Bong Kendi Jadi Ikon Gerakan BISA di Desa Wisata Tete Batu
Sabtu, 25 Juli 2020 - 01:31 WIB
Gerakan BISA di Desa Wisata Tete Batu dilaksanakan dengan melibatkan lebih dari 100 orang pekerja. / Foto: ist
JAKARTA - Desa Wisata Tete Batu, Kabupaten Lombok Timur dipilih menjadi lokasi pertama Gerakan Bersih, Indah, Sehat, Aman (BISA) Kemenparekraf/Baparekraf di Nusa Tenggara Barat (NTB) , Jumat (24/07). Bong kendi yang menjadi tempat cuci tangan, menjadi ikon gerakan ini.
(Baca juga: Disney Cabut Jadwal Perilisan Mulan dan Undur Penayangan Avatar 2 )
Kegiatan yang dilaksanakan Deputi Kebijakan Strategis Kemenparekraf ini disambut antusias masyarakat di Desa Tete Batu. Sehari sebelum pelaksanaan gotong royong tersebut dilaksanakan, seluruh jajaran Dinas Pariwisata Provinsi NTB, camat, perangkat desa dan masyarakat setempat sudah bekerja dan mempersiapkan lokasi pembukaan BISA yang berlatar belakang Gunung Rinjani.
Gerakan BISA di Desa Wisata Tete Batu dilaksanakan dengan melibatkan lebih dari 100 orang pekerja. Mereka dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk membersihkan sejumlah lokasi yang berbeda.
Kegiatan ini dibuka Analis Perencanaan SDM Deputi Kebijakan Strategis Kemenparekraf , Guntur Sakti, serta dihadiri unsur pemerintah daerah provinsi NTB, Kabupaten Lombok Timur, Camat, Danramil dan perangkat desa otoritas taman nasional gunung Rinjani dan komponen masyarakat.
(Baca juga: 8 Kepribadian yang Mampu Menarik Perhatian Lawan Jenis )
(Baca juga: Disney Cabut Jadwal Perilisan Mulan dan Undur Penayangan Avatar 2 )
Kegiatan yang dilaksanakan Deputi Kebijakan Strategis Kemenparekraf ini disambut antusias masyarakat di Desa Tete Batu. Sehari sebelum pelaksanaan gotong royong tersebut dilaksanakan, seluruh jajaran Dinas Pariwisata Provinsi NTB, camat, perangkat desa dan masyarakat setempat sudah bekerja dan mempersiapkan lokasi pembukaan BISA yang berlatar belakang Gunung Rinjani.
Gerakan BISA di Desa Wisata Tete Batu dilaksanakan dengan melibatkan lebih dari 100 orang pekerja. Mereka dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk membersihkan sejumlah lokasi yang berbeda.
Kegiatan ini dibuka Analis Perencanaan SDM Deputi Kebijakan Strategis Kemenparekraf , Guntur Sakti, serta dihadiri unsur pemerintah daerah provinsi NTB, Kabupaten Lombok Timur, Camat, Danramil dan perangkat desa otoritas taman nasional gunung Rinjani dan komponen masyarakat.
(Baca juga: 8 Kepribadian yang Mampu Menarik Perhatian Lawan Jenis )
Lihat Juga :