5 Cara Antisipasi Risiko Luka Bakar di Rumah
Senin, 27 Juli 2020 - 21:03 WIB
Sebuah survei menunjukkan, 70% orang cenderung meninggalkan dapur tanpa pengawasan saat tengah memasak. Foto Ilustrasi/Shutterstock
JAKARTA - Selama masa PSBB dan transisi new normal terjadi peningkatan kegiatan di rumah sebesar 10%. Tentu ada banyak dampak positif dari kegiatan yang dilakukan di rumah, namun tanpa disadari hal itu juga mengakibatkan peningkatan risiko cedera. Salah satunya cedera luka bakar.
Menyadari hal itu, PT Combiphar melalui siaran persnya berbagi tips serta cara menghindari risiko luka bakar, sekaligus pertolongan pertama saat terjadi luka bakar di rumah. Berikut ulasannya. (Baca Juga: Cara Tepat Tangani Luka Bakar Ringan di Rumah )
1. Jangan tinggalkan kompor tanpa pengawasan. Ketika memasak, kadang ibu melakukan hal lain seperti harus menerima telepon atau mengurus keperluan anak yang membuat perhatiannya teralihkan. Pastikan kompor dalam keadaan padam. Sebuah survei menunjukkan bahwa 70% orang cenderung meninggalkan dapur tanpa pengawasan saat tengah memasak.
2. Periksa suhu air panas yang akan Anda gunakan, dan jangan biarkan anak-anak menyentuhnya sebelum Anda memastikan suhu air sudah tidak terlalu panas. Jika air harus dituangkan, gunakan tangan yang ajek agar tidak mudah tumpah.
Menyadari hal itu, PT Combiphar melalui siaran persnya berbagi tips serta cara menghindari risiko luka bakar, sekaligus pertolongan pertama saat terjadi luka bakar di rumah. Berikut ulasannya. (Baca Juga: Cara Tepat Tangani Luka Bakar Ringan di Rumah )
1. Jangan tinggalkan kompor tanpa pengawasan. Ketika memasak, kadang ibu melakukan hal lain seperti harus menerima telepon atau mengurus keperluan anak yang membuat perhatiannya teralihkan. Pastikan kompor dalam keadaan padam. Sebuah survei menunjukkan bahwa 70% orang cenderung meninggalkan dapur tanpa pengawasan saat tengah memasak.
2. Periksa suhu air panas yang akan Anda gunakan, dan jangan biarkan anak-anak menyentuhnya sebelum Anda memastikan suhu air sudah tidak terlalu panas. Jika air harus dituangkan, gunakan tangan yang ajek agar tidak mudah tumpah.
Lihat Juga :