjukkan pemulihan yang cukup signifikan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia mencapai 701,93 ribu kunjungan pada Februari 2023.
Jumlah kunjungan itu turun 4,62% dibanding bulan sebelumnya (month-on-month/mom), tapi meningkat 567,27% dibanding periode sama tahun lalu (year-on-year/yoy). Pencapaian angka tersebut harus dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh seluruh pelaku parekraf di Indonesia untuk mendongkrak serta memaksimalkan potensi pariwisata yang ada.
Melihat hal tersebut, Direktur Pemasaran Pariwisata Nusantara Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf, Dwi Marhen Yono menyampaikan, diperlukan kecerdasan strategi untuk menakklukkan tantangan pariwisata di tahun 2023 ini.
“Salah satu strategi utama yang wajib dilakukan setiap pelaku parekraf adalah mengetahui kondisi pasar, seperti perubahan tren dalam berwisata. Dahulu sebelum pandemi Covid-19, masyarakat memiliki kecenderungan wisata yang orientasi kunjungannya dikunjungi wisatawan dalam jumlah banyak (rombongan) dan bersifat ramai. Tren tersebut dikenal dengan mass tourism,” kata Dwi Marhen Yoho dalam webinar bertajuk Kiat Menaklukkan Tantangan dan Mengoptimalkan Tren Pariwisata Pasca Pandemi yang diadakan oleh Mister Aladin , Jumat (14/4/2023).
Jumlah kunjungan itu turun 4,62% dibanding bulan sebelumnya (month-on-month/mom), tapi meningkat 567,27% dibanding periode sama tahun lalu (year-on-year/yoy). Pencapaian angka tersebut harus dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh seluruh pelaku parekraf di Indonesia untuk mendongkrak serta memaksimalkan potensi pariwisata yang ada.
Melihat hal tersebut, Direktur Pemasaran Pariwisata Nusantara Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf, Dwi Marhen Yono menyampaikan, diperlukan kecerdasan strategi untuk menakklukkan tantangan pariwisata di tahun 2023 ini.
“Salah satu strategi utama yang wajib dilakukan setiap pelaku parekraf adalah mengetahui kondisi pasar, seperti perubahan tren dalam berwisata. Dahulu sebelum pandemi Covid-19, masyarakat memiliki kecenderungan wisata yang orientasi kunjungannya dikunjungi wisatawan dalam jumlah banyak (rombongan) dan bersifat ramai. Tren tersebut dikenal dengan mass tourism,” kata Dwi Marhen Yoho dalam webinar bertajuk Kiat Menaklukkan Tantangan dan Mengoptimalkan Tren Pariwisata Pasca Pandemi yang diadakan oleh Mister Aladin , Jumat (14/4/2023).
Lihat Juga :