Benarkah Kebiasaan Makan di Luar Rumah Dapat Memicu Hipertensi? Ini Penjelasan Dokter
Kamis, 18 Mei 2023 - 11:59 WIB
Mindset garam harus asin ini, ia katakan salah. "Ada pasien saya itu suami yang baik, karena istri keluar jadi makan di luar. Jadi istri yang baik harus membekali suami, terus boleh makan di luar asal kandungan garamnya dan menjadi masalah kita mengira yang terasa asin jadi sumber garam padahal tidak," ungkapnya.
Dengan demikian, ia menganjurkan agar setiap orang tua ataupun istri di Rumah bisa mencatat setiap kandungan garam di setiap makanannya. Guna bisa mengontrol asupan garam perharinya, yang kita tahu tak lebih dari 2000 mg natrium atau 5 gram yang sama dengan 1 sendok teh.
Hal yang perlu dipahami ialah hipertensi bisa menyebabkan kematian. Menurut dr Tunggul sering disebut sebagai penyakit mematikan secara diam-diam (silent killer).
"Jadi makannya dipilah walaupun tidak terasa asin juga kandungannya cukup tinggi, baiknya agar semua makanan itu ditulis dan batasan harian kita jadi sangat ketat. Jadi kalau kita mau konsumsi kalau kandungan garam tinggi jadi penyebab meningkatnya hipertensi," kata dr Tunggul
"Ini masalah sangat besar dan kematiannya serta dampak. Penyakit ini dianggap tidak berbahaya karena tidak menular, jadi ini istilahnya silent killer dan diperkirakan akan terus meningkat tahun ke tahun," ucapnya.
Dengan demikian, ia menganjurkan agar setiap orang tua ataupun istri di Rumah bisa mencatat setiap kandungan garam di setiap makanannya. Guna bisa mengontrol asupan garam perharinya, yang kita tahu tak lebih dari 2000 mg natrium atau 5 gram yang sama dengan 1 sendok teh.
Hal yang perlu dipahami ialah hipertensi bisa menyebabkan kematian. Menurut dr Tunggul sering disebut sebagai penyakit mematikan secara diam-diam (silent killer).
"Jadi makannya dipilah walaupun tidak terasa asin juga kandungannya cukup tinggi, baiknya agar semua makanan itu ditulis dan batasan harian kita jadi sangat ketat. Jadi kalau kita mau konsumsi kalau kandungan garam tinggi jadi penyebab meningkatnya hipertensi," kata dr Tunggul
"Ini masalah sangat besar dan kematiannya serta dampak. Penyakit ini dianggap tidak berbahaya karena tidak menular, jadi ini istilahnya silent killer dan diperkirakan akan terus meningkat tahun ke tahun," ucapnya.
(hri)
Lihat Juga :