Teknologi Mutakhir Ini Dukung JEC Atasi Kelainan Refraksi di Tanah Air
Senin, 26 Juni 2023 - 16:52 WIB
Di Indonesia, Kementerian Kesehatan memperkirakan terdapat sekitar 5-6 juta orang yang mengalami gangguan penglihatan termasuk akibat kelainan refraksi.
Dalam upaya menangani permasalahan tersebut, JEC Eye Hospitals and Clinics pun memanfaatkan teknologi ReLEx SMILE. Inovasi teknologi dari Zeiss itu pun telah membantu mengatasi kelainan refraksi terhadap lebih dari 18.000 pasien di Indonesia.
Dengan ReLEx SMILE, Zeiss tercatat telah mengoreksi 7 juta mata pasien di seluruh dunia. Dari jumlah itu, JEC menjadi penyedia penyedia layanan ReLEx SMILE terbanyak secara global.
(Foto: istimewa)
Kontribusi itu pun mengantar JEC memperoleh apresiasi khusus dari Zeiss. Beberapa waktu lalu, telah dilakukan seremoni penyerahan penghargaan di RS Mata JEC di Kedoya, Jakarta.
Presiden Direktur JEC Group, Dr. dr. Johan A Hutauruk, SpM(K), berharap Zeiss terus memberikan dukungan kepada JEC dan Indonesia secara umum agar bisa bersama-sama membantu mengatasi gangguan mata di Indonesia.
"Ke depannya kami optimistis JEC terus berkembang pesat, sejalan dengan inovasi-inovasi Zeiss sehingga masyarakat Indonesia mendapatkan layanan koreksi mata yang selalu terdepan dan tidak ketinggalan dibandingkan dengan layanan serupa di luar negeri," tutur dr. Johan, dalam keterangan tertulisnya, baru-baru ini.
Dalam upaya menangani permasalahan tersebut, JEC Eye Hospitals and Clinics pun memanfaatkan teknologi ReLEx SMILE. Inovasi teknologi dari Zeiss itu pun telah membantu mengatasi kelainan refraksi terhadap lebih dari 18.000 pasien di Indonesia.
Dengan ReLEx SMILE, Zeiss tercatat telah mengoreksi 7 juta mata pasien di seluruh dunia. Dari jumlah itu, JEC menjadi penyedia penyedia layanan ReLEx SMILE terbanyak secara global.
Kontribusi itu pun mengantar JEC memperoleh apresiasi khusus dari Zeiss. Beberapa waktu lalu, telah dilakukan seremoni penyerahan penghargaan di RS Mata JEC di Kedoya, Jakarta.
Presiden Direktur JEC Group, Dr. dr. Johan A Hutauruk, SpM(K), berharap Zeiss terus memberikan dukungan kepada JEC dan Indonesia secara umum agar bisa bersama-sama membantu mengatasi gangguan mata di Indonesia.
"Ke depannya kami optimistis JEC terus berkembang pesat, sejalan dengan inovasi-inovasi Zeiss sehingga masyarakat Indonesia mendapatkan layanan koreksi mata yang selalu terdepan dan tidak ketinggalan dibandingkan dengan layanan serupa di luar negeri," tutur dr. Johan, dalam keterangan tertulisnya, baru-baru ini.
Lihat Juga :