10 Aktor Terkenal yang Dibesarkan dalam Kemiskinan
Minggu, 04 Juni 2023 - 16:30 WIB
Mark mulai berusaha mengubah segalanya dan memperbaiki kehidupannya dengan memulai chapter bersih baru. Dia memulai kariernya sebagai penyanyi dengan nama Marky Mark and the Funky Bunch. Dia sukses dengan kariernya itu dan kemudia menjajal peruntungannya di dunia karier. Mark akhirnya menjadi salah satu aktor terbesar dalam 20 film terakhir.
Foto: Variety
Shia LaBeouf tumbuh di keluarga seniman yang kelaparan di Echo Park, California. Seperti banyak keluarga lain, perjuangan finansial menjadi beban orang tuanya. Makanya, dia pun memutuskan bekerja ketika berusia 10 tahun untuk membantu.
Dia mulai melakukan standup komedi meski takut dengan penerimaan audiensnya. Orang tuanya akhirnya berpisah ketika dia masih remaja. Dia tinggal bersama ibunya yang jatuh miskin sementara dia berusaha menjaga mereka bertahan. Shia akhirnya menemukan kesuksesan kreatif dengan komedi televisi Even Stevens sebelum mencapai karier film suskses dan kontrovesial.
Foto: The Hollywood Reporter
Mila Kunis berasal dari keluarga imigran dari Ukraina yang berusaha mendapatkan hidup yang lebih baik ketika dia pindah ke Amerika. Dana mereka begitu cekak sehingga mereka sering makan sup ketchup untuk memuaskan rasa lapar. Dengan penghambat bahasa dan situasi keluarganya, hidupnya pun jadi sulit.
Mila sangat serius dengan tidak membesarkan anak manja bersama suaminya, Ashton Kutcher. Dia sekarang menemukan kebebasan finansial dan senang membantu orang tuanya secara finansial. Tapi, mereka terus menolak karena tidak suka menjadi beban.
Baca Juga: 7 Film Hollywood yang Harus Kamu Tonton Akhir Mei-Juni Ini
Foto: The Hollywood Reporter
Arnold Schwarzenegger tumbuh hampir dengan tanpa apa-apa. Dia tidak punya uang, kulkas, hingga air mengalir. Sampai dia berusia 15, dia tidak tahu seperti apa itu mandi. Dia miskin tapi punya impian.
Arnold kemudian masuk ke dunia binaraga yang membuka jalannya ke industri film. Dia bekerja tanpa kenal lelah pada fisiknya sampai memenangkan titel Mr. Olympia ketika berusia 23 tahun. Dia kemudian tampil di dokumenter Pumpung Iron. Setelah tampil di Conan the Barbarian, dia akhirnya mewujudkan impiannya.
3. Shia LaBeouf
Foto: Variety
Shia LaBeouf tumbuh di keluarga seniman yang kelaparan di Echo Park, California. Seperti banyak keluarga lain, perjuangan finansial menjadi beban orang tuanya. Makanya, dia pun memutuskan bekerja ketika berusia 10 tahun untuk membantu.
Dia mulai melakukan standup komedi meski takut dengan penerimaan audiensnya. Orang tuanya akhirnya berpisah ketika dia masih remaja. Dia tinggal bersama ibunya yang jatuh miskin sementara dia berusaha menjaga mereka bertahan. Shia akhirnya menemukan kesuksesan kreatif dengan komedi televisi Even Stevens sebelum mencapai karier film suskses dan kontrovesial.
2. Mila Kunis
Foto: The Hollywood Reporter
Mila Kunis berasal dari keluarga imigran dari Ukraina yang berusaha mendapatkan hidup yang lebih baik ketika dia pindah ke Amerika. Dana mereka begitu cekak sehingga mereka sering makan sup ketchup untuk memuaskan rasa lapar. Dengan penghambat bahasa dan situasi keluarganya, hidupnya pun jadi sulit.
Mila sangat serius dengan tidak membesarkan anak manja bersama suaminya, Ashton Kutcher. Dia sekarang menemukan kebebasan finansial dan senang membantu orang tuanya secara finansial. Tapi, mereka terus menolak karena tidak suka menjadi beban.
Baca Juga: 7 Film Hollywood yang Harus Kamu Tonton Akhir Mei-Juni Ini
1. Arnold Schwarzenegger
Foto: The Hollywood Reporter
Arnold Schwarzenegger tumbuh hampir dengan tanpa apa-apa. Dia tidak punya uang, kulkas, hingga air mengalir. Sampai dia berusia 15, dia tidak tahu seperti apa itu mandi. Dia miskin tapi punya impian.
Arnold kemudian masuk ke dunia binaraga yang membuka jalannya ke industri film. Dia bekerja tanpa kenal lelah pada fisiknya sampai memenangkan titel Mr. Olympia ketika berusia 23 tahun. Dia kemudian tampil di dokumenter Pumpung Iron. Setelah tampil di Conan the Barbarian, dia akhirnya mewujudkan impiannya.
(alv)
Lihat Juga :