10 Fakta Hantengu, Iblis Pembelah Diri di Kimetsu no Yaiba
Senin, 01 Mei 2023 - 22:22 WIB
Setelah mengaktifkan Mantra Darah Iblisnya, klonanya jadi kuat. Mereka akan beregenerasi tanpa henti selama tubuh utama Hantengu tetap utuh. Meskipun, kecepatan regenerasi mereka jadi melambat setelah lidah mereka dipotong. Fakta ini membuat tugas Pembasmi Iblis mengalahkan Iblis Bulan Atas 4 itu cukup sulit.
Kondisi itu membuat Pembasmi Iblis terlempar ke permainan kejar-kejaran maut. Mereka berusaha menemukan tubuh asli Hantengu yang entah berada di mana. Sementara, di sisi lain, mereka juga dikejar-kejar klonanya yang sepertinya abadi.
Foto: ComicBook.com
Setelah mencari tubuh aslinya secara terus menerus berada di bawah tekanan kematian klonanya, keempat klona utama Hantengu bersatu untuk membawa bentuk baru. Setelah Tanjiro memenggalnya dengan Hinokami Kaguya, ternyata, itu bukanlah tubuh aslinya. Ini karena tubuh tanpa kepala Zohakuten masih kabur.
Seiring terbitnya matahari, Tanjiro mengejar tubuh itu dan akhirnya menemukannya. Dia tanpa sadar menggunakan kekuatan Tanda Pembasmi Iblis bernama Dunia Transparan untuk memvisualisasikan cara kerja di dalam tubuh Hantengu. Ini membuat Tanjiro bisa menemukan lokasi tubuh aslinya di dalam jantungnya dan memotongnya.
Foto: Otakukart
Hantengu, seperti iblis lain, bisa memanipulasi tubuhnya hingga batasan tertentu. Seperti anggota Iblis Bulan Atas 12 Kizuki, dia bisa menggunakan senjata yang dibuat dari bagian tubuhnya. Karena dia punya klona dengan kemampuan dan kepribadian berbeda, beberapa dari mereka menggunakan berbagai macam senjata dan sangat menguasainya.
Sekido, manifestasi kemarahannya, menggunakan tongkat khakkhara. Karaku, manifestasi relaksasinya, menggunakan kipas Uchiwa. Dan, Aizetsu, manifestasi kesedihannya, menggunakan tongkat Jumonji.
Baca Juga: 10 Fakta Genya Shinazugawa dari Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba
Foto: SportsKeeda
Semua klonanya punya Mantra Darah Iblis yang unik. Klona-klona ini punya senjata yang bisa mereka gunakan dengan baik yang ditingkatkan mantra mereka. Sekido bisa menggunakan tongkat khakkhara untuk membangkitkan petir di area luas dan bisa melumpuhkan lawannya. Karaku bisa membangkitkan embusan angin dengan menggunakan kipas Uchiwa-nya, yang cukup kuat untuk mengempaskan bangunan dan menyebabkan kerusakan besar di sekitarnya.
Aizetsu bisa menggunakan tombak untuk mengirimkan serangan menusuk lewat udara dari jarak jauh. Urogi bisa membangkitkan teriakan kuat yang cukup kuat untuk membuat Tanjiro berdarah. Zohakuten bisa memanipulasi kayu dengan mengetuk salah satu drum di punggungnya. Dia utamanya menggunakannya untuk membuat naga kayu. Ketika dikombinasikan dengan klona lain, naganya bisa menggunakan kekuatan klona lain.
Kondisi itu membuat Pembasmi Iblis terlempar ke permainan kejar-kejaran maut. Mereka berusaha menemukan tubuh asli Hantengu yang entah berada di mana. Sementara, di sisi lain, mereka juga dikejar-kejar klonanya yang sepertinya abadi.
3. Dibunuh Tanjiro
Foto: ComicBook.com
Setelah mencari tubuh aslinya secara terus menerus berada di bawah tekanan kematian klonanya, keempat klona utama Hantengu bersatu untuk membawa bentuk baru. Setelah Tanjiro memenggalnya dengan Hinokami Kaguya, ternyata, itu bukanlah tubuh aslinya. Ini karena tubuh tanpa kepala Zohakuten masih kabur.
Seiring terbitnya matahari, Tanjiro mengejar tubuh itu dan akhirnya menemukannya. Dia tanpa sadar menggunakan kekuatan Tanda Pembasmi Iblis bernama Dunia Transparan untuk memvisualisasikan cara kerja di dalam tubuh Hantengu. Ini membuat Tanjiro bisa menemukan lokasi tubuh aslinya di dalam jantungnya dan memotongnya.
2. Dia Menggunakan Banyak Senjata
Foto: Otakukart
Hantengu, seperti iblis lain, bisa memanipulasi tubuhnya hingga batasan tertentu. Seperti anggota Iblis Bulan Atas 12 Kizuki, dia bisa menggunakan senjata yang dibuat dari bagian tubuhnya. Karena dia punya klona dengan kemampuan dan kepribadian berbeda, beberapa dari mereka menggunakan berbagai macam senjata dan sangat menguasainya.
Sekido, manifestasi kemarahannya, menggunakan tongkat khakkhara. Karaku, manifestasi relaksasinya, menggunakan kipas Uchiwa. Dan, Aizetsu, manifestasi kesedihannya, menggunakan tongkat Jumonji.
Baca Juga: 10 Fakta Genya Shinazugawa dari Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba
1. Klonanya Punya Kemampuan Berbeda
Foto: SportsKeeda
Semua klonanya punya Mantra Darah Iblis yang unik. Klona-klona ini punya senjata yang bisa mereka gunakan dengan baik yang ditingkatkan mantra mereka. Sekido bisa menggunakan tongkat khakkhara untuk membangkitkan petir di area luas dan bisa melumpuhkan lawannya. Karaku bisa membangkitkan embusan angin dengan menggunakan kipas Uchiwa-nya, yang cukup kuat untuk mengempaskan bangunan dan menyebabkan kerusakan besar di sekitarnya.
Aizetsu bisa menggunakan tombak untuk mengirimkan serangan menusuk lewat udara dari jarak jauh. Urogi bisa membangkitkan teriakan kuat yang cukup kuat untuk membuat Tanjiro berdarah. Zohakuten bisa memanipulasi kayu dengan mengetuk salah satu drum di punggungnya. Dia utamanya menggunakannya untuk membuat naga kayu. Ketika dikombinasikan dengan klona lain, naganya bisa menggunakan kekuatan klona lain.
(alv)
Lihat Juga :