Review Fast X: Avengers: Infinity War versi Lite yang Menghibur
Rabu, 17 Mei 2023 - 19:40 WIB
Disutradarai Louis Leterrier, Fast X tidak banyak membuang waktu untuk membangun konflik. Dom dipaksa langsung beraksi di jalanan. Dia harus adu taktik dan strategi dengan Dante yang sepertinya punya rencana yang sangat sempurna untuk menghadapi Dom. Dom dan krunya pun sampai kewalahan menghadapinya.
Seperti film Fast and Furious lainnya, Fast X tetap mengandalkan aksi gila Dom dkk di atas empat roda dan Letty dengan sepeda motornya. Sebagaimana yang sudah-sudah, lupakan hukum fisika dan akal sehat ketika menonton film ini. Aksi kejar-kejaran mobil, mau dengan mobil, pesawat, atau lainnya sepertinya di luar nalar semua. Tapi, tetap saja, ada kenikmatan tersendiri saat menonton aksi omong kosong ini. Benar-benar menghibur.
Tapi, di departemen cerita, lain halnya. Meski ceritanya sekarang lebih bisa relate ke banyak orang, film ini terasa sangat sibuk dengan banyaknya karakter di sana. Masing-masing punya busur tersendiri yang kemudian saling terkait satu sama lain. Di sisi lain, film ini juga mencoba memberikan pandangan kepada penjahatnya, Dante.
Foto: Cine Dope
Bisa dibilang, Dante punya porsi yang cukup lumayan di film ini. Mereka yang suka menonton film superhero, secara umum akan merasa kalau Fast X terasa betul seperti Avengers: Infinity War. Hanya, penjahatnya tidak mencari Batu Keabadian. Alih-alih, Dante berusaha menimbulkan penderitaan pada diri Dom. Sayang, meski memacu adrenalin, film ini tidak punya momen yang bisa memicu emosi. Selain kesal, karena ceritanya yang punya formula yang sama dengan seri sebelumnya dan mudah ditebak.
Sementara, penampilan Jason Momoa sebagai Dante Reyes bisa menjadi catatan tersendiri. Jason jelas mencuri perhatian di film ini. Dia menampilkan seorang penjahat psikotik yang sangat cerdas. Meski terlihat seperti maniak, dia dengan cermat merencanakan semua balas dendamnya nyaris tanpa cela. Jason menampilkan Dante seperti sosok gila, hampir mirip seperti Joker, tapi dengan tone yang tidak terlalu gelap.
Justru, tingkah dan body language-nya malah seperti Jack Sparrow dari Pirates of the Caribbean. Rambut gondrong, brewokan, dan bertingkah gila, tinggal tambah eyeliner dan scarf di kepalanya, dia akan mirip seperti Kapten Black Pearl yang rajin nge-gym. Saya bisa salah, tapi, karakter yang dimainkan Jason di film ini sudah pernah ada. Ya, penampilan Jason memang bagus, tapi dia bukan yang pertama melakukannya.
Seperti film Fast and Furious lainnya, Fast X tetap mengandalkan aksi gila Dom dkk di atas empat roda dan Letty dengan sepeda motornya. Sebagaimana yang sudah-sudah, lupakan hukum fisika dan akal sehat ketika menonton film ini. Aksi kejar-kejaran mobil, mau dengan mobil, pesawat, atau lainnya sepertinya di luar nalar semua. Tapi, tetap saja, ada kenikmatan tersendiri saat menonton aksi omong kosong ini. Benar-benar menghibur.
Tapi, di departemen cerita, lain halnya. Meski ceritanya sekarang lebih bisa relate ke banyak orang, film ini terasa sangat sibuk dengan banyaknya karakter di sana. Masing-masing punya busur tersendiri yang kemudian saling terkait satu sama lain. Di sisi lain, film ini juga mencoba memberikan pandangan kepada penjahatnya, Dante.
Foto: Cine Dope
Bisa dibilang, Dante punya porsi yang cukup lumayan di film ini. Mereka yang suka menonton film superhero, secara umum akan merasa kalau Fast X terasa betul seperti Avengers: Infinity War. Hanya, penjahatnya tidak mencari Batu Keabadian. Alih-alih, Dante berusaha menimbulkan penderitaan pada diri Dom. Sayang, meski memacu adrenalin, film ini tidak punya momen yang bisa memicu emosi. Selain kesal, karena ceritanya yang punya formula yang sama dengan seri sebelumnya dan mudah ditebak.
Sementara, penampilan Jason Momoa sebagai Dante Reyes bisa menjadi catatan tersendiri. Jason jelas mencuri perhatian di film ini. Dia menampilkan seorang penjahat psikotik yang sangat cerdas. Meski terlihat seperti maniak, dia dengan cermat merencanakan semua balas dendamnya nyaris tanpa cela. Jason menampilkan Dante seperti sosok gila, hampir mirip seperti Joker, tapi dengan tone yang tidak terlalu gelap.
Justru, tingkah dan body language-nya malah seperti Jack Sparrow dari Pirates of the Caribbean. Rambut gondrong, brewokan, dan bertingkah gila, tinggal tambah eyeliner dan scarf di kepalanya, dia akan mirip seperti Kapten Black Pearl yang rajin nge-gym. Saya bisa salah, tapi, karakter yang dimainkan Jason di film ini sudah pernah ada. Ya, penampilan Jason memang bagus, tapi dia bukan yang pertama melakukannya.
Lihat Juga :