16 Fakta Osamu Dazai, Karakter Paling Rumit di Bungou Stray Dogs
Minggu, 25 Juni 2023 - 06:40 WIB
Dibandingkan dengan ENTP lain favorit penggemar seperti Satoru Gojo dari Jujutsu Kaisen atau Hange Zoe dari Attack on Titan, Dazai benar-benar lain. Dia memang sama-sama blak-blakan dan tidak malu-malu seperti yang lainnya, tapi aspek lebih gelap dari masa lalunya sangat mempengaruhi kepribadiannya. ENTP dikenal karena bisa mencuri perhatian dan membuat diri mereka terkenal.
Mereka biasanya bersifat baik dan menawan, tapi selalu ada sesuatu yang lebih dalam mengintai dari balik permukaan. Dazai pas dengan tipe MBTI ini secara sempurna. Dia bahkan lebih berani dibanding yang lainnya dan penggemar suka.
Foto: Twitter
Dazai punya salah satu kemampuan terkuat di serial ini, No Longer Human. Nama kemampuan itu diambil dari judul buku karya penulis dengan nama sama, Osamu Dazai. Kemampuan yang sangat overpowered dan berguna ini membuat Dazai bisa membatalkan kemampuan apa pun hanya dengan menyentuh orang yang menggunakannya.
Meski begitu, Dazai masih bisa terluka kalau terkena racun atau senjata. Ini terlihat ketika dia sering kali mengalami luka patah tulang atau terkena tembakan dan diracuni. Selain itu, karena dia hanya butuh menyentuh pengguna kemampuan, kemampuannya selalu aktif.
Foto: Bstation
Perban Dazai adalah salah satu teka teki karakternya. Kalau dia terluka, wajar kalau dia harus memakai perban di tempat luka tersebut. Tapi, Dazai membungkus seluruh tubuhnya dengan perban. Pertanyaan mengapa pun muncul. Alasan Dazai memakai perban belum pernah secara gamblang dijelaskan.
Teori yang muncul adalah karena Dazai sering berusaha bunuh diri, maka dia diduga sering mengiris pergelangan tangannya atau melukai bagian lain tubuhnya. Tapi, Dazai sepertinya memasang perban tidak hanya pada tangan, tapi perut hingga leher, bahkan mungkin juga kaki. Penjelasan paling masuk akal adalah dia melakukannya agar teman-temannya tidak kehilangan kemampuan kalau secara tidak sengaja menyentuhnya ketika bertarung.
Foto: Kombo/Asian Review of Books/Animevania
Osamu Dazai adalah penulis novel No Longer Human. Novel itulah yang menginspirasi karakter Dazai di Bungou Stray Dogs. No Longer Human berkisah tentang Yozo, pria depresi yang menyamarkan kekacauan batinnya dengan perilaku kocak. Dia merasa kurang manusiawi dan tidak akan pernah diterima masyarakat.
Di Bungou Stray Dogs, karakter Dazai secara akurat mereferensi novel dan penulisnya. Karakter Dazai didefinisikan dengan keinginan untuk mati, kehampaan karena kesepian, dan sikap santai menjengkelkan untuk menyamarkan semuanya. Faktanya, Dazai di kehidupan nyata tewas karena bunuh diri.
Foto: Tumblr
Ini adalah salah satu alasan mengapa penggemar tidak tahu bagaimana menghadapi Dazai. Di awal Bungou Stray Dogs, Dazai hanyut di sungai dan mengatakan kalau Atsushi telah mengganggu usahnya untuk mati karena dia berusaha agar tenggelam. Tapi, dia memang benar-benar punya tendensi untuk bunuh diri seperti terlihat di sepanjang serial ini.
Tapi, Dazai mengungkapkannya dengan senyum. Ini jauh lebih problematis ketimbang lucu. Tapi, seiring berjalannya waktu, comic relief ini jadi lebih masuk akal dengan terungkapnya masa lalunya.
Foto: YouTube
Penulis Bungou Stray Dogs, Kafka Asagiri, melakukan banyak percobaan dengan membuat karakternya berdasarkan penulis Jepang dan luar Jepang. Karakternya benar-benar dibuat mendekati karakter asli penulis atau tokoh terkenal yang mereka buat. Ini juga berlaku bagi Osamu Dazai dan protagonis serial ini, Atsushi Nakajima.
Kafka ingin membuat dua karakter yang berseberangan dan merasa kalau kedua penulis itu adalah pilihan tepat. Atsushi ingin melanjutkan hidup entah apa pun risikonya, tapi dia terlalu baik hati. Sementara, Dazai awalnya dimaksudkan agar dibenci karena berusaha untuk bunuh diri dan kepribadiannya yang kocak.
Foto: CBR
Mereka biasanya bersifat baik dan menawan, tapi selalu ada sesuatu yang lebih dalam mengintai dari balik permukaan. Dazai pas dengan tipe MBTI ini secara sempurna. Dia bahkan lebih berani dibanding yang lainnya dan penggemar suka.
11. Kemampuan Dazai Selalu Aktif
Foto: Twitter
Dazai punya salah satu kemampuan terkuat di serial ini, No Longer Human. Nama kemampuan itu diambil dari judul buku karya penulis dengan nama sama, Osamu Dazai. Kemampuan yang sangat overpowered dan berguna ini membuat Dazai bisa membatalkan kemampuan apa pun hanya dengan menyentuh orang yang menggunakannya.
Meski begitu, Dazai masih bisa terluka kalau terkena racun atau senjata. Ini terlihat ketika dia sering kali mengalami luka patah tulang atau terkena tembakan dan diracuni. Selain itu, karena dia hanya butuh menyentuh pengguna kemampuan, kemampuannya selalu aktif.
10. Perban di Seluruh Tubuhnya
Foto: Bstation
Perban Dazai adalah salah satu teka teki karakternya. Kalau dia terluka, wajar kalau dia harus memakai perban di tempat luka tersebut. Tapi, Dazai membungkus seluruh tubuhnya dengan perban. Pertanyaan mengapa pun muncul. Alasan Dazai memakai perban belum pernah secara gamblang dijelaskan.
Teori yang muncul adalah karena Dazai sering berusaha bunuh diri, maka dia diduga sering mengiris pergelangan tangannya atau melukai bagian lain tubuhnya. Tapi, Dazai sepertinya memasang perban tidak hanya pada tangan, tapi perut hingga leher, bahkan mungkin juga kaki. Penjelasan paling masuk akal adalah dia melakukannya agar teman-temannya tidak kehilangan kemampuan kalau secara tidak sengaja menyentuhnya ketika bertarung.
9. Karakternya Secara Akurat Mereferensi Novel dan Penulisnya
Foto: Kombo/Asian Review of Books/Animevania
Osamu Dazai adalah penulis novel No Longer Human. Novel itulah yang menginspirasi karakter Dazai di Bungou Stray Dogs. No Longer Human berkisah tentang Yozo, pria depresi yang menyamarkan kekacauan batinnya dengan perilaku kocak. Dia merasa kurang manusiawi dan tidak akan pernah diterima masyarakat.
Di Bungou Stray Dogs, karakter Dazai secara akurat mereferensi novel dan penulisnya. Karakter Dazai didefinisikan dengan keinginan untuk mati, kehampaan karena kesepian, dan sikap santai menjengkelkan untuk menyamarkan semuanya. Faktanya, Dazai di kehidupan nyata tewas karena bunuh diri.
8. Sering Menjadi Comic Relief
Foto: Tumblr
Ini adalah salah satu alasan mengapa penggemar tidak tahu bagaimana menghadapi Dazai. Di awal Bungou Stray Dogs, Dazai hanyut di sungai dan mengatakan kalau Atsushi telah mengganggu usahnya untuk mati karena dia berusaha agar tenggelam. Tapi, dia memang benar-benar punya tendensi untuk bunuh diri seperti terlihat di sepanjang serial ini.
Tapi, Dazai mengungkapkannya dengan senyum. Ini jauh lebih problematis ketimbang lucu. Tapi, seiring berjalannya waktu, comic relief ini jadi lebih masuk akal dengan terungkapnya masa lalunya.
7. Didesain untuk Berseberangan dengan Atsushi
Foto: YouTube
Penulis Bungou Stray Dogs, Kafka Asagiri, melakukan banyak percobaan dengan membuat karakternya berdasarkan penulis Jepang dan luar Jepang. Karakternya benar-benar dibuat mendekati karakter asli penulis atau tokoh terkenal yang mereka buat. Ini juga berlaku bagi Osamu Dazai dan protagonis serial ini, Atsushi Nakajima.
Kafka ingin membuat dua karakter yang berseberangan dan merasa kalau kedua penulis itu adalah pilihan tepat. Atsushi ingin melanjutkan hidup entah apa pun risikonya, tapi dia terlalu baik hati. Sementara, Dazai awalnya dimaksudkan agar dibenci karena berusaha untuk bunuh diri dan kepribadiannya yang kocak.
6. Bergabung dengan ADA karena Wasiat Odasaku
Foto: CBR
Lihat Juga :