5 Fakta Sifilis, Penyakit Menular Seksual yang Mengerikan

Jum'at, 26 Mei 2023 - 23:19 WIB

3. Peningkatan mencapai 70 persen dalam lima tahun terakhir

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI, jumlah kasus sifilis kini telah mengalami peningkatan sebanyak 70 persen dalam kurun waktu lima tahun terakhir.

Pada tahun 2018, kasus pengidap penyakit sifilis tercatat mencapai total 12.484 kasus. Jumlah tersebut kian bertambah hingga menjadi 20.783 pada periode tahun 2022 lalu.

Baca juga: 5 Provinsi dengan Kasus Sifilis Tertinggi di Indonesia, Papua Posisi Pertama

4. Hanya 41 persen yang mengakses layanan pengobatan

Meskipun jumlahnya terus meningkat, sejumlah 41 persen dari total yang terjangkit penyakit sifilis tidak mendapat pengobatan yang seharusnya. Hal inilah yang menjadi salah satu penyebab timbulnya cacat pada anak yang dilahirkan.

Diketahui, rendahnya pengobatan tersebut dipicu oleh stigma negatif dari masyarakat itu sendiri. Karena penyakit sifilis menyangkut seksualitas, banyak orang yang malu untuk berobat.

5. Penularan dipicu karena perilaku seksual yang tergolong beresiko

Kebanyakan penyakit sifilis sendiri dipicu oleh bakteri Treponema Pallidum yang berasal dari perilaku seksual yang beresiko, seperti seks oral dan seks anal, serta rendahnya wawasan tentang skrining sifilis.

Sementara itu jika penyakit sifilis pada bayi belum lahir, biasanya ditularkan saat berada di dalam kandungan melalui aliran darah. Sedangkan jika bayi sudah lahir, mereka akan tertular melalui ASI dari ibunya.
(bim)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!