Pulih dari Covid-19 Belum Tentu Terlindungi dari Infeksi Ulang
Rabu, 29 April 2020 - 04:14 WIB
Ilustrasi. / Foto: WJHL
JENEWA - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan sebuah temuan yang dapat membahayakan upaya untuk memungkinkan orang kembali bekerja setelah pulih dari virus corona yang menyebabkan pandemi Covid-19.
"Saat ini tidak ada bukti bahwa orang yang telah pulih dari Covid-19 dan memiliki antibodi terlindungi dari infeksi kali kedua," terang WHO seperti dilansir Time.
Pedoman WHO datang setelah beberapa pemerintah menyarankan bahwa orang yang memiliki antibodi terhadap virus corona dapat mengeluarkan paspor kekebalan atau sertifikat bebas risiko yang akan memungkinkan mereka untuk bepergian atau kembali bekerja sehingga mereka diasumsikan aman dari infeksi ulang.
Namun, adanya sertifikat bebas risiko ini membuat orang mengabaikan panduan kesehatan masyarakat, sehingga meningkatkan risiko penyebaran penyakit lebih lanjut. Chili adalah negara pertama yang mengumumkan rencana untuk mengeluarkan kartu kekebalan yang sebagian didasarkan pada tes antibodi.
"Saat ini tidak ada bukti bahwa orang yang telah pulih dari Covid-19 dan memiliki antibodi terlindungi dari infeksi kali kedua," terang WHO seperti dilansir Time.
Pedoman WHO datang setelah beberapa pemerintah menyarankan bahwa orang yang memiliki antibodi terhadap virus corona dapat mengeluarkan paspor kekebalan atau sertifikat bebas risiko yang akan memungkinkan mereka untuk bepergian atau kembali bekerja sehingga mereka diasumsikan aman dari infeksi ulang.
Namun, adanya sertifikat bebas risiko ini membuat orang mengabaikan panduan kesehatan masyarakat, sehingga meningkatkan risiko penyebaran penyakit lebih lanjut. Chili adalah negara pertama yang mengumumkan rencana untuk mengeluarkan kartu kekebalan yang sebagian didasarkan pada tes antibodi.
Lihat Juga :