CERMIN: Sejarah, Mitologi, dan Teologi Berkelindan saat Sebuah Pesawat Hilang
Jum'at, 09 Juni 2023 - 15:21 WIB
Foto: Netflix
Sebagai kreator, Jeff Rake mencoba mencampuradukkan begitu banyak teori ke dalam cerita Manifest. Mulai dari teori seputar eksperimen pemerintah yang dijalankan secara rahasia, soal lorong waktu yang menjadi misteri di berbagai judul film/serial. Lalu soal rekayasa DNA hingga mitologi Ma’at, kisah Yusuf Al-Zuras, teori kebangkitan dari kematian, soal bahtera Nabi Nuh dan terutama teori bahwa semua penumpang akan mati pada 2 Juni 2024.
Mitologi Ma’at adalah mitologi Mesir yang melukiskan bagaimana para dewa memahami melakukan tindakan tertentu sebagai respons mereka terhadap yang terjadi di dunia. Jeff memasukkan soal mitologi ini dalam banyak adegan, salah satunya saat Olive dan TJ memecahkan teka-teki dan menemukan konstelasi Draco di papirus Ma'at.
Baca Juga: 10 Film Horor Paling Cuan Sepanjang Masa, Pernah Nonton?
Konstelasi tersebut melambangkan naga, dan ekor naga menyentuh sisik pada papirus Ma'at. Olive berteori bahwa jika naga itu disentuh oleh Omega Sapphire, itu bisa memiringkan Skala Penghakiman Ma'at dan menyelamatkan semua penumpang, karena mereka semua terhubung.
Sementara kisah Yusuf Al-Zuras, seorang sarjana Mesir, juga diceritakan dalam sejumlah adegan. Salah satu di antaranya saat Olive dan TJ menemukan kartu geladak yang diberikan kepada Olive. Kartu itu berasal dari seorang pembaca tarot misterius setelah hilangnya pesawat yang ditumpangi ayah, bibi, dan saudara kembar Olive.
Kartu itu milik geladak Al-Zuras dan dibuat oleh Yusuf Al-Zuras. Menurut jurnal Al-Zuras, ia dan sesama penumpang di kapal itu sempat menghilang di laut selama 10 tahun.
Foto: Netflix
Mereka kembali secara misterius tanpa ingatan akan kepergian mereka, seperti halnya para penumpang Montego Air 828. Setelah kembali, mereka dapat mendengar suara-suara aneh di kepala mereka yang mirip dengan panggilan para penumpang 828. Al-Zuras mengklaim bahwa ini adalah suara Tuhan, yang membuatnya menjadi pemimpin spiritual di antara umatnya.
Dalam jurnalnya, ia juga menyebutkan kata “lumen” atau “cahaya”, yang bisa jadi mirip dengan pancaran di tangan Ben Stone. Juga, Al-Zuras tahu tentang tanggal kematiannya, meskipun tidak disebutkan dalam jurnalnya apakah dia selamat atau tidak.
Lihat Juga :