10 Fakta Chuuya Nakahara, Karakter Terpopuler Bungou Stray Dogs

Senin, 26 Juni 2023 - 19:19 WIB

7. Gampang Mabuk



Foto: YouTube

Chuuya memang bertubuh mungil. Berusia 22 tahun, Chuuya adalah orang dewasa yang boleh mengonsumsi alkohol. Tapi, meskipun dia suka minum, Chuuya gampang sekali mabuk.

Sementara Dazai sangat kuat minum, mantan kompatriotnya itu tidak. Meski tidak pernah diungkap secara eksplisit, berat badan Chuuya bisa menjadi faktor mengapa dia tidak bisa banyak minum alkohol. Berbobot 60 kg, Chuuya adalah seorang pria mungil yang menggemaskan.

6. Kadang Merokok



Foto: AminoApps

Chuuya sangat temperamental. Dia gampang marah, terutama kalau sudah menyangkut Dazai dan ada orang yang mengejek tinggi badannya. Tak heran kalau dia jadi gampang stres.

Hanya dengan melihat Dazai, kebenciannya akan memuncak dan amarahnya pun jadi berlipat ganda. Bagi Chuuya, dan beberapa karakter, kadang, merokok bisa menghilangkan stres. Chuuya bukan perokok, dia hanya sesekali merokok ketika benar-benar sudah stres berat.

5. Dulunya Berandalan



Foto: IMDb

Sebelum bergabung dengan Port Mafia, Chuuya adalah anggota kelompok berandalan bernama Hitsuji (Domba). Kelompok itu terdiri atas para remaja berandalan yang ingin mempertahankan wilayah mereka dari organisasi lain, termasuk Port Mafia. Chuuya dihormati di kelompok itu karena kemampuannya.

Yang menarik, Dazai sempat diajak masuk grup itu, tapi dia menolaknya. Setelah bertemu Dazai dan Ougai Mori, Chuuya kemudian berkhianat dan membelot ke Port Mafia. Hitsuji lantas bergabung dengan GSS. Di Port Mafia, Chuuya diangkat sebagai salah satu eksekutifnya setelah beberapa lama.

4. Jarang Membunuh Orang



Foto: YouTube

Port Mafia dikenal berisi orang-orang kejam yang tak segan membunuh orang. Sebut saja orang seperti Ryuunosuke Akutagawa atau bahkan Osamu Dazai ketika masih menjadi eksekutif di grup tersebut. Tapi, Chuuya berbeda. Meski dia akan melawan musuhnya tanpa ampun, dia menahan diri untuk tidak brutal ketika membunuh mereka.

Yang paling terlihat adalah di busur Dark Era ketika Dazai membunuh seorang musuh dan terus menembakinya bahkan setelah dia mati. Dazai bahkan melakukannya dengan senyum tersungging di bibirnya. Chuuya menghentikan Dazai dari aksinya itu. Dia mengatakan, tidak menghormati orang yang sudah mati itu tidak benar, terlepas dari apa pun yang mereka lakukan saat masih hidup.

3. Topi Fedoranya Peninggalan Arthur Rimbaud

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!